
Pangeran Tian Li Wei masih tetap duduk di kursi miliknya tanpa bergerak sedikitpun, meskipun saat ini hukuman untuk permaisuri Chu Rong Xie telah ditetapkan oleh kaisar Tian Wo, tapi tidak akan pernah mengubah kebenaran, bahwa saat ini pangeran kedua dari kekaisaran longzhu itu telah kehilangan gadis impiannya.
Xuan Jian yang selama ini selalu menghiasi mimpi indahnya telah menjadi milik pemuda lain, bahkan gadis itu dengan terang-terangan menunjukkan seluruh kesalahan, yang dilakukan oleh permaisuri Chu Rong Xie beserta seluruh anggota keluarga istana kekaisaran longzhu di hadapan semua orang.
Andai saja pangeran kedua mengetahui sejak awal, jika permaisuri Chu Rong Xie bukanlah ibu kandungnya, mungkin saat Kaisar Wei Huang menginginkan kepala permaisuri itu, dia sendiri yang akan memenggalnya tanpa harus berpikir dua kali.
Namun mengingat saat itu dirinya masih menganggap permaisuri Chu Rong Xie sebagai ibu kandungnya, sehingga membuat pangeran kedua berusaha untuk menahan diri agar tidak menyakiti wanita yang telah melahirkannya.
Bruk...
Tubuh pangeran Tian Jin Long saat ini ambruk diatas lantai aula, dia bersujud dihadapan Kaisar Tian Wo dan memohon agar penguasa kekaisaran longzhu itu memberikan kesempatan padanya, untuk tetap tinggal di istana kekaisaran. Meskipun dirinya menyadari bahwa tidak ada satu tetes darah pun milik kaisar Tian Wo yang mengalir di dalam tubuhnya.
"Mohon berikan pengampunan untuk pangeran ini,yang mulia. Izinkan Tian Jin Long tetap berada di dalam istana kekaisaran." ucap mantan putra mahkota itu.
Semua orang menatap pemuda yang tidak tahu malu itu dengan mata melotot, mereka tak menyangka jika harga diri mantan putra mahkota kekaisaran longzhu itu benar-benar setipis tissue, dia sama sekali tidak mengindahkan ucapan dari Kaisar Tian Wo dan berusaha untuk merubah pemikiran dari penguasa kekaisaran itu, agar tetap memperkenankan dirinya berada di istana kekaisaran.
"Apa kau benar-benar sudah tidak memiliki malu Jin Long? Kau bukanlah Putra zhen, lalu untuk apa zhen membiarkanmu tetap tinggal di istana kekaisaran? tanya Kaisar Tian Wo, matanya terlihat merah saat mendengar permintaan dari Tian Jin long yang menurutnya benar-benar tidak memiliki malu itu.
"Pangeran ini sudah tidak memiliki siapapun lagi yang mulia, jika harus tinggal di luar istana, kemana pangeran ini harus pergi?" tanya Tian Jin Long dengan mata yang berkaca-kaca.
Mendengar hal itu Kaisar Tian Wo langsung berdiri tegak dari kursi yang didudukinya, dia benar-benar sudah habis kesabaran atas kelakuan yang ditunjukkan oleh putra haram menteri pertahanan dan juga permaisurinya itu.
"Berhenti untuk merengek, Jin Long! Kau bukanlah seorang pangeran. Kau hanyalah anak haram hasil hubungan gelap antara permaisuri Chu Rong Xie dengan menteri pertahanan. Lalu untuk apa zhen membiarkanmu berada di tempat ini? Kecuali jika kau ingin menemani kedua orang tuamu untuk mati esok hari." hardik kaisar Tian Wo.
"Dan 1 hal lagi yang harus kau ingat, namamu adalah Jin Long, kau telah dicoret dari daftar nama keluarga Tian, karena kau bukan keturunanku dan hingga saat ini, klan Tian tidak akan pernah menerima keberadaan seorang anak haram sepertimu." ucap Kaisar Tian Wo.
Jin Long menggelengkan kepalanya perlahan, sambil sesekali melirik ke arah kelima orang selirnya, yang saat ini terlihat mencibir ke arahnya.
__ADS_1
Sepertinya kelima orang wanita itu sama sekali tidak memiliki belas kasihan sedikitpun terhadapnya, sehingga setelah melihat kejatuhan permaisuri Chu Rong Xie membuat kelima orang selir putra mahkota itu berpikir untuk segera melayangkan gugatan perpisahan.
Mereka tentu saja tidak akan terima jika hanya dijadikan selir oleh seorang pemuda biasa, kelima orang selir putra mahkota itu pun akhirnya bangkit dari kursi yang didudukinya, mereka berjalan ke hadapan Kaisar Tian Wo dan membungkukkan badannya.
"Salam untuk yang mulia Kaisar, semoga panjang umur dan selalu bahagia." ucap kelima orang selir itu dengan serempak.
"Katakan!" ucap Kaisar Tian Wo dengan singkat, padat dan jelas.
