Pesona 4 Tuan Muda Tampan

Pesona 4 Tuan Muda Tampan
Kapan Mungkin Terakhir


__ADS_3

Hari ini Clarissa tidak bisa pulang, Karena dia harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui jika dia benar baik-baik saja.


"Ma, Caca mau pulang. Bosan banget disini" ucap Clarissa sambil merengek.


"Besok ya sayang, kamu harus menjalani pemeriksaan dulu" ucap Kirana.


"Hmm, sekolah Clarissa gimana Ma. Masak anak baru udah banyak bolong nya" ucap Clarissa sedih.


"Tenang pemilik sekolahmu temannya papa" ucap Kirana sambil nyengir.


"Ma, tidak boleh nepotisme. Itu namanya memanfaatkan kekuasaan. caca nggak setuju. Pokoknya besok caca harus pulang. Males banget disini" ucap Clarissa sambil melihat ke sekeliling yang hanya dia dan mamanya.


"Iya, bercanda sayang. Besok pulang ya. Nanti bilang sama papa" ucap Kirana.


"Alhamdulillah. Yeay. Makasi Mama. Caca sayang banget sama Mama. Nggak sabar deh mau ngelatih pencak silat lagi" ucap Clarissa sambil tersenyum bahagia.


"Ha? Apa? Pencak silat?" tanya Kirana sedikit kaget.


"Iya Ma, besok Caca mulai ada jadwal latih anak-anak SD Pancasila. Boleh ya Ma. Caca kangen banget" ucap Clarissa sambil meletakkan kedua tangannya di depan dada.


"Tidak ada. Sekolah boleh. Kecuali pencak silat" ucap Kirana yang tak terbantahkan.


"Hmmm, Ma, ayo lah. Kapan lagi Caca bisa kayak gini. Ini Hobi Caca loh Ma. Sekalian olah raga juga kan. Satu lagi, biar Caca nggak inget-inget masalah itu" ucap Clarissa.


Kirana terdiam beberapa saat. Dia tampak menimbang-nimbang.


"Atau Caca ikut latihan sama bodyguard papa saja. Biar Kirana bisa jaga diri. Buat jaga-jaga kalau nanti hal seperti dimasa lalu terjadi lagi" ucap Clarissa.

__ADS_1


"Nggak. Itu bahaya sayang. Ya udah, kamu boleh ngajar pencak silat lagi" ucap Kirana.


"Tapi jangan bilang-bilang papa ya ma" ucap Clarissa lagi. Dia memasang wajah penuh harap.


Kirana mendengus.


"Papa pasti tahu Ca. Sekeras apapun kamu mencoba menyembunyikannya. Nanti Mama bicara dengannya" ucap Kirana yang membuat Clarissa langsung bersorak gembira.


Dia begitu bahagia, akhirnya dia bertemu lagi dengan anak-anak. Walaupun memang tidak di basecamp tapi setidaknya itu bisa mengobati rasa rindunya.


"Tok tok" seseorang mengetuk pintu.


"Masuk saja" ucap Clarissa karena tahu siapa yang datang.


"Assalamualaikum Tante, caca " ucap Mark kemudian mencium tangan Kirana.


Dia belum pernah melihatnya sebelumnya.


Mengetahui kebingungan Kirana. Mark langsung memperkenalkan diri.


"Saya Mark Tante. Teman kelas Kirana. Sekaligus teman main Kirana saat SD dulu. Masak Tante lupa, kita tetanggaan loh Tan. Yang pecahin pot bunga Tante. Hehe. Maaf ya tan" ucap Mark lagi.


Kirana kembali mengingat ingat. Dia memang ingat dulu jika pernah ada anak laki-laki yang memecahkan pas bunga di rumahnya.


"Lah, kamu anaknya pak Mahmud? Bagaimana bisa kamu disini? udah pindah kesini juga?" tanya Kirana.


"Yups, bener banget Tante. Saya anak pak Mahmud. Hehe. Nggak Tante, saya disini untuk sekolah saja. Papa dan mama masih tinggal di Surabaya" ucap Mark.

__ADS_1


Yups, setelah penculikan itu, mereka langsung pindah rumah ke Surabaya. Dan Clarissa bertemu dengan Mark disana.


"Wah, Tante tidak menyangka bisa bertemu dengan kamu disini. Kamu makin ganteng saja. Tante jadi pangling" ucap Kirana.


"Hehe, Tante bisa saja" ucap Mark sambil tersenyum malu.


Clarissa hanya bisa menggeleng melihat tingkah keduanya. Seperti anak SMP yang reunian.


"Hmm, kak Mark kesini sama siapa?" Tanya Clarissa.


"Sendiri Ca. Maaf ya telat banget jengukinnya. Banyak banget kegiatan OSIS. Apalagi sekarang udah pergantian pengurus. Biasalah kelas 12 nggak boleh lagi ikut OSIS. Harus fokus ujian" ucap Mark sambil menunjukkan giginya.


"Santai kak. Udah biasa kok" ucap Clarissa.


"Udah biasa?" Tanya Mark bingung.


"Udah biasa dinomor duakan" ucap Clarissa lagi.


"Ehh, gimana-gimana?" tanya Mark.


"Haha, canda kak" ucap Clarissa lagi sambil tertawa.


Entah mengapa Mark merasa begitu bahagia melihat senyum Clarissa.


Kapan mungkin terakhir dia melihat senyum itu, dan dia sangat merindukannya sekarang.


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2