Pesona 4 Tuan Muda Tampan

Pesona 4 Tuan Muda Tampan
Lagu


__ADS_3

"Pemaksaan sekali" ucap Clarissa, Dia melihat ke arah Mahen yang saat ini pura-pura tidak melihatnya.


Clarissa mendekatinya.


"Kak Mahen" ucap Clarissa pelan.


Mahen tidak menjawab sama sekali.


"Sayang" ucap Clarissa.


"Nggak ya Ca" ucap Mahen yang memang sudah mengerti alur pembicaraan mereka.


"Tapi gimana cara nolaknya kak?" Tanya Clarissa yang terlihat mulai frustasi.


"Udah biarin saja" ucap Mahen kemudian hendak mengajak Clarissa pulang.


Namun baru saja mereka sampai di pintu keluar. Tiba-tiba nama Clarissa dipanggil.


"Ca" ucap seseorang.


Sontak Clarissa langsung menoleh ke sumber suara.


Dia adalah Lee, dia bersama seorang wanita di sampingnya.


"Kak Lee" ucap Clarissa.


Mahen ikut menengok ke arah asal suara.


Lee mendekati mereka dengan senyum di wajahnya. Mahen langsung menarik pinggang Clarissa agar lebih mendekat padanya.


"Kamu mau kemana?" Tanya Lee pada Clarissa.


"Ehh, itu. Mau pulang kak" ucap Clarissa kemudian.


"Lah, acaranya saja belum mulai" ucap Lee dengan wajah yang terlihat sedikit kecewa.


Melihat sikap Lee. Mahen langsung menaruh curiga padanya.


"Memangnya kenapa kalau kami pulang?" Tanya Mahen kemudian.


"Bukan apa-apa sih. Sayang saja" ucap Lee sambil tersenyum ke arah Clarissa.


Clarissa yang ditatap seperti itu langsung tersenyum kikuk. Dia bingung dengan posisinya sekarang.


"Apa kak Lee nggak tahu aku dan kak Mahen pacaran" batin Clarissa.


"Sayang, kamu mau diam disini atau pulang. Tadi katanya mau pulang" ucap Mahen sambil mendekatkan wajahnya pada Clarissa.


"Eehh, i-itu. Iya kak, kami mau pulang. Papa dan mama meminta kami untuk tidak lama-lama" ucap Clarissa kemudian.


Rasanya jantungnya mau copot sakit deg-degan nya. Apalagi dengan posisi sedekat ini, dan Mahen sedang sangat pada mode posesif Sekarang. Dia takut salah bicara.


"Ya udah ayo" ucap Mahen kemudian.


"Oke semuanya, kita mulai acara kita pada malam hari ini" ucap seseorang tiba-tiba.


Hal itu sontak membuat semua perhatian terarah pada panggung didepan.


"Oke, karena semuanya sudah ada disini. Kita mulai acara Pertama kita yaitu sumbangan lagu dari pasangan fantastis kita Clarissa Wijaya dan Mahendra Alexander" ucap MC tersebut.


"Lah-lah" ucap Clarissa. Dia menatap ke arah Mahen. Mahen juga melakukan hal yang sama.


"Ayo!" ucap Mahen kemudian.

__ADS_1


"Kakak yakin?" Tanya Clarissa.


"Kita sudah terlanjur disini. Kita selesaikan semuanya. Aku yakin ada yang ingin menjebakku disini. Tapi kita lihat saja nanti" ucap Mahen kemudian tersenyum sinis.


Clarissa hanya menurut. Dia menyeimbangkan gerakan Mahen yang saat ini di sampingnya.


Sorak sorak penonton mulai terdengar memenuhi ruangan.


"Kamu tahu lagu perfect by Ed Sheeran?" Tanya Mahen pada Clarissa.


Clarissa tentu saja langsung mengangguk.


Oke.


Dia meminta laki-laki yang memainkan gitar untuk memainkan instrumen nya.


Mahen menatap Clarissa seiring bunyi gitar mulai terdengar.


