
Xuan Jian segera mendekati Kaisar Wei Huang, dia ingin meminta agar ke 200 orang prajurit yang telah membantu pekerjaannya, bisa dijadikan prajurit pribadi miliknya.
Saat ini otak kecil gadis itu telah memikirkan berbagai macam pelatihan-pelatihan yang sangat mengerikan, untuk bisa membuat para prajurit itu menjadi orang-orang yang sangat tangguh dan memiliki kemampuan di atas rata-rata, bahkan mungkin di masa depan jenderal Ming Xiu Ya sekalipun, tidak akan pernah bisa mengalahkan kemampuan yang dimiliki oleh para prajurit milik Xuan Jian.
"Apa yang kau inginkan, putri Xuan Jian?" tanya Kaisar Wei Huang, saat ini dia sudah mulai mengerti jika putri kecilnya itu mendekat, berarti dia memiliki keinginan tersendiri.
"Aku ingin ke 200 orang prajurit itu menjadi prajurit pribadiku." ucap Xuan Jian.
"Bukankah kau bisa mencari orang lain untuk bisa dijadikan prajurit milikmu?" tanya Kaisar Wei Huang.
"Baiklah! Jika kau tidak mau memberikan ke 200 orang prajurit itu untukku, maka aku juga tidak akan memberikan bagian dari semua harta berharga yang telah berhasil aku kumpulkan, dari kediaman milik keluarga bangsawan Chao dan juga para perampok hutan." ucap Xuan Jian.
"Apa kau ingin membuat kesepakatan?" tanya Kaisar Wei Huang.
"Aku akan memberikan 10 Kereta barang itu untuk istana kekaisaran, tapi sebagai gantinya kau harus memberikan ke 200 orang prajurit itu menjadi milikku." ucap Xuan Jian seraya melipat kedua tangannya di depan dada.
Mendengar hal itu, Kaisar Wei Huang langsung tertawa terbahak-bahak, sehingga membuat semua orang langsung memelototkan matanya heran. Selama mereka bekerja di dalam istana kekaisaran, baru kali ini melihat orang nomor satu di kekaisaran jiahu itu bisa tertawa dengan sangat lepas hingga matanya terlihat berkaca-kaca.
Kaisar Wei Huang segera menjawab ucapan dari Xuan Jian "Kau bisa mengambil ke 200 orang prajurit itu untuk menjadi prajurit milikmu sendiri! Dan zhen masih cukup kaya sehingga tidak membutuhkan semua barang yang kau bawa saat ini, Putri Xuan Jian." ucap Kaisar Wei Huang.
"Itu benar-benar bagus! Jadi mulai saat ini, aku bisa melatih para prajuritku agar bisa menjadi orang-orang yang sangat tangguh di masa depan. Karena aku sangat yakin, di kekaisaran ini banyak sekali para bangsawan dan juga pejabat yang melakukan korupsi dan juga menimbun harta kekayaan milik mereka di suatu tempat." ucap Xuan Jian.
Mendengar hal itu, Kaisar Wei Huang pun mendelikkan matanya ke arah Xuan Jian, dia tak menyangka jika putri kecilnya memiliki rencana untuk merampok lagi. Apa lagi saat ini Xuan Jian menyatakan niatnya dengan terang-terangan dihadapan semua orang.
"Apa maksudmu, Putri Xuan Jian?" tanya Kaisar Wei Huang.
"Apa kau benar-benar bodoh, yang mulia Kaisar? Tentu saja aku akan segera melatih seluruh prajuritku agar bisa merampok lebih banyak lagi dari para pejabat dan juga bangsawan yang berada di kekaisaran ini." ucap Xuan Jian dengan tak tahu malu.
Bahkan saat ini gadis kecil itu telah memiliki banyak sekali harta kekayaan, tapi sepertinya belum membuatnya puas hingga ingin kembali melakukan aksinya, untuk merampok para bangsawan dan juga pejabat kekaisaran.
__ADS_1
Semua orang sontak memelototkan matanya, sepertinya mulai hari ini mereka harus segera mencari tempat rahasia, untuk bisa menyembunyikan seluruh harta benda milik mereka sebelum diambil oleh putri dari Kaisar Wei Huang dan juga selir Xuan Yang itu.
.
.
.
Kehancuran yang dialami oleh keluarga bangsawan Chao akhirnya diketahui oleh semua orang, banyak rakyat yang memuji kehebatan Xuan Jian yang telah berani memberikan hukuman yang sangat berat terhadap keluarga itu.
Apalagi setelah mereka mendengar kabar jika seluruh harta kekayaan milik keluarga bangsawan Chao telah diambil paksa oleh Xuan Jian, mereka benar-benar merasa sangat senang hati karena akhirnya penindasan di wilayah itu pun bisa dihentikan, seiring dengan kepergian keluarga dari bangsawan Chao yang saat ini tengah menerima hukuman yang diberikan oleh putri dari Kaisar Wei Huang itu.
