Putri Kejam Kaisar Tiran

Putri Kejam Kaisar Tiran
Chapter 166


__ADS_3

Trang...


Tiba-tiba saja serangan dari pangeran Tian Li Wei disambut oleh pedang yang lain, tanpa diduga-duga saat ini putri Wei Yue Yin telah berada di samping Pangeran Zhang Liang, dia bahkan membendung serangan yang diberikan oleh pangeran Tian Li Wei menggunakan pedang milik salah seorang prajurit yang diambilnya secara spontan, saat mengetahui bahwa pemuda itu akan berusaha untuk melukai calon suaminya.


Hal itu tentu saja membuat Pangeran Tian Li Wei terkejut, dia tak menyangka jika putri angkat Kaisar Wei Huang memiliki kemampuan yang luar biasa dalam membendung serangan, terlebih dirinya merupakan salah seorang praktisi pedang yang sangat ahli, namun saat ini ada seorang gadis cantik yang bisa membendung serangan besarnya, hingga membuat Pangeran Tian Li Wei harus termundur beberapa langkah ke belakang.


"Apa kau sudah gila, pangeran Tian Li Wei? Apa kesalahan Pangeran Zhang Liang padamu, hingga kau berbuat seperti itu? Kelakuanmu itu seperti seorang anak kecil, apa kau menyadarinya ataukah memang seperti itu sifatmu, yang tidak pernah mau mengetahui segala sesuatu sebelum bertindak lebih jauh? Bagaimana bisa kau menjadi seorang Kaisar di masa depan? Jika pemikiranmu saja terlalu picik!" ucap Wei Yue Yin.


Mata gadis itu terlihat melotot ke arah pangeran Tian Li Wei, dia benar-benar tidak bisa menerima kelakuan pemuda itu yang telah berani mencari masalah dengan pangeran Zhang Liang. Padahal selama ini kedua orang pemuda itu sama sekali tidak saling mengenal, namun tiba-tiba saja Pangeran Tian Li Wei berubah seolah memiliki permusuhan sendiri dengan pangeran Zhang Liang.


Pangeran Zhang Liang hanya tersenyum tipis, awalnya dia akan menepis serangan yang diberikan oleh pangeran Tian Li Wei, namun melihat gerakan cepat yang dilakukan oleh kekasihnya, membuat pemuda itu mengurungkan niatnya dan memberikan kesempatan kepada putri Wei Yue Yin untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan semua orang.


Apalagi saat ini pangeran Tian Li Wei seolah menganggap gadis itu tidak memiliki kemampuan apa-apa, padahal nyatanya dialah gadis yang selama ini diinginkan oleh pangeran kedua dari kekaisaran tianzhu itu.


"Apa yang kau lakukan, Putri Wei Yue Yin? Apa kau tahu siapa orang yang telah kau lindungi? Dia hanyalah seorang pemuda pecundang yang telah beraninya menyakiti Jian'er. Menyingkir lah! Aku tidak memiliki urusan denganmu!" hardik pangeran Tian Li Wei.


Namun Putri Wei Yue Yin sama sekali tidak menyingkir di tempatnya, dia saat ini bahkan memelototi Pangeran Tian Li Wei yang terlihat semakin emosi.


"Sayangnya aku tidak akan pernah membiarkanmu menyakiti Pangeran Zhang Liang. Dia adalah calon suamiku! Jika kau berani, Hadapi saja aku!" jawabnya dengan sangat tegas.

__ADS_1


Pangeran Tian Li Wei langsung memelototkan matanya tak percaya, mendengar ucapan gadis berambut perak itu. Dia tak menyangka jika Pangeran Zhang Liang tertarik pada Putri angkat dari Kaisar Wei Huang, pantas saja jika pemuda itu berlaku kasar terhadap Xuan Jian, nyatanya saat ini dia telah dibutakan oleh cintanya pada Putri Wei Yue Yin.


"Jadi ini alasanmu, sehingga kau bersikap kasar terhadap Jian'er? Kau mencintai gadis itu? Benar-benar pria yang tidak memiliki pendirian." ucap pangeran Tian Li Wei.


Pemuda itu segera melirik ke arah Xuan Jian, yang saat ini hanya menundukkan wajahnya. Gadis itu terlihat sangat sedih, sehingga pangeran Tian Li Wei ikut merasakan kesedihan yang sama. Dia tak bisa melihat penderitaan yang harus ditanggung oleh Xuan Jian, walau bagaimanapun gadis itu masih bertahta di hatinya dan dia benar-benar sangat mencintai Xuan Jian.


Kaisar Wei Huang segera berdehem, kemudian menyuruh Pangeran Tian Li Wei dan juga pangeran Zhang Liang untuk duduk di kursi mereka masing-masing. Saat ini dia harus segera menyelesaikan seluruh permasalahan yang terjadi di antara tiga kekaisaran, walau bagaimanapun Kaisar Wei Huang memiliki dua orang Putri saat ini, sehingga keduanya berhak mendapatkan kebahagiaan masing-masing.


Pangeran Zhang Liang berjalan bersama dengan Putri Wei Yue Yin, mereka pun duduk berdampingan, sedangkan Xuan Jian hanya bisa menunduk di kursinya, dia sama sekali tak berani memperlihatkan wajahnya di hadapan semua orang, apalagi saat ini Kaisar Wei Huang akan segera membatalkan pertunangannya dengan pangeran Zhang Liang.


Gadis itu sangat yakin jika sebentar lagi dirinya akan menjadi bahan perbincangan semua orang, karena terputusnya hubungan antara dirinya dengan pangeran Zhang Liang, apalagi selama ini bahkan rakyat kekaisaran jiahu telah mengetahui tentang berita itu.


