Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 60


__ADS_3

Selir Xiao Xia terlihat melengkungkan senyuman tipis, matanya menatap kearah paviliun yang ditempati selir Feng Ling sambil sesekali menunjukkan raut wajah yang berbeda-beda. Dia memang tipe wanita yang pendiam, bahkan saat melakukan sebuah kejahatan pun dia selalu diam-diam.


Sifatnya sangat jauh berbeda dengan selir Feng Ling yang terkadang sering berkoar-koar sendiri, bahkan para pelayan yang bekerja di bawah naungannya terlihat sangat senang. Selir Xiao Xia selalu memperlakukan mereka dengan baik, bahkan di saat para pelayannya melakukan kesalahan, selir itu sama sekali tidak menghukumnya, hanya sesekali Mengingatkan untuk tidak melakukan kesalahan yang sama di masa depan.


Hal itu tentu membuat nilai plus untuk selir Xiao Xia dihadapan para pelayan dan juga rakyat kekaisaran, apalagi saat ini akan segera diadakan kompetisi untuk menentukan calon permaisuri baru untuk Kaisar Wei Huang sehingga nama baik dan juga tatakrama merupakan poin penting yang harus dimiliki oleh ibu kekaisaran.


malam pun akhirnya tiba, para pembunuh bayaran yang telah diundang oleh seluruh Feng Ling mulai berdatangan, mereka mengendap-ngendap mencari keberadaan Paviliun yang ditempati oleh selir Xiao Xia, mengingat penjagaan di istana terlihat sangat ketat, sehingga membuat para pembunuh bayaran itu harus bersiaga, jangan sampai keberadaan mereka diketahui oleh para prajurit sehingga akan menimbulkan kehebohan yang nantinya merepotkan mereka semua.


Akhirnya mereka pun sampai di tempat yang dituju, suasana paviliun milik selir Xiao Xia terlihat sangat gelap, seolah tidak ada satu orang pun yang tinggal di tempat itu. Para pembunuh bayaran mulai saling memandang, mungkinkah saat ini mereka melakukan kesalahan ataukah memang selir Xiao Xia tidak berada di tempat? fikir mereka.


Tak lama mereka pun mulai kembali menelusuri seluruh Paviliun yang ada di dalam istana kekaisaran untuk mencari keberadaan dari mangsa yang harus mereka bunuh, namun setelah berkeliling hingga beberapa waktu akhirnya mereka pun merasa lelah, dan mencari tempat yang aman untuk beristirahat.


Asap hitam tiba-tiba saja mengepul membuat para pembunuh bayaran itu pun akhirnya terbatuk, mereka merasakan sesak di dada setelah tanpa sengaja menghirup asap yang ternyata mengandung racun itu.


Saat ini kelima orang pengawal bayangan milik selir Xiao Xia telah menyalakan dupa yang mengandung racun, mereka sengaja membiarkan asapnya agar terhirup oleh para pembunuh bayaran sehingga tidak perlu terlalu susah payah untuk mengalahkan mereka, mengingat jumlah para pembunuh bayaran yang didatangkan tak lebih dari 10 orang.


Uhuk...


Uhuk...


Uhuk...


Suara batuk yang dikeluarkan oleh para pembunuh bayaran, akhirnya terdengar oleh para prajurit yang sedang berpatroli, dengan cekatan prajurit itu pun segera memanggil rekan-rekannya untuk menangkap para penyusup yang saat ini tengah duduk sambil terbatuk di atas sebuah dahan pohon.

__ADS_1


Dan akhirnya sekitar 200 orang prajurit pun segera berdatangan ke arah sana, mereka terlihat membawa berbagai macam senjata seperti belati, pedang dan juga panah.


Para pembunuh bayaran merasa kaget dengan kedatangan prajurit yang tiba-tiba saja mengepung mereka, namun untuk menghindar dari tempat itu ternyata tidaklah mudah, karena asap hitam yang tanpa sengaja terhirup oleh paru-paru mereka ternyata mengandung racun pelumpuh, sehingga membuat badan mereka langsung ambruk di atas tanah, tepat dihadapan para prajurit kekaisaran jiahu yang saat ini tengah mengelilingi mereka.


