Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 49


__ADS_3

Akhirnya permaisuri Xue Yi pun terdiam di tempatnya, dia baru saja mendapatkan hukuman dari Kaisar Wei Huang, meskipun hingga saat ini nyawanya masih ada di badan, namun entah itu besok ataupun lusa sudah dipastikan bahwa Kaisar Wei Buang akan segera menghukum mati dirinya di hadapan semua orang.


Permaisuri Xue Yi hanya ingin menyelamatkan kedua putranya karena meski bagaimanapun sebagai seorang ibu, pasti dia tak ingin putra kandungnya sendiri, mengalami masalah dan juga penderitaan. Cukup saja dirinya bersama tuan muda Mu Cheng Yi yang harus menerima semua hukuman itu.


Perdana Mentri Xue bahkan saat ini tengah memikirkan cara agar dirinya bisa kabur dari cengkraman Kaisar, dia pun melirik ke kiri dan ke kanan berharap jika saat ini ada salah seorang bahkan lebih dari anak buahnya yang berdiri di sana, namun setelah berkali-kali dia mengedarkan pandangan di tempat itu, ternyata tidak ada satu orang pun dari mereka.


Permaisuri Xue Yi hampir saja dibuat gila karena ucapan panjang lebar yang diucapkan oleh Xuan Jian, dia tak menyangka jika gadis kecil itu bahkan berniat untuk menambah hukuman mereka.


Meskipun selama ini dia seringkali bertemu dan juga menghina sekaligus menyiksa gadis itu, nyatanya ini baru pertama kalinya permaisuri Xue Yi berhadapan langsung dengan Xuan Jian yang baru, dia hampir saja terkena serangan jantung karena tak menyangka akan serangan balasan yang akan dilancarkan gadis itu.


Kaisar Wei Huang melirik ke arah Xuan Jian yang saat ini tengah berdiri sambil bertolak pinggang di hadapan permaisuri, tentu saja sebagai seorang ayah sekaligus Kaisar dia pasti akan memenuhi keinginan dari putri kandungnya itu untuk memberi tambahan hukuman kepada orang-orang yang telah berani menyakiti keluarganya.


Dia tidak akan pernah berbelas kasihan terhadap siapapun, karena selama ini nyatanya keluarganya pun banyak dijadikan sasaran kejahatan oleh orang-orang yang memiliki niat terselubung, sehingga jika hanya untuk menghancurkan seluruh keluarga bangsawan Xue dan juga bangsawan Mu itu bukanlah hal yang sulit.


Kaisar memanggil prajurit dan mengumumkan titahnya dengan sangat lantang, di hadapan seluruh rakyat kekaisaran jiahu sebagai saksi.


"Prajurit..!" teriak Kaisar Wei Huang.

__ADS_1


Para prajurit segera berlari kemudian membungkuk di hadapan sang Kaisar, menunggu perintah yang akan diberikan oleh orang nomor satu dari kekaisaran jiahu itu.


"Tangkap seluruh anggota keluarga bangsawan Mu dan juga bangsawan Xue, pastikan kalian tidak meninggalkan satu orang pun dan seret mereka semua ke tempat ini seperti yang diinginkan oleh putriku! Mereka semua akan mendapatkan hukuman yang sama, karena berani menutup mulut dan juga tidak memberikan informasi terhadap zhen sebagai seorang penguasa di seluruh wilayah kekaisaran ini." ucap Kaisar dengan panjang lebar.


Hal itu tentu saja membuat kedua keluarga akhirnya saling bertatapan, mereka tak menyangka jika Kaisar Wei Huang akan mengabulkan keinginan dari Putri Xuan Jian, ternyata setiran-tirannya Kaisar, nyatanya tidak sekejam Putri Xuan Jian, sangat pantas untuknya saat ini jika diberi julukan Putri kejam dari sang Kaisar Tiran.


Para prajurit pun segera membungkuk, kemudian mereka berlarian untuk segera keluar dari istana dan melaksanakan perintah yang diberikan oleh kaisar mereka. Saat ini ada sekitar 600 orang prajurit yang telah bersiap, kemudian mereka akan membagi dua kelompok, di mana sebagian akan mengunjungi kediaman bangsawan Mu dan sebagian lagi akan berkunjung menuju kediaman bangsawan Xue untuk menyeret anggota keluarga dari kedua bangsawan itu.


