
Putra mahkota Tian Jin Long hanya bisa menelan salivanya dengan susah payah, setelah mendengar suara bentakan yang sangat lantang dari mulut sang ayah, yang selama ini selalu memanjakannya.
Dia tak menduga jika akhirnya Kaisar Tian Wo akan mengeluarkan perkataan yang begitu menyakitkan hati, meskipun hanya dua kata, namun berhasil membuat seluruh kepercayaan dirinya selama ini langsung luluh hancur tak bersisa.
Putra mahkota Tian Jin Long hanya bisa menarik nafas lelah, dia tak bisa memungkiri kenyataan yang sebenarnya, karena sejak beberapa waktu yang lalu, permaisuri Chu Rong Xie memang telah memberitahukan identitas dirinya yang sebenar-benarnya, bahwa dia bukanlah Putra kandung Kaisar Tian Wo, melainkan putra dari Menteri Pertahanan kekaisaran longzhu yang selama ini telah menjalin kasih, selama bertahun-tahun dengan permaisuri Chu Rong Xie.
Hanya saja sepertinya pemuda itu masih belum siap menerima perubahan yang akan terjadi dari Kaisar Tian Wo dan juga seluruh anggota kekaisaran longzu, terlebih dengan rakyat kekaisaran yang bisa saja akan menganggapnya sebagai seorang penghianat, karena terlahir dari seorang wanita yang memiliki hubungan terlarang dengan pria lain, saat dirinya masih memiliki ikatan pernikahan dengan seseorang.
Melihat raut wajah khawatir yang ditunjukkan oleh putra mahkota Tian Jin Long membuat selir agung tersentuh, namun dia tak berani mengucapkan satu patah kata pun di hadapan Kaisar Tian Wo, mengingat saat ini sang suami masih dalam keadaan yang belum stabil, setelah dirinya mendapatkan sebuah kenyataan yang sangat menyakitkan tentang sang permaisuri yang berani bermain gila di belakangnya.
Apalagi pangeran kedua yang berkali-kali lipat lebih kecewa, tak hanya merasa telah dibodohi oleh permaisuri Chu Rong Xie, namun kebahagiaannya telah direnggut secara paksa oleh wanita itu, sehingga membuat hubungan yang baru saja akan terjalin dengan Putri Xuan Jian akhirnya terputus begitu saja, tanpa ada kepastian.
Dan saat ini gadis kecil itu bahkan telah memilih pemuda lain untuk menjadi pasangannya, dibandingkan bertahan dengan dirinya yang dianggap sebagai seorang pria pecundang, karena tidak mampu melindungi harga diri putri dari kekaisaran jiahu itu.
Jauh di lubuk hati selir agung, dia juga merasa sangat kecewa dengan apa yang telah dilakukan oleh permaisuri Chu Rong Xie yang telah berani mempertaruhkan kebahagiaan Pangeran Tian Li Wei.
Apalagi selama ini dia bahkan tidak pernah mengetahui, bahwa putra yang dibesarkannya merupakan putra kandungnya sendiri, yang telah dianggap meninggal oleh semua orang, karena ulah permaisuri Chu Rong Xie.
Dia selalu berusaha untuk bisa menahan diri di hadapan wanita nomor satu di kekaisaran longzu itu, karena merasa jika dirinya tidak memiliki kesanggupan yang sama, seperti permaisuri Chu Rong Xie yang telah memberikan putra keduanya untuk dibesarkan oleh selir agung dan dijadikan putra olehnya.
Namun setelah mendengar kenyataan yang sebenarnya, membuat selir agung jauh lebih marah lagi, andai saja dia mengetahui sejak awal, pasti dirinya tidak akan pernah diam saja, melihat ketidakbahagiaan sang putra. Dia pasti akan melakukan berbagai macam cara, untuk membuat Putri Xuan Jian kembali ke sisi pangeran Tian Li Wei.
Perjalanan yang sangat panjang dari kekaisaran jiahu menuju kekaisaran longzhu terasa begitu cepat oleh pangeran Tian Jin Long, dia saat ini tengah harap-harap cemas, mengingat apa yang terjadi selama mereka berada di aula istana kekaisaran jiahu.