***
Sementara itu di aula istana saat ini, Kaisar Wei Huang tengah menerima kedatangan seorang prajurit dari kekaisaran Longzhu yang membawa sebuah surat undangan ulang tahun Kaisar mereka, hal itu tentu saja disambut dengan sangat baik oleh kaisar Wei Huang, mengingat saat ini dirinya tengah mencari cara agar bisa berdekatan dengan selir Xuan Yang.
"Hormat hamba yang mulia." ucap prajurit itu dengan sopan seraya membungkukkan badannya di hadapan Kaisar Wei Huang.
"Siapa kau dan ada keperluan apa hingga mendatangi istana kekaisaran zhen saat ini?" tanya Kaisar Wei Huang.
Prajurit itu pun segera menyerahkan sebuah gulungan yang berisi undangan ulang tahun kaisar mereka pada kasim kaisar.
"Hamba adalah utusan dari kekaisaran Longzu. Saat ini yang mulia kaisar kami mengundang seluruh anggota keluarga istana kekaisaran jiahu untuk menghadiri ulang tahunnya yang ke-40." ucap prajurit itu.
Mendengar hal itu tentu saja Kaisar Wei Huang pun langsung mengerutkan dahinya. Bagaimana bisa seorang pemimpin dari sebuah kekaisaran besar yang berada jauh dari kekaisarannya, saat ini mengirimkan surat undangan untuk menghadiri ulang tahunnya? sementara sejak dahulu kekaisaran jiahu dan juga kekaisaran longzu tidak pernah memiliki kerjasama apapun.
Namun dia pun segera menganggukkan kepalanya dan meminta sang kasim untuk membalas surat itu, dia menyatakan persetujuannya untuk hadir dalam pesta yang akan diadakan di kekaisaran longzu.
Mendengar hal itu kasim kaisar pun segera mengambil kertas dan juga tinta, dia segera menuliskan surat yang diinginkan oleh majikannya, kemudian menyerahkan gulungan itu kepada utusan dari kekaisaran longzu.
__ADS_1
"Hamba pamit undur diri yang mulia." ucap utusan itu seraya kembali membungkukan tubuhnya dan segera keluar dari dalam aula istana kekaisaran.
Selir Xiao Xia dan juga selir Feng Ling tiba-tiba saja muncul di aula istana, keduanya saat ini memiliki maksud dan tujuan sendiri-sendiri sehingga mendatangi Aula istana kekaisaran.
Jika selir Feng Ling saat ini ingin meminta sedikit dari harta yang didapat oleh putri Xuan Jian, sedangkan selir Xiao Xia akan mencari muka dengan memberikan ucapan selamat, karena Putri Xuan Jian telah berhasil menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik.
"Salam kepada yang mulia Kaisar." ucap kedua orang selir itu seraya membungkukkan badan mereka.
Kaisar Wei Huang pun melirik ke arah kedua selirnya, kemudian bertanya dengan nada yang sangat dingin.
"Apa yang kalian lakukan di aula istana?"
Mendengar pertanyaan yang diberikan oleh kaisar Wei Huang, kedua selir itu pun langsung mengangkat wajah mereka, namun baru saja selir Feng Ling akan menyatakan maksud dan tujuannya, tiba-tiba saja pintu aula terbuka, seorang pria tua yang menggunakan jubah berwarna putih langsung melangkahkan kaki memasuki aula istana kekaisaran dan segera memberikan hormat kepada kaisar.
"Salam kepada yang mulia Kaisar." ucapnya sambil membungkukkan sedikit badannya.
Kaisar Wei Huang bergegas bangun dari singgasananya dan menyambut kedatangan dari pria tua yang berjanggut putih itu.
"Selamat datang di kekaisaran jiahu, kakek guru! Murid memberikan hormat kepada kakek guru." ucap Kaisar Wei Huang seraya melirik kearah kedua selirnya dan memberikan kode untuk segera memberi hormat kepada pria tua yang baru saja datang.
"Selir memberi hormat kepada kakek guru." ucap kedua orang sendiri itu seraya membungkukkan sedikit badannya.
"Apakah mereka berdua calon permaisuri yang kau sebutkan dalam suratmu, Huang'er?" tanya pria tua itu.
Mendengar hal itu tentu saja membuat kedua orang selir itu pun akhirnya segera menyunggingkan senyuman, sepertinya pria tua itu akan segera menjadi juri atas kompetisi yang akan dilakukan besok di kekaisaran jiahu, untuk menentukan siapa yang lebih pantas menjadi seorang permaisuri dan mendampingi Kaisar Wei Huang dalam memimpin kekaisarannya.
...----------------...
Terima kasih banyak untuk semua readers yang selalu setia dan mendukung karya receh author, untuk yang ingin mengikuti GA dipersilakan untuk mempersiapkan diri, karena author kembali membuka GA di novel Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa mulai hari ini.
__ADS_1
Pemenang akan diumumkan pada tanggal 15 Mei 2023 pukul 12:00 untuk hadiahnya masih author rahasiakan ya. 😁😁
Sehat selalu untuk semuanya, semoga puasanya lancar hingga akhir, Amiiiin.