Jantung Clarissa mulai berdetak tidak karuan. Dia tidak pernah mendengar suara Mahen sebelumnya.


"Akankah ini pilihan yang tepat?" batin Clarissa.


Hingga Mahen pun mengambil nafas dan mulai bernyanyi.


I found a love for me


Oh, darling, just dive right in and follow my lead


Well, I found a girl, beautiful and sweet


Oh, I never knew you were the someone waiting for me


Bait pertama, Clarissa sedikit speechless mendengar suara Mahen. Ini pertama dan perdana Mahen bernyanyi.


'Cause we were just kids when we fell in love


I will not give you up this time


But darling, just kiss me slow


Your heart is all I own


And in your eyes, you're holding mine


Setiap lirik yang Mahen nyanyikan. Membuat siapapun di ruangan itu terhipnotis dengan suaranya. Begitu pun Clarissa yang saat ini hanya diam saja sambil menatap Mahen yang saat ini juga menatap ke arahnya.


Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms


Barefoot on the grass, listening to our favourite song


When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath


But you heard it, darling, you look perfect tonight


Ucap Mahen kemudian tersenyum pada Clarissa.


Well, I found a boy, stronger than anyone I know


He shares my dreams, I hope that someday I'll share his home


I found a love, to carry more than just my secrets


To carry love, to carry children of our own

__ADS_1


Ucap Clarissa sambil tersenyum sangat manis pada Mahen. Mahen pun memegang tangan Clarissa.


We are still kids, but we're so in love


Fighting against all odds


I know we'll be alright this time


Darling, just hold my hand


Be my boy, I'll be your girl


I see my future in your eyes


Ucap Clarissa lagi. Semua yang ada di ruangan itu seperti sedang menonton pertunjukan film yang sangat Indah. Mereka terpukau dengan suara keduanya.


"Pasangan yang sangat serasi" ucap seorang siswi.


"Aku iri" ucap siswi lainnya.


Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms


Mereka menyanyikan part ini sambil memegang tangan satu sama lain. Dan tersenyum satu sama lain tentunya.


Barefoot on the grass, listening to our favorite song


When I saw you in that dress, looking so beautiful


I don't deserve this, darling, you look perfect tonight


Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms


Barefoot on the grass, listening to our favorite song


I have faith in what I see


Now I know I have met an angel in person


And she looks perfect


I don't deserve this, you look perfect tonight.


Lagu pun berakhir.


Suara tepuk tangan meriah pun langsung terdengar. Clarissa dan Mahen langsung turun.


"Waw penampilan yang sangat luar biasa. Aku menjadi ingin segera mencari pasangan" ucap MC.


"Biasa saja" ucap seseorang kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut dengan penuh amarah.


"Wah kalian keren banget. Aku tidak salah mendaftarkan kalian" ucap Mark yang terlihat begitu bangga.


"Makasi kak. Oya apa kami boleh pergi?" ucap Clarissa.


"Kalian ini seperti artis yang diundang diacara. Setelah selesai memberi pertunjukan langsung pulang. Diamlah sebentar, acara intinya kan belum. Kapan lagi bisa berdansa bersama" ucap Mark.


"Mohon maaf bapak Mark terhormat. Kami harus pulang. Kamu bisa berdansa kapanpun kamu mau. Diacara pernikahan contohnya. Jadi tidak perlu takut kami tidak akan bisa berdansa, oke. iya kan sayang" ucap Mahen sambil memegang pinggang Clarissa erat.


"Kak apaan sih" ucap Clarissa sambil menyenggol perut Mahen.


"Ayo sayang" ucap Mahen lagi.


"Kak kami pamit dulu ya. Maaf ya kak" ucap Clarissa yang terlihat merasa bersalah.

__ADS_1


Mark hanya mengangguk. Sebenarnya dia begitu kecewa dan merasa jengkel dengan Mahen. Tapi apa mau dikata. Wanita dicintainya lebih bahagia dengannya.


-Bersambung-


__ADS_2