__ADS_1
Bisa saja sang ayah akan langsung menghukum mati kedua orang tua kandungnya dan mengusir dirinya, karena ternyata bukanlah bagian dari keluarga istana kekaisaran. Hal itu tentu saja membuat pangeran Tian Jin Long semakin frustasi, apalagi kelima orang selirnya belum tentu mau menerima, jika sampai mereka kehilangan kesempatan untuk menjadi seorang permaisuri kekaisaran.
Dia sudah bisa membayangkan bagaimana reaksi dari kelima orang selirnya itu, setelah mengetahui kenyataan pahit bahwa dirinya bukanlah putra kandung dari Kaisar Tian Wo, melainkan putra hasil perselingkuhan permaisuri Chu Rong Xie dengan menteri pertahanan kekaisaran.
Akhirnya kereta pun sampai di depan Istana kekaisaran longzhu, Kaisar Tian Wo dengan segera memerintahkan kepada para prajurit, untuk memanggil seluruh petinggi dan juga pembesar istananya, dia akan mengadakan rapat dadakan untuk memutuskan, hukuman apa yang pantas untuk seorang permaisuri yang telah berani bermain serong di belakangnya dan juga menteri pertahanan, yang telah melakukan persekongkolan politik dengan wanita yang berstatus istri sahnya itu.
Seluruh petinggi beserta pembesar istana kekaisaran longzu merasa sangat kaget, setelah didatangi oleh para prajurit yang diperintahkan oleh kaisar Tian Wo, mereka terus bertanya-tanya, hal apa sebenarnya yang membuat sang Kaisar begitu terburu-buru untuk mengumpulkan mereka semua di aula sidang istana? Terlebih saat ini penguasa kekaisaran longzu itu baru saja sampai di istananya.
Bukankah seharusnya dia beristirahat terlebih dahulu, sebelum menyelesaikan seluruh pekerjaan yang tertunda? Karena tidak ingin mendapatkan kemarahan dari sang Kaisar, akhirnya semua orang segera bergegas menuju ke aula rapat, mereka bahkan tak lagi bisa berbicara dan langsung bungkam, sesaat setelah kaki mereka melangkah menuju aula.
Kaisar Tian Wo saat ini telah berada di kursi singgasananya, dengan wajah yang menghitam. Di tangannya sebuah kotak kecil berwarna hitam terlihat, membuat semua orang bertanya-tanya. Apakah gerangan yang membuat sangka Kaisar begitu murka?
"Salam untuk yang mulia Kaisar, semoga diberkahi umur panjang dan kebahagiaan." ucap para pembesar dan juga pejabat istana kekaisaran, yang saat ini telah mulai berdatangan satu persatu.
"Zhen sengaja mengumpulkan semua orang saat ini, karena ada masalah yang sangat darurat, sehingga membutuhkan penanganan dengan segera." ucap Kaisar Tian Wo membuka rapat.
Kemudian dia pun segera memperlihatkan bukti-bukti kejahatan dari permaisuri Chu Rong Xie dan juga menteri pertahanan, sehingga membuat mata semua orang langsung terbelalak kaget, mereka tak pernah menyangka jika ternyata wanita nomor satu di kekaisaran longzhu itu berani bermain api di belakang Kaisar Tian Wo.
Bruk...
Tiba-tiba saja tubuh menteri pertahanan langsung terjatuh dari kursinya, dia berusaha untuk mencari pengampunan dari Kaisar Tian Wo, karena saat ini sudah tak ada lagi orang yang bisa menyelamatkannya.
Dengan gerakan yang sangat cepat, pria itu langsung bersujud dihadapan pria nomor satu di kekaisaran longzhu, dia tidak mungkin membiarkan dirinya mati begitu saja, terlebih saat ini istri sahnya baru saja mengandung putra pertama mereka.
