Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 122


__ADS_3

Uhuk...


Uhuk...


Para prajurit itu seketika langsung terbatuk, mereka baru saja menyadari jika asap yang terhirup oleh indra penciuman mereka saat ini, merupakan jebakan yang dilemparkan oleh pasukan elite milik Xuan Jian.


Mereka bahkan mulai kehilangan penglihatan, akibat efek yang sangat kuat dari kabut tebal yang kini mulai mengurung keberadaan mereka. Sedangkan lawan yang berada di depan, masih tetap bergeming di tempatnya. Sepertinya mereka masih melihat peluang besar yang mungkin akan didapatkannya, setelah para prajurit penyerang itu terjatuh satu demi satu.


"Sial! ini asap beracun! Cepat menjauh!" teriak salah seorang prajurit yang menyadari adanya keanehan, dari asap yang tiba-tiba saja menyebar setelah 51 anak panah menancap di atas tanah itu.


Namun teriakannya seolah tak terdengar oleh prajurit yang lain, saat ini mereka mulai berteriak dengan sangat kencang, akibat merasakan kesakitan pada bagian kepala, mata dan juga dada.


Asap yang terhirup langsung membuat nafas mereka menjadi sangat berat, detak jantung memburu dengan sangat cepat, bahkan beberapa orang diantaranya merasakan kesakitan di bagian kepala. Sehingga mata mereka mulai melotot.


Namun saat kabut itu mengenai mata, akhirnya mereka juga terpaksa harus menelan kenyataan lain, karena kehilangan penglihatan.


''Sial!" pria bertubuh tambun mulai menyadari kejanggalan yang dialami oleh para prajuritnya, dia yang sejak tadi duduk paling belakang akhirnya bangkit, meskipun terus meringis.


Karena ternyata luka yang ada di betis kanannya, benar-benar semakin menghitam, efek racun yang diberikan oleh Xuan Jian benar-benar membuatnya tersiksa, hingga kesakitan sepanjang tarikan nafasnya.


"Munduuur!" teriak pria bertubuh tambun itu kepada seluruh prajurit yang dibawanya, dia sudah tak bisa berpikir panjang lagi selain melarikan diri dari wilayah kekaisaran jiyahu.


Karena nyatanya gadis kecil yang menjadi incaran orang-orang dari klan Chu itu bukanlah gadis biasa, tapi memiliki kemampuan yang luar biasa. Terlebih dia dijaga oleh 200 orang prajurit elit yang sudah terlatih.


Bahkan orang-orangnya yang merupakan pembunuh bayaran dan juga prajurit elit dari setiap kerajaan kecil dan juga kekaisaran, tidak sanggup untuk melawan orang-orang dari kekaisaran jiahu.

__ADS_1


Sudah bisa dia perkirakan sebesar apa kemampuan yang dimiliki oleh gadis kecil itu, bahkan hingga saat ini gadis itu masih belum menggerakkan tubuhnya, untuk memberikan penyerangan telah terhadap para prajurit.


Namun kemampuannya dalam hal menganalisa dan juga menyusun strategi, berhasil membuat prajurit yang berniat untuk menghancurkan wilayah kekaisaran jiahu itu akhirnya meregang nyawa dalam keadaan yang sangat mengenaskan.


"Formasi bulan, bersiap!" teriak Xuan Jian.


Seratus lima puluh orang prajurit elit itu saat ini mulai mengangkat pedang mereka dan membuat barisan yang sangat rapi, guna menghadang prajurit musuh yang memiliki niat untuk melarikan diri, setelah membuat mereka lelah dan juga kerepotan beberapa waktu yang lalu, mana mungkin mereka akan membiarkan lawan itu lolos begitu saja, jika bukan kematian yang menjemput, maka biarkan mereka menjadi budak dari prajurit kekaisaran jiahu.


Pria tambun yang melihat tindakan pasukan elit itu hanya bisa menelan salivanya dengan susah payah, awalnya dia berpikir untuk melarikan diri dari wilayah kekaisaran jiahu, namun melihat deretan para prajurit yang saat ini menunjukkan wajah beringas dan juga tatapan tajam ke arahnya, membuat nyali pria tambun itu mulai ciut.


Dia kembali memikirkan cara untuk bisa bernegosiasi dengan Xuan Jian agar tidak menjadi sasaran amukan pasukan elit itu, apalagi mereka tak segan-segan dalam membantai lawan, membuat siapapun yang melihat kemampuan yang dimiliki oleh mereka akan berdecak kagum.