Takyat kekaisaran tersenyum mengetahui hal itu, selama ini mereka memang memiliki dendam terhadap keluarga bangsawan Mu yang selalu saja melakukan penindasan terhadap rakyat kecil, namun kali ini bahkan tanpa mereka duga, akhirnya Kaisar akan segera melenyapkan seluruh anggota keluarga bangsawan Mu tepat di hadapan mereka.


Mereka semua nampak sangat terkejut tiba-tiba saja kediaman kedua bangsawan itu dikepung kemudian para prajurit masuk dan menangkap seluruh penghuni kediaman tanpa terkecuali, mereka pun diseret menuju lapangan yang ada di depan Istana kekaisaran.


Permaisuri Xue Yi, tuan muda Mu Cheng Yi dan juga Perdana Menteri Xue saat ini telah berada di tempat pesakitan, kedua tangan mereka terlihat diikat dengan sangat kuat kebelakang, akhirnya keluarga mereka mengerti bahwa penangkapan yang dilakukan oleh para prajurit di kediaman mereka merupakan salah satu hukuman, dimana sang Kaisar tidak akan pernah melewatkan satu orang pun dari anggota keluarga kedua bangsawan itu untuk hidup.


Artinya meskipun selama ini mereka bersikap baik dan tidak melakukan perlawanan apapun terhadap Kaisar, akan tetap mendapatkan hukuman karena selama ini tidak pernah memberikan informasi keterlibatan keluarganya dalam rencana pemberontakan terhadap kekuasaan Kaisar Wei Huang.


Bruk...

__ADS_1


Bruk...


Bruk...


Para prajurit pun segera mendorong seluruh anggota keluarga dari bangsawan Mu dan juga bangsawan Xue di hadapan Kaisar Wei Huang dengan tidak berperasaan, bahkan beberapa orang terlihat ditendang agar menjatuhkan diri di hadapan orang nomor satu di kekaisaran jiahu itu.


Para prajurit pun terlihat sangat geram dengan kelakuan dari keluarga bangsawan itu, nyatanya selama mereka bertugas di kekaisaran, banyak sekali anggota keluarga dari kedua bangsawan itu yang seringkali mencibir dan menghina setiap melangkahkan kaki, masuk ke dalam istana kekaisaran.


"Siapkan hukuman penggal untuk mereka semua!" ucap Kaisar Wei Huang mengejutkan seluruh anggota keluarga bangsawan Mu dan juga bangsawan Xue yang baru saja diseret menuju lapangan kekaisaran, mereka benar-benar tak menduga jika saat ini bahkan Kaisar Wei Huang tak memberikan kesempatan untuk membela diri dan langsung menjatuhkan hukuman mati untuk mereka semua.


Akhirnya acara eksekusi pun dimulai, seluruh anggota keluarga bangsawan Mu dan juga bangsawan Xue kini telah tinggal nama, bahkan permaisuri Xue Yi sebagai seorang wanita nomor satu di kekaisaran jiahu hari ini telah mati, karena melakukan kesalahan yang sangat fatal, sehingga Kaisar Wei Huang tak lagi memberikan kesempatan untuk dirinya bernafas, meskipun hanya sehari saja.


Saat itu juga Kaisar Wei Huang langsung menyuruh algojonya untuk segera menebas leher dari seluruh musuhnya. Hingga akhirnya lapangan yang berada di depan Istana kekaisaran berubah warna menjadi kemerahan karena banyaknya nyawa yang telah direnggut secara paksa oleh pedang para algojo.


Setelah kematian permaisuri Xue Yi dan juga seluruh keluarga kedua bangsawan itu, suasana kekaisaran menjadi lebih tenang dan tentram. Tak ada lagi orang yang berani berkasak kusuk di belakang, bahkan mereka terlihat sangat takut jika sampai menyinggung salah seorang anggota istana kekaisaran, mengingat kejadian tempo lalu bagaimana Sang Putri Xuan Jian dengan entengnya meminta kepada kaisar Wei Huang agar seluruh keluarga dari kedua bangsawan itu dilenyapkan.


Bahkan kedua orang pangeran yang merupakan Putra kandung dari permaisuri saat ini telah berada di rumah perbudakan, mereka telah dilelang oleh kaisar Wei Huang untuk dijadikan pelayan ataupun pengawal di rumah para bangsawan. Namun Kaisar tidak membiarkan kedua anak itu tetap tinggal di kekaisaran jiahu, dia dengan sengaja menjual keduanya di kekaisaran lain.

__ADS_1


__ADS_2