
Akhirnya para prajurit dari kekaisaran jiahu kembali, setelah mendapatkan informasi penting untuk segera disampaikan kepada jenderal yang memimpin penyerangan kali ini.
Sesaat sebelum mereka semua menginjakkan kaki di wilayah kekaisaran longzhu, jenderal itu memang telah memberikan sebuah instruksi kepada seluruh prajuritnya, untuk mengubah penampilan. Mereka juga diharuskan mengganti pakaian dan bertindak sebagaimana seorang bangsawan ataupun pengelana, agar tidak mengundang kecurigaan dari pihak kerajaan longzhu.
Hal itu dilakukan semata-mata untuk menjaga martabat dan juga nama baik kekaisaran longzhu dan juga mempertahankan hubungan baik diantara dua kekaisaran.
Kaisar Wei Huang memang telah memerintahkan para prajurit itu untuk tidak bersinggungan dengan orang-orang dari istana kekaisaran, namun jika ada pihak tertentu yang memang berada di belakang layar dan menggerakkan para prajurit dan juga pembunuh bayaran untuk melakukan penyerangan terhadap wilayah kekaisaran jiahu, khususnya untuk melenyapkan putri Xuan Jian, dia tidak melarang para prajuritnya itu untuk bertindak dan melenyapkan siapa saja yang telah memiliki niatan buruk.
Kedatangan seluruh prajurit yang tengah menyamar, memang tidak membuat kecurigaan dari rakyat dan juga prajurit penjaga gerbang kekaisaran longzhu, mereka dipersilahkan masuk dengan cara yang sangat baik.
Bahkan penerimaan yang dilakukan oleh para prajurit kekaisaran longzu benar-benar patut diacungi jempol, karena mereka sama sekali tidak membeda-bedakan antara pengelana maupun orang-orang dari keluarga bangsawan. Hal itu tentu saja menambah poin lebih untuk Kaisar Tian Wo dalam mendisiplinkan seluruh prajuritnya, sehingga mereka bertindak dengan sangat baik dan juga tidak menyinggung salah satu pihak.
Saat ini seluruh penginapan telah penuh, akibat banyaknya orang-orang baru yang datang dengan niat untuk sekedar jalan-jalan ataupun memang ingin berdagang, hal itu bisa terlihat dari banyaknya Kereta barang yang mereka bawa.
Hal yang tidak disadari oleh para prajurit itu adalah, di dalam kereta barang terdapat banyak sekali prajurit kekaisaran jiahu yang tengah bersembunyi, mereka terpaksa melakukan hal itu agar tidak terlalu mencolok saat kedatangan beribu orang itu secara serentak.
Kini di sebuah penginapan yang sangat besar dan juga mewah yang bernama penginapan Jiajun, jenderal dari kekaisaran jiahu tengah berdiskusi dengan beberapa orang prajurit, yang baru saja berhasil mendapatkan informasi berharga, setelah beberapa saat mereka melakukan penelusuran di antara warga yang tinggal di seluruh wilayah kekaisaran longzhu.
Mereka yang sejak pagi menyamar sebagai seorang bangsawan, yang serta-merta membantu rakyat kekaisaran longzhu yang kesulitan, tentu saja mendapatkan imbalan yang sangat besar.
__ADS_1
Selain informasi penting mengenai tindakan yang dilakukan oleh beberapa orang bangsawan, mereka juga mengetahui jika saat ini kekaisaran longzhu tengah mengalami krisis, akibat beberapa orang bangsawan yang tiba-tiba saja mundur dari posisinya, hanya karena Kaisar Tian Wo memberikan hukuman mati terhadap permaisuri Chu Rong Xie.
Mereka menganggap hal itu sebagai sebuah tindakan yang sangat tercela, permaisuri Chu Rong Xie adalah ibu negara, jika pun dia melakukan kesalahan, tidak sepantasnya Kaisar Tian Wo memperlihatkan hal itu di hadapan khalayak ramai, sehingga semua orang mengetahui tentang kelakuan tidak tahu malu yang dilakukan oleh wanita itu.
Kaisar Tian Wo tidak mempermasalahkan para bangsawan dan juga beberapa orang pembesar istana kekaisaran yang tiba-tiba saja turun dari jabatan mereka, terlebih dia juga telah mengetahui tindak tanduk dari orang itu yang memang selalu menebar kebencian dan membuat keonaran di beberapa tempat.
