
Tian Li Wei melengkungkan senyuman tipis, dia benar-benar sangat puas dengan jawaban yang diucapkan oleh Xuan Jian, gadis kecilnya itu benar-benar sangat menakjubkan, bahkan untuk sekedar menjawab pertanyaan dari lamaran yang diajukan oleh kaisar Tian Wo berhasil membuat semua orang yang berada di aula pesta terbelalak kaget.
Bahkan para nona muda terlihat memelototkan matanya ke arah gadis kecil itu, mereka tak menyangka jika pangeran kedua akan melamar Xuan Jian dan menjadikannya sebagai permaisurinya, padahal selama ini banyak sekali nona muda yang berharap bisa menjadi pasangan dari pangeran bertopeng itu.
Meskipun pangeran kedua selalu menggunakan topeng yang menutupi setengah wajahnya, namun mereka memiliki keyakinan yang sama, jika pemuda itu memang benar-benar mempunyai ketampanan yang tersembunyi, bahkan bisa jadi lebih dari putra mahkota.
Seorang nona muda tiba-tiba saja berdiri dari kursi yang didudukinya, dia menatap berang ke arah Xuan Jian yang menerima begitu saja lamaran yang diutarakan oleh kaisar Tian Wo, nona muda itu merasa benar-benar sangat kecewa, karena dirinya selama ini telah menyimpan perasaan terhadap pangeran kedua selama beberapa tahun terakhir.
Shen Yue adalah seorang nona muda dari keluarga bangsawan Shen, dia merupakan putri pertama dari perdana menteri kanan yang telah begitu lama memimpikan pangeran kedua untuk bisa menjadi miliknya.
Namun saat ini terlihat wajah nona muda itu menghitam, karena ternyata pangeran kedua telah dijodohkan oleh kaisar Tian Wo dengan putri seorang Kaisar dari kekaisaran jiahu. Apalagi dia sangat mengetahui tentang rumor yang beredar bahwa Xuan Jian hanyalah seorang putri terbuang dan tidak pernah memiliki status apapun di istana kekaisarannya.
"Mohon maafkan kelancangan hamba, yang mulia. Tidak kah yang mulia memikirkan tentang nama baik pangeran kedua, mengingat Putri Xuan Jian hanyalah seorang putri yang terbuang. Bukankah itu akan membuat pangeran kedua mendapatkan cibiran di hadapan rakyat dan juga keluarga istana kekaisaran? Karena menerima seorang gadis yang tidak diakui oleh keluarganya." ucap Shen Yue sambil menangkupkan tangannya di hadapan Kaisar Tian Wo.
Mendengar hal itu pangeran kedua langsung memelototkan matanya, dia tak menyangka jika putri dari perdana menteri kanan akan memiliki keberanian untuk mengucapkan kata-kata yang sangat tajam dan juga menyakitkan hati.
__ADS_1
Dengan segera pemuda itu pun berdiri dari kursinya dan menunjuk ke arah Shen Yue. "Hentikan omong kosongmu, Nona muda Shen Yue. Jika kau berharap bahwa pangeran ini akan berpaling padamu, hanya karena mendengar rumor buruk tentang Putri Xuan Jian, maka kau salah! Karena sebetulnya rumor buruk itu juga ada padamu, tak hanya merupakan seorang gadis yang sangat manja namun kau juga tidak memiliki hati nurani dan sering menyiksa para pelayanmu." ucap pangeran kedua sambil menatap tajam ke arah Nona muda Shen Yue yang saat ini terlihat menundukkan kepalanya.
Gadis itu tak menyangka Jika ternyata pangeran kedua akan membela Xuan Jian, awalnya dia berpikir jika Pangeran Tian Li Wei akan berterima kasih padanya, karena telah mengingatkan Kaisar Tian Wo jika gadis yang akan dijodohkan dengannya itu merupakan seorang yang sangat buruk dan juga bodoh.
Perdana Menteri kanan hanya bisa menundukkan kepalanya, saat ini dia benar-benar sangat malu, karena putri kesayangannya itu telah berbuat sesuatu yang membuat nama baiknya hancur. Apalagi pangeran kedua dengan terang-terangan mengatakan jika putrinya itu memiliki perangai yang tidak baik, membuat wajah Perdana Menteri kanan langsung menghitam.
Dia sangat malu dan tak tahu harus berbuat seperti apa saat ini di hadapan semua orang.
