Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 146


__ADS_3

Akhirnya para bandit dan perampok yang sejak tadi bergerak ke arah hutan, dengan sangat cepat menggunakan kuda sampai di tempat pemimpin mereka, dengan segera orang-orang itu pun memberikan informasi yang diinginkan oleh pemimpinnya.


Mereka bahkan mengungkapkan kebahagiaannya, saat mengetahui bahwa Kaisar Wei Huang sendiri telah memeriksa seluruh barang bawaan dari ke-10 kereta barang yang di bawanya. Bahkan mereka pun diam-diam telah mengintip isi dari setiap kereta yang merupakan koin emas dan juga perhiasan mahal.


Mata pemimpin bandit dan perampok itu pun terlihat berbinar, sebentar lagi mereka akan segera menjadi orang kaya, tak lagi harus merampok ataupun tinggal di hutan menjadi bandit.


Mereka bisa leluasa hidup bersama rakyat lainnya sebagai seorang saudagar kaya, hanya membutuhkan sedikit keberanian dan juga nekat untuk bisa mendapatkan harta yang sangat banyak. Apalagi jika mereka memiliki nyali untuk menculik salah seorang istri dari Kaisar Wei Huang, sudah dipastikan bahwa kebahagiaan dan juga kemewahan akan segera mendekat padanya.


Para bandit memang telah menculik selir Xiao Xia dan membawanya ke hutan bambu, Sedangkan para perampok menculik selir Feng Ling kemudian membawanya ke markas mereka, yang juga berada di hutan yang sama, sehingga tidak menyulitkan para prajurit yang akan melakukan pertukaran nantinya.


Meskipun saat ini mereka harus menunggu dengan lebih sabar lagi, mengingat para prajurit itu pasti akan datang sedikit lebih lambat karena harus membawa kereta barang yang sangat banyak. Apalagi mereka juga harus menjaga keamanan dan juga keselamatan dari seluruh harta berharga yang dibawa dari istana kekaisaran itu menuju ke hutan bambu.


"Bagaimana keadaan wanita itu?" tanya pemimpin bandit kepada anak buahnya.


"Kami telah menyekapnya di dalam ruangan, dia tidak akan pernah bisa keluar dari tempat itu sebelum para prajurit dari kekaisaran jiahu datang." jawab anak buahnya dengan sangat yakin.


Pemimpin bandit itu pun langsung menganggukkan kepala, pada awalnya dia memang sangat menyukai selir Xiao Xia yang sangat cantik, meskipun wanita itu berpenampilan sederhana dengan riasan yang sangat natural, namun berhasil menggetarkan hati pria yang telah 10 tahun hidup di dalam hutan, memimpin 300 orang bandit untuk menjarah dan juga membunuh siapapun orang yang berani melewati tempat mereka.


Namun saat mengetahui bahwa nyawa wanita itu jauh lebih berharga dibandingkan apapun, membuat pemimpin bandit itu akhirnya ingin memberikan penawaran terhadap Kaisar Wei Huang dan ternyata dugaannya benar, pemimpin kekaisaran jiahu itu bersedia mengeluarkan banyak sekali harta berharga dari istana kekaisarannya, demi untuk menebus salah seorang selirnya yang telah mereka culik.


Sedangkan di tempat lain saat ini selir Feng Ling hanya bisa duduk diam di atas pembaringan, dia tak menyangka dirinya akan diculik oleh para perampok itu, hanya karena memamerkan perhiasan yang dimilikinya kepada para tamu, sehingga mengundang mata jahat mereka untuk merebut benda-benda itu kemudian menangkapnya.


Dia benar-benar sangat menyesal, andai saja sebelumnya selir Feng Ling mengetahui bahwa ada gerombolan perampok dan juga bandit yang menyamar menjadi rakyat biasa, mereka pasti tidak akan memamerkan semua harta yang dimilikinya.


Meskipun saat ini Kaisar Wei Huang mengeluarkan banyak koin emas dan juga perhiasan yang ada di istana, nyatanya tak membuat wanita itu menjadi senang, dia bahkan telah kehilangan banyak sekali harta akibat para perampok itu.


"Ciiih! Awas saja kalian!" gumam selir Feng Ling sambil mengepalkan tangannya.


