Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 47


__ADS_3

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, Kaisar Wei Huang sengaja mengumpulkan seluruh rakyatnya di sebuah lapangan besar yang terletak di depan istana kekaisaran, dia pun segera mengumumkan jika saat ini dirinya akan memberitahukan sebuah berita yang pasti akan mengejutkan semua orang.


Mendengar hal itu rakyat pun mulai berkasak-kusuk, mereka sama sekali tidak mengerti dengan jalan pikiran Kaisar Wei Huang yang tiba-tiba saja meminta semua orang untuk hadir di lapangan itu, sementara para pejabat dan juga para bangsawan saat ini saling berpandangan, entah apa yang direncanakan oleh kaisar mereka, di dalam hati semua orang pun saat ini tengah merasa gundah hingga akhirnya Kaisar mengumumkan sebuah berita yang membuat semua orang menganga tak percay


"Zhen sengaja mengumpulkan kalian semua sebagai saksi, karena saat ini zhen akan segera memberikan hukuman pada orang-orang yang telah terlalu banyak melakukan kesalahan yang sangat fatal, sehingga mengakibatkan banyaknya kematian dan juga penderitaan orang lain." ucap Kaisar memulai pidatonya.


Kemudian dia pun segera memerintahkan kepada para prajuritnya untuk membawa para pelayan permaisuri Xue ke sana, permaisuri maupun Perdana Menteri Xue terlihat sangat kaget, wajah mereka menjadi semakin pucat saat menyaksikan jika para pelayannya saat ini akan segera dijadikan saksi oleh kaisar Wei Huang.


Karena saat ini para pelayan di seluruh kediaman maupun para pelayan yang ada di paviliun permaisuri ternyata telah berada di tangan Kaisar, apalagi mereka sangat mengenal betul seluruh kejahatan yang pernah dilakukan oleh pasangan anak dan juga ayah tersebut.


Para bangsawan dan juga para pejabat saat ini terlihat ikut berkasak-kusuk, beberapa orang diantara mereka sepertinya mengetahui pelayan mana saja yang saat ini dibawa oleh kaisar, sehingga mereka pun mulai berbisik satu sama lain.


"Bukankah itu para pelayan dari paviliun mawar? Ada apa dengan mereka? Apakah permaisuri melakukan sesuatu yang tidak baik?" tanya salah seorang bangsawan.


"Aku juga kurang tahu! Tapi sepertinya para pelayan yang berada di barisan belakang saat ini merupakan pelayan dari kediaman keluarga Xue. Apa mungkin jika saat ini Perdana Menteri Xue juga terlibat dalam sebuah kejahatan besar?" tanya bangsawan yang lain.


"Sepertinya kita telah melewatkan Banyak sekali hal, sehingga tidak mengetahui banyaknya gosip di dalam istana ini." ucap salah seorang pejabat sambil melirik ke arah rekannya.


Orang itu pun segera menimpali, "Sepertinya sebentar lagi Kaisar Wei Huang akan segera menghukum perdana menteri itu! Apalagi saat ini dia juga banyak mengetahui tentang kejahatan yang telah dilakukan oleh permaisurinya." ucapnya.


Mendengar hal itu sontak semua orang pun membelalakkan matanya dan melirik ke arah orang yang berbicara tadi, namun ternyata orang tersebut merupakan salah seorang jenderal kekaisaran, hingga akhirnya mereka pun tak lagi berani untuk membuka suara.

__ADS_1


"Zhen telah mendapatkan banyak sekali bukti, jika saat ini Perdana Menteri Xue telah melakukan pelanggaran, dia dengan sengaja melakukan perekrutan prajurit untuk dilatih agar bisa menjadi pasukan untuk melakukan kudeta terhadap kekuasaan zhen." ucap Kaisar


"Bahkan permaisuri Xue Yi juga telah melakukan kesalahan yang tidak kalah besarnya, dia dengan tidak tahu malunya telah melakukan perselingkuhan hingga akhirnya memiliki dua orang putra dari salah seorang tuan muda yang bernama Mu Cheng Yi." lanjutnya sambil melirik ke arah permaisuri Xue Yi.


"Bahkan bukan hanya itu saja, permaisuri Xue Yi telah berusaha untuk menghancurkan kehidupan keluarga zhen, dia telah membuang putra pertama zhen di hutan hanya karena anak itu terlahir cacat, kemudian mengkambing hitamkan putri Xuan Jian sebagai seorang pembawa sial yang membuat putranya itu meninggal."


