Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 48


__ADS_3

Kaisar Wei Huang mengangkat lengan kanannya ke atas, akhirnya suara sorak sorai dan juga teriakan dari rakyat yang meminta agar permaisuri Xue Yi dihukum pun kembali terdiam, suasana lapangan menjadi sepi.


Kemudian sang Kaisar pun segera melanjutkan kembali ucapannya yang tadi terpotong, "Karena saat ini saksi dan juga bukti telah lengkap, maka dengan ini zhen menyatakan hukuman mati untuk permaisuri Xue Yi, Perdana Menteri Xue dan juga tuan muda Mu Cheng Yi. Adapun untuk kedua orang anak dari hasil perselingkuhan permaisuri Xue Yi dan juga tuan muda Mu Cheng Yi, mulai saat ini mereka akan dijadikan budak. Jadi siapapun yang menginginkan kedua anak itu, boleh menawar dengan harga yang sesuai." ucap Kaisar Wei Huang.


Sepertinya orang nomor satu di kekaisaran jiahu itu sama sekali tidak memiliki belas kasihan sedikitpun terhadap kedua orang putra permaisuri, meskipun selama ini dirinya pernah menyayangi kedua anak itu, namun mengingat bahwa keduanya bukan merupakan darah dagingnya, melainkan hasil perselingkuhan dari permaisuri dengan pria lain membuat Kaisar Wei Huang benar-benar merasa muak, tak hanya terhadap ibu dari anak itu, tapi juga terhadap kedua anak yang tak berdosa.


Permaisuri Xue Yi memelototkan matanya, dia tak menyangka jika Kaisar Wei Huang akan dengan begitu teganya mengumumkan hukuman untuk kedua putranya, meskipun dirinya melakukan banyak sekali kesalahan selama berada di istana kekaisaran, namun kedua putranya tidaklah memiliki dosa apapun, sehingga mereka tidak seharusnya menerima hukuman berat seperti yang saat ini diucapkan oleh kaisar Wei Huang.


Wei Jin dan Wei Jun terlihat meneteskan air mata, kedua anak itu sepertinya telah mengerti apa yang diucapkan oleh kaisar, meskipun selama ini mereka selalu bertindak cengeng dan juga manja, nyatanya itu semua mereka lakukan hanya demi mendapatkan perhatian dari kedua orang tua mereka, yang sepertinya sedikitpun tak pernah memiliki waktu untuk bersama dengan anaknya.


Jauh berbeda dengan selir Xuan Yang yang selalu setiap saat menjaga Xuan Jian, dia bahkan rela meninggalkan segalanya demi putri tercinta.


Bruk...


Tuan muda Mu Cheng Yi tiba-tiba saja berjalan ke depan kemudian bersujud di depan semua orang, untuk memohon belas kasihan dari Kaisar Wei Huang, agar bisa mengampuni kedua putranya yang tak bersalah.

__ADS_1


Meskipun tuan muda Mu Cheng Yi dan juga permaisuri Xue Yi telah melakukan kesalahan, nyatanya kedua anak itu tak pantas untuk menerima hukuman atas perbuatan kedua orang tuanya.


"Mohon ampuni kedua putra hamba yang mulia, mereka tidak bersalah." ucap uan muda Mu Cheng Yi sambil menitikkan air matanya.


Kaisar Wei Huang mendengus mendengar ucapan yang dilontarkan oleh selingkuhan permaisurinya itu, dia benar-benar tak habis pikir dengan pria yang tak tahu diri itu, setelah melakukan banyak sekali kesalahan, dia malah memohon kepada dirinya untuk melepaskan kedua orang anak yang selama ini bahkan telah menyandang Marga Wei itu sendiri.


"Permaisuri Xue Yi bahkan telah menghukum zhen, dengan membuang putra kandung zhen sendiri di tengah hutan pada saat masih bayi dan mengkambing hitamkan putri Xuan Jian sebagai seorang pembawa sial, sehingga membuat putranya meninggal. Apakah itu tidak cukup untuk membuat kedua orang anakmu mengalami hal yang serupa? bahkan jika zhen mau, bisa saja kedua anak itu ikut dihukum mati bersama kalian." ucap Kaisar Wei Huang sambil menunjuk wajah Tuan muda Mu Cheng Yi.


Suaranya terdengar bergetar menunjukkan jika saat ini orang nomor satu di kekaisaran jiahu itu benar-benar sedang dalam mode marah, dia tak lagi bisa menenangkan hati dan juga pikirannya, dan Ingin secepatnya melenyapkan orang-orang yang telah merongrong kekuasaannya dan juga mencari celah untuk bisa menyerangnya dari belakang secara diam-diam.