Setelah keluar dari tempat itu, dia akan segera menemui para pembunuh bayaran untuk memburu para perampok itu, dan mengambil kembali seluruh harta yang telah dirampas dari tangannya.


Apalagi saat ini dia dalam kondisi terikat, sepertinya para perampok itu sangat takut jika selir Feng Ling melarikan diri dari tempat mereka.

__ADS_1


Krieeet...


Tak lama terdengar suara pintu yang terbuka, beberapa orang pria memasuki tempat di mana selir Feng Ling saat ini disekap, nampak seorang pria tua yang memiliki luka besar dan menganga di pipinya menyorot tajam ke arah wanita itu, sambil sesekali menunjukkan seringaian jahatnya.


"Kau terlihat sangat nyaman tinggal di tempat ini, yang mulia. Tenang saja, karena sebentar lagi para prajurit dari kekaisaran jiahu akan datang dan menebusmu dengan banyak sekali koin emas dan juga perhiasan. Kau akan segera keluar dari tempat ini dengan aman." ucap pria itu.


Namun entah kenapa selir Feng Ling merasa ada kejanggalan dari ucapan pria tua yang saat ini berdiri di hadapannya, ucapannya itu seolah menjadi sebuah ancaman untuknya, bahwa bisa saja para perampok yang berada di hadapannya saat ini, akan melakukan tindakan yang keji terhadapnya.


"Apakah para prajurit itu telah datang di hutan bambu?" tanya ketua perampok itu.


Beberapa orang anak buahnya hanya menggelengkan kepalanya perlahan, hingga saat ini bahkan para prajurit dari kekaisaran jiahu masih belum memasuki wilayah hutan bambu.


"Jika sampai mereka tidak datang, lemparkan saja wanita itu ke dalam hutan dan biarkan dia jadi santapan binatang buas." ucap ketua perampok, sepertinya saat ini dia sudah merasa sangat lelah menunggu kedatangan para prajurit yang tak kunjung datang.


Seluruh anak buahnya pun langsung menganggukan kepala menyanggupi ucapan dari ketua mereka, sedangkan selir Feng Ling saat ini terlihat memelototkan matanya, dia tak menyangka bahwa pria tua yang saat ini berdiri di hadapannya itu, akan berani mengatakan kata-kata yang sangat mustahil, mengingat dirinya adalah seorang selir kekaisaran.


Wanita itu benar-benar sangat kesal sekaligus takut, jangan sampai para prajurit dari kekaisaran jiahu terlambat datang, sehingga mengakibatkan nyawanya melayang. Namun jika sampai dia berhasil melepaskan diri dari tempat itu, selir Feng Ling berjanji pada dirinya sendiri, untuk membalas dendam pada gerombolan perampok yang telah berani mencari masalah dengannya.


Dia tak mungkin meninggikan suaranya di depan orang-orang itu, mengingat saat ini dirinya bahkan tak berdaya untuk melepaskan diri dari ikatan yang dibuat oleh para perampok.


Tak lama kemudian terdengar suara derap langkah kaki kuda yang sangat banyak, sehingga para perampok itu pun langsung menaiki sebuah bangunan yang sangat tinggi, untuk melihat apakah saat ini para prajurit dari kekaisaran jiahu telah sampai di hutan bambu?


Wajah ketua perampok itu nampak sumringah, sebentar lagi kekayaan akan segera mendatanginya, sehingga dia pun semakin tak sabar untuk melihat isi dari kesepuluh kereta barang yang dibawa oleh para prajurit itu.


"Hahaha... Akhirnya mereka datang juga." ucap ketua perampok itu sambil bangkit dari kursi yang didudukinya.


Dia tentu saja akan menyambut kedatangan dari para prajurit kekaisaran jiahu, sekaligus menyambut kekayaan yang saat ini dibawa oleh pasukan itu. Siapa yang tidak akan pernah silau melihat harta yang begitu melimpah? Apalagi banyaknya koin emas yang saat ini berada di dalam kereta barang itu, membuat jiwa rakus yang dimiliki oleh ketua perampok itu semakin terlihat.


...----------------...


