
Wajah Jiang Wanxi terlihat menghitam, dia benar-benar tak menduga jika Kaisar Tian Wo akan memberikan hukuman yang begitu berat terhadap ayahnya, apalagi selama ini bangsawan Jiang terkenal sebagai orang yang paling jujur di seluruh wilayah kekaisaran longzhu.
Tapi saat ini namanya seolah tak lagi dianggap oleh penguasa kekaisaran, hingga dia dengan kasarnya diseret oleh para prajurit, untuk dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah bersama dengan para penjahat yang lainnya.
"Apa kesalahan ayah hamba? Hingga yang mulia dengan begitu tega menjebloskannya ke dalam penjara bawah tanah. Bukankah itu tempat untuk para penghianat dihukum?" tanya Jiang wanxi sambil menatap tajam ke arah Kaisar Tian Wo.
Gadis itu sepertinya tidak setuju melihat ayahnya diseret bagaikan seorang pesakitan, terlebih semua orang juga mengetahui bagaimana etika yang dimiliki oleh seluruh anggota keluarga bangsawan Jiang di hadapan semua orang. Mereka bahkan tidak pernah berbicara kasar dan selalu menghormati orang-orang, tapi lihatlah saat ini, bahkan Kaisar Tian Wo sendiri seolah tega berbuat ketidakadilan terhadap ayahnya.
Semua orang yang hadir di aula langsung memelototkan matanya, mereka tak percaya gadis itu berani mengeluarkan kata-kata yang sedemikian sarkas terhadap pria yang paling berkuasa di kekaisaran longzhu, bahkan saat ini wajahnya terangkat dengan sangat angkuh di hadapan semua orang.
Pangeran Tian Li Wei melirik ke arahnya, kemudian melengkungkan sebuah seringaian tipis di wajah tampan, yang terlihat memikat itu. Dia baru saja menyadari, ternyata gadis dari keluarga Jiang ini memiliki nyali yang cukup besar juga, hingga dia berani berteriak di hadapan seorang Kaisar.
"Harusnya kau tanya pada ayahmu sendiri, Nona muda! Apa yang telah dia lakukan bersama bangsawan yang lainnya? Dia telah membayar ribuan orang prajurit dan juga pembunuh bayaran untuk dijadikan anggota, agar bisa melakukan kudeta terhadap yang mulia Kaisar. Bahkan mereka juga melancarkan serangan menuju kekaisaran jiahu, untuk bisa melenyapkan Putri Xuan Jian."
Mendengar jawaban yang diucapkan oleh pangeran Tian Li Wei, tentu saja Jiang Wanxi tidak percaya. Bagaimana mungkin ayahnya melakukan kejahatan sedemikian besar? Sedangkan dia merupakan satu-satunya bangsawan yang terpercaya di seluruh wilayah kekaisaran.
"Kau berbohong!" ucap Jiang Wanxi.
Namun Pangeran Tian Li Wei hanya tersenyum tipis mendengar ucapan dari gadis itu, tak lama dia pun melemparkan banyak sekali gulungan kertas, yang telah mendapatkan cap dan juga tanda tangan dari bangsawan Jiang ke arah Jiang Wanxi.
Gadis itu segera menangkap gulungan-gulungan kertas yang kini melayang di hadapannya, dia membutuhkan bukti untuk memperkuat ucapan dari pangeran Tian Li Wei, karena selama ini ayahnya merupakan orang yang sangat berbudi. Tentu saja tidak mungkin, jika dia tiba-tiba saja berubah menjadi orang yang haus akan kekuasaan.
__ADS_1
Mata Jiang Wanxi langsung membulat dengan sempurna, begitu melihat tulisan demi tulisan yang tertera di atas kertas itu, semua yang berada di tangannya saat ini adalah surat perintah untuk pelenyapan Putri Xuan Jian dan juga keluarga istana kekaisaran longzhu.
Terlebih dia juga saat ini membaca beberapa surat perjanjian, antara bangsawan Jiang dengan 3 orang bangsawan lain, terkait para pembunuh bayaran dan prajurit yang telah mereka sewa.
Bruk...
Tubuh gadis itu langsung luruh di lantai, dia benar-benar tak menyangka jika ayahnya akan tega berbuat demikian. Sedangkan selama ini dia selalu mengajarkan seluruh keluarganya untuk menjadi seorang yang baik hati dan berbudi, namun lihatlah yang saat ini terjadi! Ayahnya hanya bersandiwara menjadi orang yang baik di hadapan semua orang, hanya demi bisa menggulingkan kekuasaan yang berada di tangan Kaisar Tian Wo.