Permaisuri Xue Yi memegang dadanya yang terasa sesak, bahkan saat ini nafasnya pun terlihat sangat berat, betapa dia tak menyangka jika pada akhirnya Kaisar Wei Huang akan mengetahui segala macam perbuatan buruknya selama ini di istana kekaisaran, kemudian mengumumkan hukuman mati untuk dirinya di hadapan semua orang, bahkan kedua putranya pun saat ini terlihat penuh kesedihan.


Permaisuri Xue Yi mencoba untuk menggerakkan badannya dan beringsut ke arah selir Xuan Yang, Dia sangat yakin kalau selir Xuan yang pasti akan membela kedua orang putranya, dia pun segera bersujud di hadapan selir terbuang dari Kaisar Wei Huang itu agar mau membantu dirinya untuk membujuk sang Kaisar agar dia mau mengampuni nyawa kedua putranya.


"Selir Xuan Yang, aku tahu selama ini terlalu banyak menyakitimu dan juga berbuat jahat terhadapmu, namun bisakah kau membantuku untuk pertama dan juga terakhir kalinya, agar membujuk yang mulia untuk memberi belas kasih terhadap kedua orang putraku? mereka tidak bersalah! Jikka memang aku harus dihukum, aku bersedia menerimanya. Tapi tidak dengan putraku!" ucap permaisuri Xue Yi dengan isak tangis yang tak lagi bisa dibendung.

__ADS_1


Namun belum juga selir Xuan Yang menjawab ucapan dari wanita nomor satu di kekaisaran jiahu itu, nyatanya seorang gadis telah melangkahkan kakinya menuju ke arah sang ibu saat ini, kemudian segera menjawab ucapan dari permaisuri Xue Yi.


"Dimana keangkuhanmu selama ini, permaisuri? bukankah kau merupakan seorang yang sangat penting dalam kehidupan sang Kaisar dan lihatlah! Bahkan saat ini kau tengah mengemis di bawah kaki ibuku! Tidakkah Kau mengingat jika selama ini kau terlalu banyak melakukan kesalahan sehingga hampir saja merenggut nyawaku bersama ibu selir? kalau kau lupa, aku bisa mengingatkan kembali semua yang telah kau lakukan terhadap kami berdua."


"Dan sekarang kau masih memiliki muka untuk meminta perlindungan dari ibuku? Apa kau masih manusia, permaisuri Xue Yi?" tanya Xuan Jian.


Permaisuri Xue Yi segera berbalik ke arah Xuan Jian, dia pun melakukan hal yang sama untuk memohon agar putri dari selir itu bersedia membantunya, untuk menyelamatkan kedua anak laki-lakinya itu.


Namun ternyata Xuan Jian bukanlah seorang gadis bodoh yang bisa ditundukkan begitu saja, dia pun segera membalas ucapan dari permaisuri dengan sangat kasar dan juga frontal.


"Jika yang mulia Kaisar mengampuni kedua putramu saat ini, maka di kemudian hari keduanya akan menjadi duri dalam kehidupan kami semua di istana kekaisaran! Aku masih belum lupa jika kau adalah dalang dari semua masalah yang selama ini menimpa hidupku dan juga Ibuku dan jika Hari ini aku mengampuni mereka, maka di masa depan mereka akan datang ke istana kekaisaran ini untuk menuntut balas atas kematian ibunya." ucap Xuan Jian.


Apa kau pikir aku begitu bodoh sehingga membiarkan mereka membalas dendam terhadapku? Sepertinya kau salah menilai orang, permaisuri Xue Yi. Bahkan saat ini aku datang ke sini, karena ingin meminta agar Kaisar Wei Huang menghukum kedua anak itu sama seperti kalian semua! bahkan seluruh anggota keluarga Xue beserta seluruh keluarga bangsawan Mu harus dimusnahkan agar tak lagi ada pemberontakan."


"Itu sebagai peringatan untuk siapapun yang berani menentang kebijakan kekaisaran, maka dia dan seluruh keluarganya akan mengalami hal yang sama seperti yang saat ini kalian terima. Ingat itu dan jangan pernah mengeluh karena inilah balasan yang setimpal untuk seluruh kesalahanmu di masa lalu." lanjut Xuan jian dengan panjang lebar.

__ADS_1


__ADS_2