Jangan lupa pantengin juga novel author yang baru lahir hari ini, kisah seorang gadis yang merupakan keturunan ras naga dari benua Tian, terlempar ke dalam dunia manusia dan menjelma menjadi seorang gadis biasa. Namun setelah mengalami berbagai macam kepedihan dalam hidupnya, dia berhasil membangkitkan garis darah naga miliknya, sehingga berubah menjadi seorang gadis yang memiliki kekuatan luar biasa.

__ADS_1



Sinopsis:


Liu Fei, seorang gadis cantik yang terkenal dengan keelokan wajah dan keanggunan yang mempesona, menjalani kehidupan biasa sebagai seorang remaja. Namun, takdirnya berubah dengan cara yang tak terduga ketika ia berhasil membangkitkan kekuatan darah naga yang luar biasa.


Seiring dengan suatu peristiwa yang langka dan misterius, kekuatan kuno itu tiba-tiba terbangun di dalam Liu Fei. Tubuhnya mulai dipenuhi dengan energi magis yang hebat, menyebabkan perubahan yang luar biasa dalam dirinya. Kekuatan itu tidak hanya memberinya kekuatan fisik yang luar biasa, tetapi juga kemampuan memanipulasi elemen dan memanggil angin, api, air, dan tanah.


Dengan kekuatan barunya, Liu Fei menjadi sosok yang mengerikan namun memesona. Dalam dunia yang dihuni oleh manusia biasa, kehadirannya menjadi pemandangan yang mengejutkan dan menakutkan sekaligus.


Namun, kekuatan besar yang dimilikinya tidak datang tanpa perjuangan. Liu Fei harus belajar mengendalikan dan memahami kekuatannya yang baru ditemukan.



Sinopsis:


Dalam sejarah yang penuh intrik dan persaingan di istana, ada seorang selir yang dianggap lemah oleh banyak orang. Tidak ada yang istimewa pada penampilannya, dan dia sering diabaikan oleh banyak orang. Tetapi di balik kelembutannya yang sering dipandang sebelah mata, tersembunyi kekuatan yang luar biasa.


Selir ini memiliki kecerdikan yang tajam dan kepandaian diplomasi yang tak tertandingi. Dia cerdas dalam melihat peluang dan mengetahui cara mengambil keuntungan dari setiap situasi. Meskipun dianggap sebagai selir yang lemah dan tak berdaya, dia belajar dengan cermat tentang politik istana dan memanfaatkan pengaruhnya dengan bijak.


Kaisar yang berkuasa saat itu awalnya meremehkan selir ini. Dia hanya melihatnya sebagai hiasan semata, yang tidak memiliki daya tarik atau pengaruh nyata. Tetapi seiring berjalannya waktu, Kaisar mulai menyadari bahwa selir ini bukanlah sosok yang bisa diabaikan begitu saja. Melalui kecerdikan dan pengaruhnya, selir ini secara perlahan memperoleh kepercayaan Kaisar.


Selir yang dianggap lemah ini memanfaatkan keintiman dan kedekatan dengan Kaisar untuk mengumpulkan informasi penting dan memperluas jaringan pengaruhnya. Dia menjadi pendengar setia Kaisar, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan saran yang tak ternilai harganya.


Dalam keheningan dan kelembutan, selir ini mampu mempengaruhi keputusan Kaisar dan mengendalikan kebijakan istana.


Tidak ada yang menyadari bahwa di balik layar, selir ini secara bertahap membangun kekuatan politiknya sendiri. Dia membentuk aliansi dengan faksi-faksi kuat di istana dan merayu para pejabat tinggi yang berpengaruh. Dengan cermat, dia menjalin ikatan dengan mereka yang dapat memperkuat posisinya.


Ketika saat yang tepat tiba, selir ini mengungkapkan kekuatannya dengan menghadapi para penentangnya dengan kecerdasan dan strategi yang luar biasa. Dia menggunakan informasi yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun untuk menguak skandal-skandal dan kelemahan lawan-lawannya. Dengan keahliannya dalam diplomasi, dia menjatuhkan lawan-lawannya satu per satu.


Akhirnya, dengan kekuasaan dan pengaruhnya yang tak terbantahkan, selir ini berhasil menjatuhkan kaisar yang dulunya meremehkannya. Dia menggulingkan penguasa yang kuat dan mengambil alih kendali pemerintahan. Wanita yang pernah dianggap lemah ini kini menjadi wanita paling berkuasa di istana.

__ADS_1


__ADS_2