
"Apaaa?"
Seorang pemuda tiba-tiba saja langsung berteriak, setelah mendengar laporan dari salah seorang mata-mata yang ditempatkan di kediaman milik sang kakek.
Dia benar-benar tak menyangka dengan kemunculan pria-pria berpakaian hitam yang tiba-tiba saja menyerang kediaman keluarga Chu, hingga membuat para prajurit penjaga di sana kelabakan.
Bukan karena jumlah dari kelompok pria berpakaian hitam itu yang sangat banyak, namun kemampuan berpedang mereka yang begitu ahli, ditambah lagi bela diri dengan jurus-jurus yang sangat asing namun begitu mematikan, sehingga membuat para prajurit berkali-kali mengalami kemunduran.
"Siapkan seluruh pasukan, kita segera menuju kediaman keluarga Chu saat ini juga." ucap Tian Jin Long.
Ya... Pemuda itu merupakan mantan putra mahkota kekaisaran longzhu yang bernama Tian Zin Long, namun saat ini dia berada di salah satu markas yang bertujuan untuk menghadang siapapun, yang berniat memasuki kekaisaran longzhu, terlebih untuk para prajurit dari kekaisaran jiahu, yang berniat untuk membalas dendam atas tindakan yang dilakukan oleh para prajurit sebelumnya di wilayah kekaisaran itu.
Mereka hingga saat ini masih belum mengetahui, jika sebenarnya para prajurit kekaisaran Jiahu telah berada di wilayah kekaisaran longzhu, namun mereka menyamar menjadi para bangsawan dan juga pengembara.
Bahkan mereka telah berhasil menyusup, kedalam kediaman dari keempat orang bangsawan, yang memiliki niat buruk terhadap Putri Xuan Jian itu tanpa sepengetahuan dirinya.
Sang pelapor akhirnya segera keluar dari ruangan milik Tian Jin Long, kemudian memberitahukan rekan-rekan yang lainnya untuk mempersiapkan diri, karena saat ini sepertinya pemimpin mereka telah memberikan sebuah perintah, untuk melakukan penyerangan terhadap pria-pria berpakaian hitam, yang saat ini telah menerobos masuk ke dalam penjagaan kediaman keluarga bangsawan Chu.
Mendengar hal itu, tentu saja membuat para prajurit dan juga pembunuh bayaran yang telah bersiap, langsung mengambil senjata milik mereka masing-masing, kemudian melanjutkan perjalanan menuju kediaman keluarga bangsawan Chu.
Mereka seolah memiliki tenaga ekstra, hingga menggunakan kekuatan peringatan tubuh untuk bisa sampai di tempat itu dengan sangat cepat.
Lain halnya dengan Tian Jin Long, yang saat ini langsung mengambil kuda kesayangannya, yang terikat di dalam sebuah kandang. Dia tentu saja masih belum menguasai berbagai macam ilmu, yang memungkinkan dirinya bisa melesat dengan sangat cepat, seperti halnya yang dilakukan oleh para pembunuh bayaran itu.
Dia tentu saja membutuhkan waktu sedikit lebih banyak, karena harus memacu kudanya. Begitu juga dengan para prajurit yang lain, mereka telah duduk dengan sangat gagah di atas kuda dan bersiap dengan pedang yang tersarung di pinggang masing-masing. Kemudian menunggu komando yang akan diberikan oleh Tian Jin Long untuk segera meninggalkan markas menuju kediaman bangsawan Chu.
"Semuanya! Ayo kita berangkat! Persiapkan diri kalian dan lenyapkan sebanyak mungkin pria berpakaian hitam, yang telah lancang menyusup ke dalam kediaman milik keluarga bangsawan Chu" teriak Tian Jin Long dengan sangat lantang.
Para prajurit yang mendengar seruan dari pemimpin mereka pun, langsung membalas teriakan itu dengan tak kalah kencang. Mereka saat ini seolah terbakar semangat, untuk segera merasakan medan pertarungan yang sebenarnya.
__ADS_1
Terlebih selama ini mereka telah banyak melalui pelatihan dari Tian Jin Long dan juga beberapa orang pembunuh bayaran , yang memang telah diberikan tugas untuk melakukan hal itu.
.
.
.
Trang...
Trang...
Trang...
Suara pedang yang beradu semakin lama semakin mengerikan, terlihat saat ini sudah banyak dari para prajurit penjaga kediaman milik keluarga bangsawan Chu yang terluka dengan sangat parah.
Bahkan tidak sedikit juga dari mereka yang telah menghembuskan nafas terakhirnya, karena tak kuasa menahan serangan yang begitu brutal dan juga membabi buta dari ke-200 orang pria berpakaian hitam.