"Dia juga telah banyak menyiksa selir Xuan Yang dan juga putri Xuan Jian selama berada di paviliun bobrok, bahkan dalam beberapa waktu terakhir dia juga mengirimkan ramuan untuk kedua selir zhen, agar keduanya tidak bisa mengandung." ucap Kaisar Wei Huang Seraya melemparkan bukti-bukti kejahatan dari Perdana Menteri Xue dan juga permaisuri Xue Yi.


Bangsawan Mu beserta keluarga yang saat ini hadir dalam acara itu pun terpaksa harus menutup wajah mereka karena malu, saat ini banyak sekali orang yang menatap tajam ke arah mereka semua, dengan tatapan mencibir.


Mereka tak menyangka jika bangsawan sombong itu bahkan berani bermain api di belakang bersama seorang wanita nomor satu di kekaisaran jiahu.


"Ternyata benar! tuan muda Mu Cheng Yi memiliki hubungan dengan permaisuri, pantas saja selama ini kami seringkali melihat tuan muda itu mendatangi paviliun permaisuri secara diam-diam, dia bahkan telah memberikan banyak sekali koin emas pada para penjaga gerbang belakang, agar tutup mulut." ucap salah seorang pelayan dengan suara yang sedikit agak keras.


Wajah Perdana Menteri Xue dan juga permaisuri Xue Yi terlihat sangat pucat, bahkan keduanya seperti sudah tak memiliki darah lagi. Mereka tak menyangka jika Kaisar Wei Huang akan mendapatkan bukti sebanyak itu, tentang semua kejahatan yang dilakukan oleh mereka.


Sedangkan saat ini pasukan yang mereka kumpulkan belum juga selesai dalam pelatihannya.


"Hukum permaisuri Xue Yi." teriak salah seorang rakyat dengan sangat keras.


"Hukuuuum!" jawab yang lain dengan serempak.

__ADS_1


"Hukum perdana menteri Xue!"


"Hukuuuum!"


"Hukum keluarga bangsawan Mu!"


"Hukuuuum!"


Seluruh rakyat kekaisaran jiahu saat ini terus berteriak meminta agar permaisuri Xue Yi, Perdana Menteri Xue dan juga seluruh keluarga bangsawan Mu diberikan hukuman yang setimpal, apalagi ketiganya telah melakukan kesalahan yang begitu fatal dan juga banyak sekali menyengsarakan rakyat.


Bangsawan Mu seringkali menindas orang-orang yang lemah, dia bahkan tak segan-segan untuk menghukum siapapun yang melakukan kesalahan meski sekecil apapun, bahkan hanya karena menjatuhkan satu buah gelas ataupun salah memasukkan adonan saat bekerja di toko roti milik bangsawan itu, mereka harus kehilangan nyawanya.


Tentu saja hal ini merupakan sebuah kesempatan untuk seluruh rakyat kekaisaran untuk membalas dendam, atas kematian keluarga, sahabat dan juga orang-orang terdekatnya di tangan bangsawan Mu yang sangat sombong.


Apalagi setelah mendengar jika tuan muda Mu Cheng Yi ternyata diam-diam telah menjalin hubungan dengan permaisuri Xue, tentu saja hal itu menyulut kemarahan rakyat, hingga akhirnya teriakan demi teriakan itu pun terdengar dengan sangat nyaring di telinga Kaisar Wei Huang.


Permaisuri Xue Yi terlihat begitu takut dengan kemarahan seluruh rakyat, apalagi saat ini dia melihat wajah Kaisar Wei Huang sangat buruk. Entah apa yang harus dia lakukan, sedangkan untuk membela diri saja dia sudah tak memiliki harapan.


Saat ini seluruh bukti dan juga saksi ada di hadapan matanya, sehingga dia pun tak bisa menyangkal seluruh tuduhan yang dialamatkan padanya.


Sementara di sisi lain terlihat Xuan Jian tengah duduk di sebuah dahan pohon ditemani oleh Xiu Lan sambil menggigit buah apel, keduanya saling berpandangan dan menyunggingkan seringaian iblisnya.

__ADS_1


"Selamat jalan permaisuri Xue Yi." ucap Xuan Jian seraya melambaikan tangannya kearah permaisuri Xue Yi.


__ADS_2