"Apa kau percaya dengan ucapanku saat ini? Seharusnya setelah melihat semua bukti-bukti tentang kejahatan yang dilakukan oleh bangsawan Jiang, kau mengetahui apa yang saat ini harus kau lakukan." ucap pangeran Tian Li Wei.
Tanpa berbasa-basi, pemuda itu pun segera melemparkan sebilah belati ke arah kaki milik Jiang Wanxi. Dia memberikan kesempatan kepada gadis itu untuk melenyapkan dirinya sendiri atau menunggu hingga mendapatkan hukuman penggal, dari istana kekaisaran atas kesalahan besar yang telah dilakukan oleh sang ayah."
Pemuda itu seolah berharap dirinya segera pergi jauh dari dunia ini, dia bahkan tidak memberikan kesempatan kepada Jiang Wanxi untuk menunjukkan kesungguhannya.
"Apakah kau akan merasa sangat bahagia, jika hidupku berakhir saat ini, Pangeran Tian Li Wei?" tanya Jiang Wanxi sambil menatap ke arah pemuda itu.
Pangeran Tian Li Wei terlihat memalingkan wajahnya ke arah lain, meskipun saat ini rasa kasihan muncul setelah melihat tatapan mata dari gadis itu, nyatanya perasaan kesal dan benci terhadap ayah dari Jiang Wanxi membuatnya tak bisa bersikap lebih adil terhadap gadis itu.
Tentu saja dia harus mati saat ini juga, sebelum hukuman lain yang lebih kejam daripada sebuah kematian menghampirinya.
Bruk...
__ADS_1
Jiang Wanxi langsung bersujud di hadapan Kaisar Tian Wo, dia berharap penguasa kekaisaran itu masih memiliki hati nurani, sehingga mengampuni nyawanya.
Meskipun dia adalah putri dari seorang pemberontak, nyatanya selama ini bahkan dia sendiri tak pernah mengetahui apa yang telah diperbuat oleh sang ayah. Jiang Wanxi memang seorang gadis yang sangat manja, tapi dia tidaklah sejahat yang dipikirkan oleh orang-orang. Hatinya begitu murni, meskipun terkadang kelakuannya lebih menjengkelkan dibandingkan seorang anak kecil.
Kaisar Tian Wo melirik ke arah gadis itu, hatinya mencelos, meskipun bangsawan Jiang telah melakukan kesalahan yang sedemikian besar, nyatanya gadis kecil itu tak harus menanggung beban dari dosa yang telah dibuat oleh ayahnya.
Dia berhak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan hidup, namun tentu saja dengan jalan yang berbeda, apalagi dirinya harus segera mencarikan calon suami untuk gadis itu, agar jangan terjerumus ke dalam dunia yang salah, yang akhirnya kembali membawa malapetaka terhadap keluarga istana kekaisaran longzhu.
"Jebloskan gadis kecil itu ke dalam penjara, sepertinya dia harus mendapatkan didikan yang lebih baik lagi mulai saat ini." ucap Kaisar Tian Wo memberikan perintah kepada para prajuritnya.
Mendengar perintah yang dikeluarkan oleh sang Kaisar, tentu saja para prajurit pun langsung bergegas, mereka segera menarik lengan milik nona muda itu dan menyeretnya menuju penjara.
Jiang Wanxi hanya bisa pasrah menerima nasib buruk yang kini menimpanya, meskipun dia berusaha untuk memohon ampunan kepada penguasa kekaisaran itu, nyatanya kesalahan sang ayah, harus dia tanggung juga.
Gadis kecil itu mencoba untuk memberontak, agar bisa melepaskan diri dari cengkraman para prajurit. Dia ingin kembali melakukan negosiasi ulang dengan Kaisar Tian Wo, agar tidak memberikan hukuman berat terhadapnya.
Namun sepertinya mata hati penguasa kekaisaran longzhu itu telah tertutup, sehingga sebesar apapun perjuangan yang dilakukan oleh Jiang Wanxi, tidak sedikitpun mampu memasuki matanya.
"Yang mulia.." Jiang Wanxi terus berusaha untuk memberontak, bahkan saat ini dirinya berniat untuk kembali menemui Kaisar Tian Wo. Namun nyatanya cengkraman tangan para prajurit itu jauh lebih kuat dibanding perkiraannya, sehingga dia hanya bisa menelan salivanya dengan susah payah, saat tubuhnya diseret dengan begitu kasar menuju sebuah penjara yang berada di ujung paling belakang gedung istana kekaisaran.
"Dasar gadis bodoh." Pangeran Tian Li Wei mengucapkan sebuah kalimat singkat, namun suaranya sangatlah rendah, hingga tak banyak yang mendengar ucapan dari putra mahkota kekaisaran longzhu itu.
__ADS_1