Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Malam BBQ.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam nya keluarga Dad Bastian melakukan BBQ, dan ini pertama kalinya untuk Rayden memegang kipas di depan panggangan.


"Kipas yang benar." kata Syaka melihat wajah adik ipar nya itu yang terlihat tidak senang.


"Awas jangan sampe gosong, balikin." lanjut Syaka pada Alex.


Ternyata enak ya jadi kakak ipar, dia tidak perlu caper seperti kedua adik ipar nya yang berebutan pekerjaan hanya untuk mendapatkan pujian dari istri-istri nya.


Alex dan Rayden saling berpandangan, jika saja Syaka bukan kakak ipar nya sudah mereka berdua beri pelajaran Syaka.


"Sayang semangat!" teriak Syakira heboh.


Syakila dan Syakira nampak asyik bergelayut manja di lengan sang Daddy, dan itu yang di lihat oleh Alex dan Rayden.


Keduanya tidak masalah dengan kemanjaan Istri-isri nya pada sang mertua, karena yang lebih penting adalah kebahagian istrinya.


Setelah semuanya matang keluarga kecil itu duduk di alas tikar, Rayden duduk di samping Syakira pun sama dengan Alex yang duduk di samping Syakila.


"Makan yang banyak ya sayang." Rayden memberikan daging bagian nya pada sang istri.


Syakira tersenyum mendapatkan daging tambahan itu, lalu menyuapi sang suami.


"Enak?" tanya Syakira.


Dan Rayden mengangguk sambil mengunyah membuat Syakira tersenyum, dan keromantisan itu di lihat oleh Dad Bastian.


"Apa aku harus berpikir untuk menambah anak lagi?" batin Dad Bastian.


Dad Bastian melirik Mom Fallen yang masih terlihat muda, istrinya juga masih sangat aktif dalam hal ranjang, dan dia rasa tidak akan masalah kalau menambah anak.

__ADS_1


"Jangan aneh-aneh, udah tau juga inget umur." bisik Mom Fallen sambil memberikan suapan untuk sang suami tercinta nya.


Tentu Mom Fallen tau akan wajah aneh suaminya, dari tadi Dad Bastian terus melihat tubuhnya dan Mom Fallen tau akan otak mesum suaminya itu.


"Nanti kita coba lagi ya, siapa tau gol juga." bisik Dad Bastian yang terdengar di telinga Syaka.


"Seperti nya memang aku yang nggak ada pasangan di rumah ini, nasib-nasib padahal udah ganteng maksimal gini." batin Syaka sedih.


Syakila tidak makan terlalu banyak, dia makan sedikit karena sudah kenyang ngemil bersama adik dan Daddy nya.


"Dad aku ke kamar duluan ya, rasanya perut aku nggak enak banget." Syakila memegang perut nya.


"Syaka telpon uncle Toni." kata Dad Bastian.


"Iya Dad."


"Jangan kak, aku mau istirahat aja, mas." Syakira melirik Alex.


"Makan nya udah belum? nanti nyusul ya aku nggak tahan nih perut ku rasanya sakit." Syakila bangkit dari duduk nya.


"Dad Mom aku ke kamar duluan" Alex bangkit dari tempat duduknya dan memapah istrinya berjalan ke kamar nya.


Syakira yang melihat kepergian kakak nya hanya acuh, dia melanjutkan acara makan nya sampai dia benar-benar kekenyangan bahkan sampai sendawa dua kali.


"Pelan-pelan minum nya." kata Rayden yang memegangi gelas nya.


"Makasih sayangku" balas Syakira sambil melanjutkan makanan nya yang memang masih tersisa.


Syaka yang sudah kenyang memilih bangkit dan duduk di sopa, pun sama dengan Mom Fallen dan Dad Bastian yang sudah masuk kamar setelah mencuci tangan.


Dad Bastian menarik paksa Mom Fallen ke kamar, dan tentu nya yang terjadi di kamar hanya Dad Bastian dan Mom Fallen lah yang tau.


"Belum kenyang?" tanya Rayden.

__ADS_1


Bibi pembantu sudah mulai datang dan mengangkut beberapa piring kotor, dan tinggal piring yang terakhir yaitu piring yang di pegang Syakira.


"Kenyang, tapi enak." balas Syakira sambil tersenyum.


Rayden tersenyum, tangan nya terulur untuk menyelipkan anak rambut ke belakang telinga sang istri, Syakira selalu memiliki cara untuk membuat nya gemas.


"Alhamdulillah." Syakira akhirnya selesai makan.


Dia minum dan setelah itu berjalan membawa piring nya ke dapur untuk di cuci bibi pembantu, Syakira juga sekalian cuci tangan bersama Rayden.


"Cie jomblo main nya ponsel terus ya, nggak kaya aku main nya sama istri" Bukan Syakira melainkan Rayden yang dengan sengaja meledek kakak ipar nya.


Syaka yang mendengar ledekan adik ipar nya itu tentu saja hanya tidak terima.


"Dasar adik nggak ada akhlaq! Syakira menstruasi baru tau rasa" kesal Syaka sambil menatap tajam Rayden.


"Syirik ya kak." kali ini buka Rayden tapi Syakira yang malah menjulurkan lidahnya ke arah kakak nya, lalu tanpa menghiraukan wajah kesal Syaka Syakira malah menarik suaminya agar cepat-cepat menaiki tangga.


Huh..


Syaka mengembungkan pipi nya melihat Syakira dan Rayden yang sudah menjauh.


Mata nya kembali melihat ke layar ponselnya yang memperlihatkan banyak nya pesan yang dia kirimkan ke nomer Ayuna.


Bukan hanya nomer telpon, tapi akun sosial media nya pun takalah Syaka kirimkan bebarapa pesan berisi kata-kata cinta yang penuh kerinduan.


Padahal jelas-jelas Ayuna memblokir nya, dan Syaka tau itu, tapi dia masih tetap berpikiran positif, dia sengaja mengirimi banyak pesan agar sewaktu-waktu Ayuna membuka blokiran nya pesan nya itu akan sampai.


"Yuna oh Yuna, apa harus salah ranjang dulu untuk mengikat mu? kenapa harus menunggu tiga tahun kalau sekarang saja kita sudah sama-sama dewasa." Syaka berbicara sendiri.


Kali ini dia yang mendapatkan gantungan, di mana Ayuna mengatakan jika dia akan fokus pada kuliah nya dan tidak akan berpacaran selama tiga tahun.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2