Permaisuri Chu Rong Xie selama ini selalu menutup permasalahan itu, hingga tidak pernah sampai ke telinga Kaisar Tian Wo, bahkan siapapun yang berani melaporkan tindakan yang dilakukan oleh orang-orang yang mendukungnya, selalu mendapatkan hukuman yang sangat mengenaskan dari wanita nomor satu di kekaisaran longzhu itu.
Hal itu tentu saja membuat seluruh rakyat kekaisaran longzu merasa takut, sehingga mereka terus saja tutup mulut selama bertahun-tahun.
Mereka bahkan harus membayar pajak yang lebih besar dibandingkan dengan yang diminta oleh istana kekaisaran sebelumnya, tanpa mendapatkan sebuah keadilan dari Kaisar Tian Wo.
Para prajurit itupun satu persatu maju dan menyampaikan seluruh rangkaian informasi yang telah mereka dapatkan, bahkan saat ini beberapa orang diantara mereka telah mengetahui keberadaan dari prajurit bayaran, beserta tempat persembunyiannya.
Hal itu tentu saja membuat jenderal dari kekaisaran jiahu menganggukkan kepala sambil tersenyum puas, dia benar-benar merasa sangat bahagia karena seluruh prajurit yang dibawanya memiliki keahlian yang sangat baik dalam hal memata-matai.
Setelah mereka berbincang-bincang selama satu kali pembakaran hio, akhirnya datanglah dua orang prajurit yang sejak tadi duduk di sebuah rumah makan, mereka juga segera menyampaikan informasi tentang perkumpulan empat orang bangsawan, yang saat ini saling mendukung untuk melenyapkan putri Xuan Jian.
Mereka juga memberitahukan bahwa keempat orang bangsawan itu, merupakan orang-orang yang pernah menduduki posisi yang cukup tinggi di istana kekaisaran longzhu.
__ADS_1
Lima orang prajurit kembali datang, dengan senyuman tipis di wajahnya. Mereka benar-benar gembira, karena mendapatkan informasi yang lebih banyak dibandingkan rekan-rekannya. Meskipun saat ini mereka telah kebobolan dengan membayar seseorang sebanyak 150 koin emas, namun sebanding dengan informasi yang mereka dapatkan.
"Berita apa yang kalian dapatkan?" tanya jenderal itu sambil melirik ke arah 5 orang prajurit yang baru saja datang.
Kelima orang itu pun segera mengambil gulungan kertas, yang mereka dapatkan saat berada di rumah bunga, mereka langsung menunjukkannya kepada Jenderal kekaisaran jiahu, untuk segera diteliti keasliannya.
Jenderal itu pun mengerutkan dahi, 5 orang prajurit yang dia tanya sama sekali tidak memberikan jawaban, namun mereka malah menyodorkan banyak sekali gulungan kertas, sehingga membuat jenderal itu bertanya-tanya, apa yang sebenarnya telah dilakukan oleh mereka semua? dan dari mana saja mereka bepergian saat ini?
"Apa ini?" jenderal itu bertanya sambil menunjuk ke arah gulungan kertas, yang saat ini telah menumpuk di atas sebuah meja.
Kelima orang prajurit langsung saling berpandangan, tak lama salah seorang dari mereka maju untuk memberikan penjelasan.
"Ini adalah seluruh informasi yang saat ini kita butuhkan, mulai dari nama-nama orang yang terlibat dalam perekrutan prajurit dan juga para pembunuh bayaran yang dilakukan oleh keluarga bangsawan Chu, juga rencana yang akan mereka lakukan untuk menggulingkan kekuasaan dari Kaisar Tian Wo." jawab salah seorang prajurit itu dengan sangat yakin.
Kemudian prajurit itu segera membuka gulungan kertas terakhir dan menunjukkan daftar nama-nama orang yang saat ini bersembunyi di balik tempat persembunyiannya.
Jenderal itu langsung memelototkan mata tak percaya, setelah melihat bukti-bukti konkrit yang diberikan oleh kelima orang prajurit terpilihnya. Dia benar-benar tak menyangka, jika kelima orang prajurit itu akan memasuki rumah bunga, demi untuk mendapatkan informasi yang lebih detail lagi, tentang seberapa banyak dan kuatnya pasukan yang dimiliki oleh bangsawan Chu beserta sekutunya.
"Bagaimana menurut kalian?" tanya jendral itu.
__ADS_1