Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 145


__ADS_3

Kaisar Wei Huang mengedarkan pandangannya ke arah semua orang yang saat ini berada di dalam aula, kemudian memanggil para prajurit untuk berkumpul. Sepertinya bandit hutan dan juga para perampok itu sudah tidak memiliki rasa segan lagi terhadapnya, sehingga berani melakukan kejahatan di dalam istana kekaisaran pada saat tengah berlangsungnya pesta.


Para prajurit pun segera berdatangan, mereka berbaris dengan sangat rapi di halaman istana kekaisaran, sehingga menimbulkan pertanyaan dari rakyat yang saat ini masih menikmati kemegahan pesta yang diadakan oleh istana kekaisaran.


Namun melihat Kaisar Wei Huang beserta para pejabat kekaisaran mulai berkumpul di halaman istana, membuat rakyat akhirnya berhenti menikmati kemewahan itu. Mereka mulai berdiri mengikuti deretan para prajurit, untuk mendengarkan pengumuman yang akan disampaikan oleh penguasa kekaisaran.


"Dengarkan perintah zhen! Saat ini bandit hutan dan juga para perampok telah beraksi dengan menculik selir Feng Ling dan selir Xiao Xia. Segeralah pergi menuju ke hutan bambu dan bawa 10 kereta barang yang akan segera disiapkan oleh para pelayan sebentar lagi. Dan ingat untuk tidak melakukan sesuatu tanpa rencana yang matang, pastikan bahwa kedua orang selir zhen dalam keadaan baik-baik saja." ucap Kaisar Wei Huang.


Para prajurit pun langsung menganggukkan kepalanya, mereka mengerti bahwa saat ini telah terjadi kekacauan di dalam istana kekaisaran, apalagi sejak tadi mereka juga tak melihat keberadaan dari kedua orang selir itu.


Akhirnya setelah menunggu sekian lama, 10 kereta barang pun telah siap dan diisi dengan berbagai macam harta benda yang berharga milik istana kekaisaran, Kaisar Wei Huang langsung bergerak untuk memeriksa semua barang bawaan itu dengan sangat teliti, dia tak ingin ada kesalahan sedikitpun.


Dua ratus orang prajurit dari paviliun anggrek saat ini bahkan bersiap paling depan, mereka akan memulai rencana yang sebelumnya telah disusun oleh Xuan Jian, dalam menyelamatkan kedua orang selir itu dari tangan para perampok dan juga bandit hutan.


Semua orang yang hadir di sana menyaksikan bagaimana Kaisar Wei Huang mempersiapkan segala sesuatu yang diminta oleh para bandit dan juga perampok, bahkan penguasa kekaisaran jiahu itu sama sekali tidak memerintahkan prajuritnya untuk menyerang kedua kelompok itu, dia hanya akan melakukan pertukaran kedua orang selirnya itu dengan harta yang dimiliki oleh istana kekaisaran.

__ADS_1


Sepertinya memang benar, Kaisar Wei Huang begitu menyayangi kedua orang selirnya, sehingga pria itu akan melakukan berbagai macam cara untuk bisa menyelamatkan orang-orang yang dicintainya. Hal itu bisa tertangkap jelas dari mata dan juga cara bicaranya.


Dari bagaimana Kaisar itu bersikap, setelah mengetahui nasib malang yang menimpa kedua orang selirnya, bahkan saat ini beberapa perampok dan bandit hutan yang sengaja masih bertahan di sekitar istana itu terlihat melengkungkan senyuman tipis, sepertinya saat ini rencana mereka telah berhasil.


Sebentar lagi semua koin emas dan juga perhiasan yang ada di dalam 10 kereta itu akan segera menjadi milik mereka, apalagi Kaisar Wei Huang sama sekali tidak memerintahkan para prajuritnya untuk menyerang.


Setelah yakin tidak ada kekurangan sama sekali dalam pengaturan harta yang akan dikirim menuju hutan bambu, akhirnya pasukan prajurit kekaisaran jiahu mulai melangkahkan kakinya. Satu persatu dari mereka menaiki kuda, kemudian memacunya dengan gerakan yang sangat lambat, mengingat saat ini ada 10 Kereta barang yang juga harus mereka jaga.


