Pesona 4 Tuan Muda Tampan

Pesona 4 Tuan Muda Tampan
Jadi Apa?


__ADS_3

Clarissa terdiam saat melihat Mamanya. Dia hanya diam, kemudian menuju ke kamarnya.


"Ca, rujaknya mana?" Tanya Kirana bingung.


Clarissa hanya diam. Dia memilih ke kamarnya dan mengurung diri disana.


Kirana hanya diam saja. Karena dia masih bingung dengan sikap anaknya.


Hingga tidak lama berselang Syam datang dengan nafas tersengal.


"Ma, Clarissa mana?" Tanya Syam.


"Di kamarnya pa, kenapa? Ada apa pa?" Tanya Kirana yang terlihat semakin bingung dengan situasi saat ini.


"Syukurlah" ucap Syam kemudian duduk di sofa untuk menetralkan jantungnya.


Yups, setelah mendengar Clarissa bertemu dengan Andre dari informasi anak buahnya. Dia langsung berlari pulang.


"Pa ada apa?" Tanya Kirana lagi.


"Sini duduk dulu sayang" ucap Syam pada Kirana.


Kirana pun menurut, dia langsung duduk di samping Syam.


Syam menggenggam tangan Kirana. Berharap istrinya tidak akan terkejut saat mendengar penjelasan nya.


"Kau tahu, anak kita bertemu dengan Andre" ucap Syam kemudian.


Kirana sangat terkejut mendengarnya.


"Kau serius?" Tanya Kirana lagi.

__ADS_1


Syam pun langsung mengangguk.


Mendengar hal tersebut. Kirana langsung berlari ke kamar Clarissa.


"Sayang" ucap Kirana sambil mengetuk pintu kamar Clarissa beberapa kali.


Tidak ada sautan sama sekali. Kirana mulai khawatir. Dia ingin mencari kunci ganda.


Namun baru ingin pergi, Clarissa membuka pintunya. Matanya terlihat begitu sembab, seperti baru selesai menangis.


"Mama boleh masuk?" Tanya Kirana


Clarissa mengangguk.


Setelah Kirana masuk ke kamar Clarissa langsung berhambur ke pelakukan Mamanya.


"Maafin mama sayang" ucap Kirana merasa bersalah. Karena dia lah yang telah meminta anaknya untuk keluar.


Clarissa tidak mengatakan apapun. Dia hanya menangis dipelukan Kirana.


"Maafkan mama sayang" ucap Kirana dengan air matanya yang ikut mengalir membasahi pipinya.


"Ma, kenapa dia kembali lagi. Hiks" ucap Clarissa sambil terus memeluk Kirana erat.


"Apa tadi dia melakukan hal yang buruk padamu?" Tanya Kirana kemudian.


Clarissa hanya menggeleng yang membuat Kirana sedikit lebih tenang.


"Syukurlah. Maafkan mama sayang" ucap Kirana kemudian memeluk Clarissa semakin erat.


"Clarissa takut Ma hiks" ucap Clarissa.

__ADS_1


"Ada mama disini sayang, jangan takut lagi ya" ucap Kirana.


Disisi lain, Indra sudah tiba di sebuah rumah mewah dengan beberapa.pagar menjulang tinggi. Itu adalah rumah Andre, papa satu-satunya.


"Mana papaku" tanya Indra pada seorang laki-laki bertubuh besar yang merupakan pengawal papanya.


"Di dalam tuan" ucap nya.


Indra langsung masuk mencari keberadaan papanya. Dia melihat kesekeliling. Tidak ada perubahan sama sekali sejak dia meninggalkan rumah Ini satu tahun yang lalu.


Langkahnya langsung terhenti saat melihat seorang laki-laki tengah duduk di pinggiran kolam bersama wanita di sampingnya.


"Pa" ucap Indra yang saat ini tengah berdiri tepat di belakang Andre.


Mendengar suara orang yang sangat dikenalnya, Andre langsung berbalik.


"Wah wah, siapa ini yang datang?" ucap Andre yang langsung bangun dan berniat memeluk Anaknya. Namun Indra langsung menghindar.


Ada sedikit kekecewaan saat menyadari anaknya menghindari nya. Tapi di bisa menyembunyikannya.


"Aku kesini hanya ingin mengatakan sesuatu" ucap Indra.


Andre sedikit menaikkan alisnya.


Dia pun langsung mengajak Indra untuk ke ruang kerjanya. Meninggalkan wanita yang saat ini bersamanya.


Wanita itu terlihat melihat ke arah Indra cukup lama. Namun Indra mengabaikan nya.


"Sebentar ya sayang" ucap Andre.


Wanita itu hanya mengangguk tanpa melepas pandangannya ke arah Indra.

__ADS_1


"Jadi apa?" Tanya Andre saat sudah ada di ruang kerjanya.


-Bersambung-


__ADS_2