__ADS_1
"Mohon maafkan kesalahan hamba yang mulia, hamba khilaf, sehingga melakukan hal itu dengan permaisuri." ucapnya sambil menundukkan kepala dan terus membenturkan kepalanya di atas lantai.
Melihat hal itu, semua orang langsung berdecih, mereka benar-benar merasa sangat muak dan juga kesal dengan kelakuan menteri pertahanan yang tidak tahu malu itu, bagaimana bisa dia yang selama ini makan dari istana kekaisaran, tiba-tiba saja menikung Kaisar dari belakang dan memiliki hubungan terlarang dengan permaisurinya?
"Apakah kau berpikir zhen akan memberikan pengampunan terhadapmu, yang telah berani membuat kesalahan begitu fatal saat ini, Menteri Pertahanan? Bahkan kau tidak hanya sekali berhubungan dengan permaisuri, melainkan selama belasan tahun. Putra mahkota Tian Jin Long yang selama ini zhen anggap sebagai putra kandung, ternyata merupakan putra kandungmu, hasil perselingkuhanmu dengan permaisuri Chu Rong Xie.
"Mohon ampuni hamba yang mulia." Menteri Pertahanan terus saja mencoba untuk meminta pengampunan dan berharap Kaisar Tian Wo bersedia untuk mengabulkan permintaannya.
Namun sepertinya pria nomor satu di kekaisaran longzhu itu telah benar-benar muak, dengan apa yang dilakukan oleh permaisuri Chu Rong Xie dan juga menteri pertahanan, sehingga membuat dia langsung memutuskan hukuman untuk mereka.
"Umumkan pada seluruh rakyat kekaisaran, bahwa besok pagi-pagi sekali, akan dilakukan hukuman mati untuk Menteri Pertahanan dan juga permaisuri Chu Rong Xie, yang telah berani menghianati zhen. Selain itu putra mahkota Tian Jin Long akan dicabut dari statusnya sebagai seorang putra mahkota dan dia akan diusir dari istana kekaisaran longzu, beserta seluruh selirnya. Mulai saat ini dia bukanlah bagian dari anggota kekaisaran." ucap Kaisar Tian Wo sambil berdiri dari singgasananya, kemudian segera memerintahkan para prajurit untuk menyeret tubuh Menteri Pertahanan dan melemparkannya ke dalam penjara bawah tanah.
Kelima orang selir putra mahkota yang mendengar keputusan yang dibuat oleh kaisar Tian Wo langsung memelototkan mata tak percaya, mereka seolah telah tersambar ribuan petir, saat mengetahui kenyataan, bahwa putra mahkota Tian Jin Long bukanlah anak kandung dari Kaisar Tian Wo, melainkan anak haram permaisuri Chu Rong Xie dengan Menteri Pertahanan.
Jika seperti itu, maka mereka tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk bisa menjadi seorang permaisuri kekaisaran, padahal selama ini mereka bersedia dijadikan selir, karena berpikir jika suatu hari nanti salah satu diantara kelima orang itu akan menduduki kursi paling berkuasa kedua setelah sang Kaisar.
Namun nampaknya mereka harus segera terbangun dari mimpi indah yang selama ini dirajutnya, karena ternyata apa yang selama ini mereka angan-angan kan tidak akan pernah menjadi nyata, putra mahkota Tian Jin Long tak lagi memiliki status mulia sebagai seorang putra mahkota, melainkan hanyalah seorang rakyat jelata.
Sehingga membuat kelima orang wanita itu saling melirik, sepertinya saat ini mereka telah bersepakat untuk kembali menuju keluarga masing-masing, dan tidak ingin menghabiskan waktu sia-sia dengan menjadi seorang istri dari mantan pangeran.
Bruk...
Tubuh Pangeran Tian Jin Long langsung terjatuh di atas lantai, begitu keputusan dibuat oleh kaisar Tian Wo.
__ADS_1
Dia tak menyangka jika ternyata kasih sayang yang dimiliki oleh sang Kaisar tidaklah sebesar yang dia pikirkan selama ini, setelah mengetahui status sebenarnya, dia langsung dibuang begitu saja.