Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 88


__ADS_3

Tian Li Wei membelakan matanya melihat Xuan Jian yang saat ini telah menggandeng tangan selir Xuan Yang dan mengajak seluruh anggota keluarganya untuk keluar dari dalam aula pesta, dengan segera pemuda itu pun bergerak untuk menghalangi langkah dari calon permaisurinya, dan memintanya untuk kembali duduk di kursi seperti semula.


Bahkan Kaisar Tian Wo yang sejak tadi hanya terdiam, akhirnya segera tersadar dari lamunannya. Jika saat ini ternyata salah seorang putri dari perdana menterinya itu, telah menyinggung anggota keluarga kekaisaran jiahu di hadapan matanya.


"Mohon tunggu sebentar, zhen akan segera menyelesaikan masalah ini." ucap Kaisar Tian Wo dengan sangat sopan.


Namun Xuan Jian tidak mau menghentikan langkahnya, begitu juga dengan seluruh anggota keluarga istana kekaisaran jiahu, mereka terlalu kecewa dengan tindakan dari seluruh anggota keluarga istana kekaisaran longzu, yang membiarkan tindakan lancang yang dilakukan oleh seorang putri dari perdana menteri.


Kaisar Tian Wo bergegas bangkit dari singgasananya, kemudian berjalan ke arah Kaisar Wei Huang dengan sangat terburu-buru. Pria paruh baya itu pun segera menarik pergelangan tangan Kaisar Wei Huang dan memohon padanya untuk tetap tinggal.


"Mohon maafkan kesalahan zhen yang telah teledor dan membiarkan Tuan Putri Xuan Jian dihina di depan mata zhen sendiri." ucap Kaisar Tian Wo.


Mendengar hal itu, Kaisar Wei Huang melirik ke arah putrinya, kemudian segera mengajak Xuan Jian kembali menuju kursi yang sejak tadi mereka duduki.


"Ayo kembali Putri Xuan Jian, kita selesaikan masalah ini baik-baik." ucap Kaisar Wei Huang.


Xuan Jian terlihat menggembungkan pipinya, saat ini dia benar-benar merasa kesel karena ternyata Kaisar Wei Huang sangat mudah untuk dibujuk. Gadis itu pun menghentakkan kedua kakinya di atas lantai dengan sangat kencang, kemudian bergerak kembali untuk duduk di kursi yang sejak tadi dia tempati.

__ADS_1


Ketiga orang selir Kaisar Wei Huang mengikuti langkah gadis kecil itu, begitu juga dengan Qing Yuan dan juga Kaisar Wei Huang.


"Katakan pada zhen, apa yang kau inginkan sebagai kompensasi atas kesalahan yang dilakukan oleh Putri Perdana Menteri?" ucap Kaisar Tian Wo yang sudah kembali duduk di singgasananya.


Xuan Jian sejenak berpikir, kemudian gadis itu pun melengkungkan seringaian tipis, sepertinya saat ini dia akan segera menyiksa putri dari Perdana Menteri Shen itu dengan meminjam tangan Kaisar Tian Wo.


"Karena yang mulia sendiri yang bertanya kepada putri ini, maka putri ini akan memberitahukan hukuman yang pantas untuk seorang nona muda yang lancang dan tidak memiliki sopan santun seperti dia. Putri ini hanya menginginkan agar perdana menteri Shen dicopot dari jabatannya sebagai seorang Perdana Menteri, kemudian Nona muda Shen Yue diberikan hukuman 20 kali pukulan papan selama 40 hari berturut-turut dan tidak diperkenankan untuk kembali ke dalam kediamannya, dia harus berada di dalam penjara bawah tanah selama menjalankan hukumannya." ucap Xuan Jian.


Mata semua orang pun terbelalak kaget, mereka tak menyangka Jika putri dari Kaisar Wei Huang itu akan meminta sebuah hukuman yang sangat berat, apalagi untuk perdana menteri Shen, yang saat ini terlihat memelototkan matanya, dia tak benar-benar tak percaya jika gadis itu akan menggunakan kesalahan putrinya, untuk membuat dia kehilangan jabatan yang selama ini diagungkannya.