Semua orang pun langsung bertepuk tangan, mereka mengucapkan selamat untuk pangeran Zhng Liang dan juga Putri Wei Yue Yin. Sementara Xuan Jian semakin menundukkan kepalanya, dia benar-benar tak percaya bahwa saat ini Kaisar Wei Huang jauh lebih memikirkan kebahagiaan dari Putri Wei Yue Yin dibandingkan dirinya, padahal gadis itu hanyalah seorang anak angkat.


Pangeran Tian Li Wei berdiri dari kursinya, kemudian berjalan ke hadapan Kaisar Wei Huang. Saat ini juga dia akan mengutarakan niatnya untuk menikahi Putri Xuan Jian, apalagi saat ini gadis kecil itu telah terbebas dari ikatan pertunangan dengan pangeran Zhang Liang. Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu dan juga kesempatan, sehingga membiarkan pemuda lain akhirnya mendekati Xuan Jian.


"Hormat hamba yang mulia, semoga yang mulia kaisar selalu diberkahi umur panjang dan juga kebahagiaan. Izinkan pangeran ini mengutarakan sebuah permintaan kepada yang mulia, agar diperbolehkan untuk kembali menjalin hubungan dengan Putri Xuan Jian." ucap pangeran Tian Li Wei.


Xuan Jian mendongak, dia tak menyangka jika pemuda itu akan melakukan hal yang tidak diduga-duga, namun Kaisar Wei Huang segera menyuruhnya untuk kembali duduk di kursi, karena saat ini dia harus memberitahu Pangeran Tian Li Wei tentang sebuah kebenaran, walau bagaimanapun dia tak bisa menyembunyikan hal itu dari pangeran Tian Li Wei, apalagi saat ini pemuda itu menginginkan Xuan Jian untuk menjadi istrinya.

__ADS_1


Akhirnya Kaisar Wei Huang pun menceritakan semua yang terjadi pada putri Xuan Jian, termasuk perpindahan jiwa yang dialami oleh Putri Wei Yue Yin ke dalam tubuh Putri Xuan Jian, hingga dia berubah menjadi seorang gadis yang tangguh dan memiliki kemampuan luar biasa. Namun pada akhirnya jiwa gadis itu harus tersingkir dari tubuh fana-nya dan digantikan kembali oleh sang pemilik tubuh, yaitu jiwa dari Xuan Jian yang asli.


Kaisar Tian Wo dan pangeran Tian Li Wei mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh kaisar Wei Huang dengan seksama, keduanya memasang telinga baik-baik agar tidak kelewatan satu kata pun yang keluar dari mulut Kaisar Wei Huang.


Tak lama kedua orang pria berbeda usia itu pun saling memandang, seolah saat ini tengah menimbang-nimbang baik buruknya penjelasan yang diberikan oleh kaisar Wei Huang.


Sedangkan Putri Xuan Jian hanya bisa menundukkan kepalanya, saat ini pikirannya tengah kalut. Apakah pangeran Tian Li Wei bersedia menerimanya, meskipun dia hanyalah seorang gadis yang penakut dan tidak memiliki kemampuan apa-apa?


Namun akhirnya pemuda itu pun berdiri, dia tersenyum manis di hadapan semua orang, baginya tidak penting apakah Xuan Jian memiliki kemampuan luar biasa ataupun tidak, karena cintanya kepada gadis itu tidak memiliki syarat sama sekali.


Meskipun dia belum mengenal pemilik jiwa asli Xuan Jian, tapi Pangeran Tian Li Wei yakin, jika gadis itu pasti memiliki hati yang sangat lembut, sehingga dia tidak perlu meragukan keputusannya.


"Pangeran ini menerima Putri Xuan Jian seutuhnya, dengan segala kelebihan dan juga kekurangan yang dia miliki. Dan di hadapan semua orang, pangeran ini berjanji tidak akan pernah menuntut kesempurnaan darinya." ucap pangeran Tian Li Wei dengan sangat yakin.


Kaisar Wei Huang segera bangkit dari singgasananya, kemudian berjalan ke arah Pangeran Tian Li Wei, tanpa disangka-sangka penguasa kekaisaran jiahu itu langsung memeluk tubuh pangeran kedua dari kekaisaran ziahu, sudut matanya terlihat mengeluarkan setitik bening air mata, betapa terharunya dia saat ini, mendengar pernyataan yang diucapkan oleh pangeran Tian Li Wei, dia bahkan tak menyangka jika pemuda itu akan berjanji di hadapan semua orang.


Pangeran Tian Li Wei menyambut pelukan dari Kaisar Wei Huang, keduanya saat ini terlihat seperti seorang ayah dan anak, raut wajah mereka terlihat begitu sumringah, menunjukkan kebahagiaan.


Bahkan Xuan Jian akhirnya bisa bernafas dengan lega, wajah gadis itu saat ini tersipu malu-malu, setelah mendengar ucapan dan juga janji dari pangeran Tian Li Wei, dia tak menyangka pada akhirnya akan menemukan seorang pemuda yang benar-benar bisa menerima dia apa adanya, tanpa menuntut kesempurnaan sama sekali.

__ADS_1


Mungkin inilah yang disebut dengan keajaiban, dia bisa kembali ke dalam tubuh aslinya dan menemukan sebuah kebahagiaan yang tak pernah disangka-sangka, bahkan selama ini putri Xuan Jian sama sekali tidak pernah memimpikan untuk menjadi seorang permaisuri kekaisaran, tapi lihatlah takdir bahkan menuntunnya ke arah Pangeran Tian Li Wei, sehingga membuat dirinya menjadi seorang permaisuri masa depan kekaisaran tianzu.


__ADS_2