Bruk...


Bruk...


Bruk...


"Sial..!" rutuk para pembunuh bayaran itu dengan wajah yang menghitam.


Saat ini mereka tak lagi bisa kabur dari tempat itu, dan sudah pasti jika sampai Kaisar Wei Huang mengetahui apa yang mereka lakukan di dalam istana kekaisaran, hukuman yang sangat berat menanti mereka semua, apalagi saat ini tubuh para pembunuh bayaran itu mengalami kelumpuhan sehingga tidak akan mungkin untuk melawan.


"Bang*at! Siapa yang saat ini bermain-main dengan kita? Mungkinkah saat ini selir Feng Ling sengaja menjebak kita semua, agar bisa mendapatkan hukuman dari Kaisar Wei Huang, sehingga dirinya segera dinobatkan menjadi seorang permaisuri, karena berhasil meringkus keberadaan para pembunuh bayaran seperti kita?" bisik salah seorang pembunuh bayaran kepada rekan-rekannya.


Saat ini otak para pembunuh bayaran itu pun mulai bekerja, mereka menyesal karena telah menerima pekerjaan dari selir Feng Ling, jika saja bukan karena bayaran yang diberikan oleh selir itu sangat besar, kemungkinan para pembunuh bayaran itu pun tidak akan pernah menginjakkan kakinya di istana kekaisaran, apalagi berniat untuk menghabisi selir Xiao Xia.


.


.


.

__ADS_1


Prang...


Prang...


Prang...


"Apa katamu? para pembunuh bayaran itu tertangkap? Bagaimana mungkin? Aku telah mengeluarkan banyak sekali koin emas agar bisa menghabisi selir Xiao Xia, dengan menggunakan jasa para pembunuh bayaran! Bagaimana mungkin mereka semua gagal melaksanakan perintah yang kuberikan?"tanya selir Feng Ling sambil terus saja memecahkan satu persatu barang yang saat ini ada di dalam Paviliun miliknya.


Dia benar-benar merasa sangat kesal, karena kecerobohan yang dibuat oleh para pembunuh bayaran itu, akhirnya posisi dirinya sebagai calon permaisuri kekaisaran jiahu akan terancam.


"Sial!" selir Feng Ling mengepalkan tangan, matanya memerah, dia benar-benar sangat marah saat mendengar informasi kegagalan dari para pembunuh bayaran yang telah dia kirim untuk menghabisi rivalnya.


.


.


.


Sedangkan di tempat lain, seorang wanita tengah tersenyum tipis, apalagi saat salah seorang pelayannya memberikan informasi tentang tertangkapnya para pembunuh bayaran yang dikirim ke paviliun miliknya. Apalagi setelah dia mendengar kemarahan dari selir Feng Ling karena merasa posisinya saat ini mulai terancam.


Hal itu tentu saja membuat selir Xiao Xia mencibir pekerjaan selir Feng Ling yang terburu-buru, padahal hingga saat ini, dirinya masih belum menunjukan kemampuan sama sekali.


"Dasar naif!" ucap selir Xiao Xia sambil menyesap tehnya dengan sangat anggun.

__ADS_1


Senyuman manis tersungging dari bibir tipisnya, akhirnya dia mendapatkan keuntungan dari kesalahan fatal yang telah dilakukan oleh selir Feng Ling, sehingga kemungkinan besar Kaisar Wei Huang akan segera mengangkat dirinya menjadi seorang permaisuri kekaisaran, menggantikan permaisuri Xue Yi yang telah meninggal beberapa bulan yang lalu.


"Sepertinya aku harus segera mengucapkan terima kasih pada seluruh Feng Ling, karena dengan cara ini, maka yang mulia Kaisar akan segera mengangkatku menjadi seorang permaisuri, sedangkan dia kemungkinan akan mendapatkan hukuman yang sangat berat karena telah mencoba untuk melenyapkan seorang calon permaisuri kekaisaran." ucap selir Xiao Xia sambil menyandarkan punggungnya ke dinding.


__ADS_2