Xuan Jian melirik ke arah Ciu Lan, gadis itu seolah tengah memberikan kode kepada pelayan kesayangannya. Qing Yuan yang melihat gerak-gerik dari saudara perempuannya hanya bisa mengerutkan dahi, dia masih belum mengetahui rencana apa yang saat ini dimiliki oleh Xuan Jian?


Xiu Lan segera mengajak selir Xuan Yang untuk kembali menuju ke paviliun anggrek, dia harus memastikan keamanan untuk ibu dari Xuan Jian itu. Kode yang diberikan oleh Putri Xuan Jian sudah jelas untuk dirinya, walau diungkapkan tanpa kata-kata.


Dia sudah mengerti bahwa saat ini Putri Xuan Jian memintanya untuk menjaga selir Xuan Yang, bahkan mata gadis pelayan itu bisa membedakan antara rakyat kekaisaran dan juga para bandit ataupun perampok yang saat ini menyamar.


"Mari yang mulia, anda harus segera beristirahat." ucap Xiu Lan.

__ADS_1


Selir Xuan Yang melirik ke arah pelayan putrinya itu, rasa enggan terlihat dari wajahnya. Namun melihat raut keseriusan dari Xiu Lan, membuat wanita itu mengerti bahwa saat ini ada bahaya yang tengah mengintainya, sehingga mau tak mau dia pun mengikuti perintah dari gadis pelayan itu tanpa protes sedikitpun.


Akhirnya selir Xuan Yang didampingi oleh Mei Ling dan juga Xiu Lan kembali ke paviliun anggrek, kedua gadis pelayan itu saat ini bahkan mendampingi sang selir. Keduanya tak mungkin membiarkan junjungan mereka sendirian di dalam kamarnya, apalagi saat ini keadaan istana masih belum aman.


Masih ada para penjahat yang berseliweran diantara rakyat kekaisaran, mereka menggunakan berbagai macam cara untuk menyamar, agar berhasil memasuki wilayah istana kekaisaran.


Xuan Jian berjalan ke arah beberapa orang prajurit, dia terlihat seperti seorang gadis bodoh saat ini. Hal itu tentu saja mengecoh para perampok dan bandit yang saat ini mengawasinya, mereka sangat yakin jika Putri Xuan Jian tidak memiliki kemampuan apapun, sehingga mereka tak perlu berhati-hati dengan gadis kecil itu.


Para prajurit langsung menundukkan kepala di depan Putri Xuan Jian, mereka melihat kode dari tangan gadis kecil itu, hingga akhirnya satu persatu dari para prajurit mulai meninggalkan halaman istana, untuk kembali menuju lapangan, mereka akan melakukan pelatihan agar menjadi semakin kuat dan kuat.


Sedangkan para bandit dan juga perampok mulai meninggalkan istana kekaisaran dengan wajah yang sumringah, mereka akan segera memberikan informasi yang sangat penting ini terhadap pimpinan yang berada di hutan, akan sangat menyenangkan jika mereka memiliki banyak sekali harta benda seperti anggota keluarga kekaisaran, apalagi saat ini 10 Kereta barang telah mengangkut banyak sekali benda-benda berharga dari dalam istana untuk diserahkan kepada para bandit dan juga perampok.


Kepergian orang-orang itu tak luput dari pantauan beberapa pasang mata, yang sebelumnya memang telah dipersiapkan oleh Xuan Jian, dia sangat yakin bahwa para perampok dan juga bandit hutan itu tidak mungkin sepenuhnya pergi ke hutan bambu, pasti ada beberapa orang yang tertinggal di wilayah istana kekaisaran untuk melihat keadaan.


Sehingga dirinya tadi segera menemui Kaisar Wei Huang untuk menyusun sebuah rencana, yang pastinya akan membuat kedua kelompok yang telah berani menimbulkan kekacauan di dalam istana kekaisaran itu akhirnya akan jera. Tidak mudah untuk membohongi putri Xuan Jian, gadis kecil itu terlalu pandai, sehingga dia bisa mendeteksi keberadaan musuh yang tak terlihat sekalipun.

__ADS_1


Bahkan orang-orang yang bekerja di bawah perintahnya memiliki kemampuan yang jauh lebih hebat, dibandingkan para prajurit ataupun kelompok dari kedua kubu, yang saat ini berusaha mencari keuntungan dari orang-orang di istana kekaisaran.


__ADS_2