Bahkan sejak tadi dia telah menunggu beberapa orang prajurit, yang memang telah diberikan tugas untuk mengirimkan gulungan surat, berisi permintaan bantuan dari sekutunya. Namun hingga saat ini ketiga orang prajurit itu masih belum juga menunjukkan batang hidungnya.
Entah apa yang terjadi dengan para prajurit itu di luaran sana? Bisa saja pria-pria berpakaian hitam itu memiliki pasukan lain, jika itu benar, maka saat ini dia hanya bisa menunggu kematian menjemput, tanpa bisa melakukan apa-apa.
Padahal selama ini dirinya sangat yakin dengan memiliki 1200 orang prajurit di dalam kediaman mewah miliknya, pasti akan membuat siapapun berpikir 1000 kali untuk berusaha menerobos ke sana.
Namun ternyata masih ada orang-orang yang memiliki nyali cukup tinggi, bahkan mereka juga memiliki kemampuan yang tak bisa diremehkan, hingga akhirnya para prajurit yang berjaga itu pun tak mampu membalas serangan mematikan, yang sejak tadi diberikan oleh pria-pria berpakaian hitam itu.
"Apa kau masih ingin melanjutkan pertarungan ini, bangsawan Chu? Lihatlah saat ini para prajurit milikmu hanya tinggal sedikit lagi." ucap salah seorang pria berpakaian hitam sambil menatap tajam ke arah bangsawan Chu yang terlihat mundur ke belakang.
Pria paruh baya itu seolah telah kehilangan nyalinya saat ini, apalagi jumlah prajurit yang masih hidup hanya tinggal 200 orang saja, itupun dalam keadaan yang terluka sangat parah.
__ADS_1
Namun di ujung keputusan pria paruh baya itu, tiba-tiba saja banyak sosok yang berdatangan saat ini, sepertinya pasukan pembunuh bayaran yang dikerahkan oleh Tian Jin Long telah mendatangi tempat itu, sehingga membuat bangsawan Chu akhirnya bisa bernafas dengan lega.
"Siapa kalian? Dan untuk apa membuat kekacauan di tempat ini?" tanya salah seorang pria yang baru saja datang.
Ke 200 orang pria berpakaian hitam itu tertawa terbahak-bahak, sepertinya saat ini ada lelucon yang terpampang di hadapan mereka.
Bukankah sudah jelas maksud dan tujuan dari pria-pria berpakaian hitam itu masuk ke dalam kediaman keluarga bangsawan Chu? Jika tidak untuk melakukan penyerangan, maka mereka datang untuk merampas seluruh harta berharga milik keluarga bangsawan itu.
Hahaha...
Tawa menggelegar tiba-tiba saja keluar dari mulut ke 200 orang pria berpakaian hitam, tak lama salah seorang dari mereka pun langsung menjawab pertanyaan yang diajukan oleh orang yang baru saja datang itu.
"Bukankah kau telah melihat banyaknya mayat para prajurit di tempat ini? Itu artinya kami datang untuk melakukan penyerangan, di dalam kediaman keluarga bangsawan Chu, karena dia telah berani mencari masalah dengan majikan kami."
Mendengar hal itu, tentu saja membuat bangsawan Chu langsung terpaku di tempatnya, dia masih belum menyadari, siapa sebenarnya yang menjadi musuh besarnya saat ini?
Jika memang orang itu merupakan kumpulan para bangsawan tingkat rendah yang selama ini selalu dicemohnya, itu pasti tidak mungkin. Mereka bahkan tidak memiliki kekuatan sebesar itu.
Namun bagaimana dengan para bangsawan tingkat menengah? Jika mereka mengumpulkan harta benda milik mereka demi untuk membalas dendam kepada keluarga bangsawan Chu, bisa saja mereka juga memiliki kemampuan untuk menyewa para pembunuh bayaran, yang saat ini mendatangi kediaman bangsawan itu.
"Jika seperti itu, katakan siapa sebenarnya orang yang telah membayar kalian semua, hingga membuat kekacauan di dalam kediaman ini?"
Seorang pemuda tiba-tiba saja muncul dengan kuda berwarna hitam, diikuti oleh ratusan prajurit yang dibawanya.
Mereka terlihat begitu gagah di atas kuda, sambil menarik pedang untuk memberikan penekanan sekaligus ancaman kepada 200 orang pria berpakaian hitam itu.
"Ciih..! Dasar lemah!" cibir salah seorang pria berpakaian hitam itu, setelah melihat banyaknya para prajurit baru yang berdatangan menuju kediaman milik bangsawan Chu.
Dia sangat yakin jika pria tua bangka yang berdiri di belakang barisan para prajurit itu, merupakan dalang sekaligus orang yang telah meminta bantuan, hingga akhirnya para prajurit dan juga pembunuh bayaran itu tiba di tempat itu.
__ADS_1
"Seraaaang..."