Pesona Twins S

Pesona Twins S
Lamaran 2


__ADS_3

"Baiklah pak, apapun yang terbaik untuk mereka, saya pasti akan selalu mendukungnya, dan untuk keputusannya saya serahkan pada Stela, karena saya rasa dia yang lebih berhak memutuskan, terlebih dia sendiri yang akan menjalaninya nanti." jawab Adrian.


Ando mengangguk tanda setuju, kemudian menatap kearah Stela yang terlihat semakin gugup.


"Jadi, bagaimana nak Stela, apakah lamaran Satria di terima?"


Hening.


"Stela, bagaimana nak?" kali ini sang ayah yang bertanya.


"Eumz i-iya om, sa-saya terima." jawabnya lirih, namun masih terdengar jelas ditelinga mereka.


Semuanya tampak mendesah lega, dan berbinar senang tentunya, sangat berbeda dengan Lia, dan Stefany.


Terutama Nira.


Yang langsung beranjak begitu saja, meninggalkan Ando dan sekeluarga dengan sejuta pertanyaan.


Disisi lain Adrian yang merasa tidak enak hati dengan sikap Nira, langsung meminta maaf, dan menjelaskan bahwa Nira sedang dalam keadaan kurang sehat, dan dimaklumi oleh keluarga Ando.


"Tuhkan jadi lupa ini keenakan ngobrol ada tamu malah nggak di suguhin apa-apa." Adrian memanjangkan leher menoleh kearah dapur sembari memanggil bi Nining yang tengah memasak.


"BI Ning,?"


"Iya pak." wanita yang dipanggil bi Ning itu berjalan menghampiri nya dengan sedikit tergopoh.


"Sini bi, ini lho bi kenapa nggak dibikinin minum tamunya."


"I-iya pak, maaf saya sampai lupa kalau sedang ada tamu." ucapnya meringis, tentu merasa sangat bersalah.


"Yasudah, bibi buatin sekarang ya."


"Oh iya, Nak El, Satya, Satria, Cantika sama Mutia mau di buatkan minum apa, pak Ando sama bu Nada juga."

__ADS_1


"Nggak usah repot-repot pak, kami__"


"Tidak apa-apa, sebutkan saja!"


"Apa saja pak.'' jawab Ando.


" Yasudah bi, buatkan pak Ando sama bu Nada teh hangat ya." ucapnya pada bi Ning yang masih berdiri mendengarkan.


"Baik pak."


"Kalau anak-anak mau dibuatkan apa, jus, teh atau susu?"


"Apa aja pak, kecuali buat Satria, dia biasa minum jus tomat tapi pake garem, bukan pakai gula." celetuk Satya.


"Lah kok bisa, kenapa pakai garam?" tanya Adrian bingung.


"Iya om, katanya lebih seger."


"Betul om, dan biasanya kalau dirumah garemnya pakai satu sendok."


"Sat, kamu apa-apaan sih!'' bisik sang bunda, namun hanya dibalas cengiran olehnya.


Sementara Adrian meski sedikit kebingungan, namun ia tetap mengiyakan.


"Yasudah bi, buatkan satu jus tomat pake garam 1, dan buatkan juga jus buah lainnya empat ya."


"Baik pak." balasnya yang kemudian undur diri untuk kedapur.


"Lo jail nya kelewatan." El mencubit pinggangnya dari belakang.


"Dikit bang."


"Ok nggak apa-apa, gue setuju kok." kemudian keduanya terkekeh kecil.

__ADS_1


Sementara itu, Ando dan Adrian meneruskan obrolan hingga seputar bisnis, dan terpotong sebentar dengan kedatangan bi Nining yang membawa nampan berisi minuman.


"Minum Sat, biar nyawa lo balik lagi." Satya meraih tangan Satria agar menerima gelas berisi jus tomat rasa garam tersebut.


Uhuk..


Semuanya sontak menoleh kearah Satria yang terbatuk-batuk.


"Kenapa Sat?" tanya Adrian, khawatir jiga minumannya bermasalah.


"Nggak apa-apa om, dia cuma terlalu seneng karena dapet minuman kesukaannya." Satya yang menyahut.


"Oh begitu."


"Makanya jangan norak Sat, kaya belum pernah nemu aja, buru-buru banget sih minumnya, tenang! semuanya dapet jatah kok, kagak bakalan ada yang rebut minuman lo, pelan-pelan aja ya." ucapnya dengan senyuman penuh arti.


"Sialan lo Sat, awas aja entar gue bales." bisik Satria seraya menginjak kakinya.


"Yaudah nggak apa-apa terserah lo aja." Satya memasang senyum terbaik seolah tidak terjadi apa-apa.


"Pinter juga lo Sat, misinya berhasil! berarti pulang nanti kita bebas kagak perlu gotong ikan paus kampret ini lagi ya." bisik El, yang melihat Satria telah normal kembali.


"Yoi."


"Kok lo bisa punya ide begitu.?"


"Ah lo payah banget sih bang, lo kagak pernah nonton film horor ya, eh tapi jangan jauh-jauh lah, ini tuh dulu gue sempet denger katanya, garam itu salah satu benda yang bisa ngusir makhluk halus, nah setelah gue coba, terbukti kan bang."


"Ck, kebanyakan nonton sinetron lo," El menoyor kepalanya.


*


*

__ADS_1


__ADS_2