"Tapi pangeran, Apa yang ku ucapkan adalah sebuah kebenaran. Putri Xuan Jian tinggal di sebuah gubuk bobrok yang berada di ujung paling belakang istana kekaisaran jiahu bersama ibunya, karena dia merupakan seorang pembawa sial. Bagaimana jika hal itu terjadi di istana kekaisaran longzhu?" tanya Shen Yue.
Bahkan seringkali melakukan berbagai macam cara untuk bisa mendekatinya. "Nona muda Shen Yue, meskipun banyak rumor buruk tentang Putri Xuan Jian, namun pangeran ini menerima dengan senang hati semua hal tentangnya, yang terpenting bagi pangeran ini, dia adalah seorang gadis yang memiliki harga diri, selalu berpakaian tertutup dan juga tidak pernah mengejar pria yang memang tidak menyukainya, apalagi menggunakan berbagai macam trik untuk bisa menjerat seseorang agar bisa menjadi miliknya." ucap Pangeran kedua sambil menyunggingkan seringaian tipis ke arah Shen Yue.
Gadis itu langsung terbelalak kaget, karena merasa jika ucapan yang dilontarkan dari mulut Pangeran kedua merupakan sebuah sindiran untuknya yang selama ini terus saja mengejar cinta pangeran kedua dengan berbagai macam cara, apalagi dia juga sering menggunakan pakaian yang sangat terbuka untuk bisa menarik perhatian pangeran itu.
"Apa maksudmu, pangeran?" tanya Shen Yue berpura-pura tidak mengerti maksud dari ucapan Tian Li Wey, namun pemuda itu segera menyunggingkan senyuman manis, kemudian menjawab dengan sangat santai.
__ADS_1
"Putri Xuan Jian tidak memiliki perangai buruk sepertimu, yang selalu menyiksa pelayan dan juga bertindak sombong di hadapan orang-orang yang kau pikir lebih rendah derajatnya dibandingkan dirimu. Bahkan dia selalu berpenampilan sederhana dan tidak pernah memperlihatkan anggota tubuhnya, untuk bisa mendapatkan perhatian dari seorang pria." ucap Pangeran kedua mempertegas maksud dari ucapannya.
Mendengar hal itu tentu saja membuat Shen Yue benar-benar merasa berang, dia tak menyangka Jika ternyata Tian Li Wei akan membela Xuan Jian mati-matian, bahkan dirinya yang selama ini telah mengenal Tian Li Wei sejak keduanya masih kecil, tidak pernah bisa mendapatkan perhatian dari pemuda itu.
Namun apa yang dia lihat dari gadis kecil yang saat ini duduk dengan santai di hadapan mereka semua? dia bahkan mencela seluruh kelakuan Shen Yue di hadapan semua orang.
Kaisar Wei Huang melukiskan senyuman tipis, dia benar-benar sangat bangga dengan calon menantunya itu, karena telah berani membuat pembelaan di hadapan semua orang. Bahkan dia tidak merasa malu dengan rumor yang beredar di luaran, tentang keburukan dari Xuan Jian.
Sementara gadis kecil itu akhirnya menghentikan kegiatannya untuk menikmati seluruh hidangan, yang ada di atas meja. Matanya sejenak menatap ke arah Shen Yue yang sejak tadi terus saja mencibir dan juga memperoloknya di hadapan semua orang.
Kemudian bibir tipis gadis itu berkedut dan mengucapkan sebuah kalimat panjang yang benar-benar menusuk, hingga membuat Shen Yue langsung menundukkan wajahnya.
"Apakah di kekaisaran longzhu ini seorang putri dari Perdana Menteri boleh memperolok putri dari seorang Kaisar? Jika memang seperti itu, maka aku tidak bersedia untuk jadi menantu di kekaisaran ini, karena ternyata status seorang Kaisar lebih rendah dibandingkan putri dari seorang perdana menteri." ucap Xuan Jian dengan sarkas.
Gadis itu segera bangkit dari kursi yang didudukinya, dan mengajak seluruh anggota keluarganya untuk pergi dari aula pesta kekaisaran longzhu untuk Kembali menuju ke istana kekaisaran jiahu.
__ADS_1
"Ayo kita pergi!" ucap Xuan Jian seraya menggandeng tangan selir Xuan Yang, dia tak ingin berlama-lama berada di aula pesta istana itu, karena ternyata Kaisar Tian Wo sedikitpun tidak tergerak untuk membelanya.