Namun lain halnya jika pasukan elit itu menjadi musuh, mereka pasti akan mendapatkan serangan yang sangat brutal dan juga mematikan, sehingga mau tak mau siapapun harus kembali memikirkan kemampuannya, sebelum memiliki keinginan untuk menyerang kekaisaran jiahu.


"Sial..!" pria bertubuh tambun itu melirik ke arah para prajuritnya, kini hanya tersisa sekitar 3000 orang saja, karena banyaknya para prajurit yang mati akibat terkena asap beracun yang dikirimkan oleh pasukan elit pertama kekaisaran jiahu menggunakan formasi bintang yang ternyata berisi para pemanah yang sangat profesional, sehingga bisa melemparkan serangan dengan begitu cepat dan tepat ke arah lawan.


Kini seolah tak ada lagi jalan keluar dari tempat itu, selain menghadapi kekuatan yang dimiliki oleh pasukan elit kekaisaran jiahu, apalagi sepertinya Xuan Jian tidak akan melepaskan begitu saja, orang-orang yang telah berani mencari masalah dengan dirinya.


Terlebih sebelumnya para prajurit itu telah berani melukai Qing Yuan dan juga pangeran Zhang Liang, yang merupakan bagian terpenting dalam hidup Xuan Jian.


"Tidak ada pilihan lain, serang..!" teriak salah seorang memberikan komando pada prajurit yang tersisa, dia telah mencoba untuk mencari celah pada formasi yang dibuat oleh anggota pasukan elit pimpinan Xuan Jian itu.


Namun sepertinya akan sangat sulit untuk menemukan kelemahan yang dimiliki formasi itu, karena Xuan Jian memang telah membuat sebuah pengaturan khusus, di mana setiap formasi yang digunakan oleh pasukan miliknya, tidak akan terlihat meskipun sedikit saja, cacat atau kekurangan.


"Seraaaang...! Habisi seluruh pasukan jiahu!" teriak salah seorang prajurit, matanya terlihat memerah akibat kemarahan yang memuncak di hati dan juga otaknya.

__ADS_1


Saat ini tanpa dia duga, ternyata kedua orang saudara yang paling dikasihinya menjadi korban dari kabut asap, yang dibuat oleh pasukan elit kekaisaran jiahu, kebencian dan juga dendam merasuki hatinya dan berniat untuk melenyapkan seluruh pasukan itu bagaimanapun caranya.


Hiyaaaa....


Para prajurit itu saat ini sudah mulai membuat ancang-ancang untuk menyerang pasukan elit kekaisaran jiahu, yang masih terdiam di tempatnya. Namun jelas mereka tidak menurunkan kewaspadaan sedikitpun, karena menyadari jika prajurit yang di depannya tidak mungkin akan melewati mereka begitu saja.


Seringaian kejam tercetak dari wajah pasukan kekaisaran jiahu, mereka ingin mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki oleh lawan, sehingga mereka memiliki keberanian untuk melakukan penyerangan dadakan, terhadap kekaisaran jiahu.


Untung saja mata-mata yang ditempatkan oleh Putri Xuan Jian akhirnya memberikan kabar kedatangan dari orang-orang itu, yang langsung membuat sebuah tenda besar di balik bukit yang terletak tak jauh dari istana kekaisaran jiahu.


Trang...


Trang...


Trang...


Suara bentrokan pedang kembali menggema, membuat bulu kuduk meremang, apalagi saat ini para prajurit lawan terlihat begitu buas, menggunakan banyak sekali tenaga milik mereka, agar bisa membuka jalan untuk pasukannya melarikan diri dari wilayah kekaisaran jiahu.


Namun bukan pasukan elit namanya, jika mereka akan terpancing begitu saja. Bahkan saat ini rencana yang dibuat oleh para prajurit lawan itu sepertinya telah terendus oleh para pasukan elit, mereka hanya tersenyum tipis, lawan yang saat ini berada di hadapan mereka ternyata terlalu bodoh, sehingga lebih mengedepankan nafsu membunuh dibandingkan bertahan demi untuk menyenangkan hati.


Apalagi setelah melewati pelatihan neraka yang dibuat oleh Xuan Jian, membuat pasukan elit itu merasa perlu untuk melihat kemajuan dan juga kemampuan baru yang dimilikinya.


Trang...


Trang...

__ADS_1


Trang...


__ADS_2