Apalagi Shen Yue yang mendengar hukuman 20 kali pukulan papan selama 40 hari, membuat gadis itu langsung terjatuh di lantai dan bersujud di hadapan Kaisar Tian Wo.


Perdana Menteri Shen segera menghadap dan bersujud dihadapan Kaisar Tian Wo, dia akan segera meminta keringanan atas hukuman yang diberikan oleh Putri Xuan Jian, mengingat dirinya tidak melakukan kesalahan apapun.


Bagaimana bisa dia dicopot dari jabatan yang selama ini diembannya? Apalagi pria paruh baya itu telah mendapatkan banyak sekali keuntungan, karena jabatannya itu. Bahkan Shen Yue terlihat menangis tersedu-sedu dan berusaha untuk memohon agar Kaisar Tian Wo tidak mengabulkan permintaan dari gadis kecil itu.


"Mohon pikirkan kembali permintaan dari tuan putri Xuan Jian yang mulia Kaisar, walau bagaimanapun hamba tidak pernah melakukan kesalahan. Jika memang putri hamba bersalah, mohon berikan hukuman yang lebih ringan untuknya. Jangan jadikan hal itu sebagai sebuah kesalahan besar, karena ini hanyalah kesalahpahaman semata." ucap perdana menteri Shen sambil bersujud dihadapan Kaisar Tian Wo.

__ADS_1


Begitu juga dengan Shen Yue yang saat ini meratap sedih di hadapan sang Kaisar, "Mohon ampuni hamba, yang mulia. Bagaimana bisa hamba menerima hukuman berat seperti itu? Sedangkan hamba bahkan tidak mencelakakan tuan putri Xuan Jian." ucap Shen Yue.


"Kau memang tidak mencelakakan putri Xuan Jian, tapi ucapanmu itu telah menghina seorang putri Kaisar dan itu merupakan sebuah kesalahan besar." ucap Qing Yuan tiba-tiba, sambil berdiri dari kursinya.


Sepertinya pemuda itu benar-benar sangat kesal dengan tindakan anak dan ayah yang benar-benar tidak tahu malu, kaisar Tian Wo terlihat berpikir sejenak, tak lama kemudian pria paruh baya itu pun segera mengumumkan keputusannya.


"Demi untuk menghormati keinginan dari calon menantu kekaisaran longzhu, maka dengan ini zhen mengumumkan bahwa perdana menteri Shen akan dicopot dari jabatannya, dan Nona muda Shen Yue akan mendapatkan hukuman 20 kali pukulan papan, selama 40 hari berturut-turut dan mendapatkan kurungan selama 40 hari di penjara bawah tanah." ucap Kaisar Tian Wo.


Sepertinya orang nomor satu di kekaisaran longzhu itu tidak mudah untuk dibodohi, apalagi selama ini dia telah mengetahui tindak-tanduk dari perdana menterinya, yang selalu melakukan kecurangan di belakang.


Dia bahkan sangat bersyukur karena hari ini putri dari perdana menteri itu melakukan kesalahan besar sehingga membuat Xuan Jian sangat marah, dengan begitu dia memiliki kesempatan untuk bisa menjatuhkan perdana menteri dari posisinya tanpa harus menunjukkan bukti-bukti yang cukup, untuk bisa menghukumnya.


Sedangkan permaisuri Chu Rong Xie nampak melotot, mendengar ucapan dari Kaisar Tian Wo, dia benar-benar sangat kesal karena suaminya itu bersedia mengabulkan permintaan tidak masuk akal dari Xuan Jian.


Padahal selama ini permaisuri Chu Rong Xie telah banyak memiliki kerjasama dengan perdana menteri Shen, hal itu tentu saja membuat sang permaisuri benar-benar berang dengan calon menantunya itu, jika saja ini bukan di dalam aula, mungkin wanita itu akan segera menyeret tubuh kecil Xuan Jian dan melemparkannya ke kandang binatang buas, agar dia tahu bahwa masih ada seorang permaisuri yang harus dihormatinya, sebelum meminta sesuatu kepada kaisar Tian Wo.


"Gadis kecil ini benar-benar menyusahkan!" gumam permaisuri Chu Rong Xie dengan suara yang sangat pelan.

__ADS_1


Bruk...


Bruk...


__ADS_2