"Mohon maafkan kelancangan kami yang mulia, namun saat ini kami harus meminta agar yang mulia bersedia mengabulkan satu permohonan kami, untuk membatalkan pernikahan dengan mantan putra mahkota Tian Jin Long, mengingat di dalam silsilah keluarga kami tidak ada satu orang pun yang menikah dengan anak haram dan kami tidak ingin memiliki keturunan yang tidak jelas asal usulnya." ucap salah seorang dari selir itu sambil melirik sinis ke arah Tian Jin Long.
Kaisar Tian Wo langsung menganggukkan kepalanya, dia mengerti jika kelima orang putri bangsawan itu tidak mungkin menerima Tian Jin Long begitu saja, apalagi setelah status putra mahkotanya dicabut oleh kaisar Tian Wo, itu akan merusak reputasi kelima orang wanita yang menjadi selirnya.
Karena mereka akan dianggap sebagai wanita sial, setelah semua orang mengetahui siapa sebenarnya Tian Jin Long.
Dengan segera Kaisar Tian Wo memanggil kasimnya, untuk segera menuliskan sebuah pembatalan pernikahan antara kelima orang selir itu dengan Tian Jin Long.
Bahkan juga dalam waktu dekat ini, dia akan segera kehilangan permaisuri Chu Rong Xie yang selama ini selalu mendukung setiap tindak tanduknya, apapun yang dilakukan oleh pangeran Tian Jin Long akan selalu mendapatkan persetujuan dari permaisuri Chu Rong Xie.
"Kenapa kau begitu jahat terhadapku, yang mulia? Bahkan aku tidak pernah melakukan kesalahan apapun terhadapmu, tapi kau memberikan hukuman yang begitu berat terhadapku." ucap Tian Jin Long sambil menatap tajam ke arah Kaisar Tian Wo.
Pangeran kedua langsung berdiri dari kursi yang didudukinya, kemudian membalas tatapan tajam Yang dilayangkan oleh Tian Jin Long, kedua tangannya terlihat bersedekap dada, sambil sesekali menyunggingkan senyuman sinis terhadap mantan putra mahkota kekaisaran longzhu itu.
"Lalu apa kesalahanku terhadapmu? Sehingga kau sering sekali merencanakan hal buruk padaku! Bahkan bukan hanya sekali, kau dan permaisuri Chu Rong Xie memainkan trik agar aku beserta ibu selir agung dianggap jahat oleh semua orang." ucap pangeran Tian Jin Long.
"Aku telah kehilangan gadis kecilku, dan itu semua juga karena kelakuan permaisuri Chu Rong Xie yang tidak tahu malu itu. Lalu bagaimana kau akan menghitungnya sekarang Jin Long? Kau telah mendapatkan kehormatan dan juga kemuliaan selama 18 tahun terakhir, padahal semua itu bukan milikmu. Kau hanyalah pangeran palsu, yang terlahir dari rahim seorang permaisuri." ucap Tian Li Wei dengan sangat lantang.
Tian Jin Long hanya bisa menundukkan kepalanya, apa yang telah diucapkan oleh pangeran Tian Li Wei memang benar adanya, dia tidak seharusnya berada di istana kekaisaran, mendapatkan seluruh kasih sayang dari semua orang dan kemuliaan yang seharusnya menjadi milik Pangeran Tian Li Wei.
__ADS_1
Namun entah kenapa, dia masih belum bisa menerima jika dirinya harus berada di luar istana kekaisaran dan berbaur dengan rakyat jelata, meski bagaimanapun dia masih memiliki ego yang sangat tinggi, sehingga tidak bisa begitu saja menerima kenyataan pahit, yang saat ini mau tak mau harus ditelannya.
Bruk...
Tubuh Pangeran Tian Jin Long lagi-lagi terjatuh dari tempatnya, dia benar-benar tak kuasa dengan kenyataan pahit yang menderanya saat ini, meskipun selama ini dia selalu bertingkah, namun semua itu adalah hasil pengajaran dari permaisuri Chu Rong Xie yang terus saja mencekoki pemikirannya, agar membenci pangeran Tian Li Wei dan juga selir agung.
...----------------...
Hai readers, jangan lupa mampir di karya terbaru author ya, sudah mulai publish hari ini 2 chapter.
Sinopsis:
Seorang kunoichi (ninja wanita) bernama Ayame mengalami perpindahan jiwa yang mengejutkan.
Perpindahan jiwa itu membawanya ke dalam tubuh seorang putri bernama Lian Hua, yang terkenal dengan kelemahannya yang mendalam. Lian Hua hidup di dalam lingkungan kerajaan yang tertutup, di bawah bayang-bayang ayahnya yang kejam dan ibu tirinya yang dingin. Tubuhnya yang lemah sering kali menjadi sasaran ejekan dan penindasan di istana.
Meskipun dihadapkan pada situasi yang sulit, Ayame menggunakan keahliannya yang luar biasa untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Dia mengeksplorasi pengetahuan Lian Hua tentang politik dan strategi kerajaan, sementara juga menyempurnakan keterampilan fisik dan mentalnya melalui latihan kunoichi yang telah dia uwarakan.
Dengan tekad yang tak tergoyahkan, Ayame merubah kelemahan menjadi kekuatan. Dia menggunakan kecerdasannya untuk mendapatkan pengaruh di balik layar, membantu memperbaiki kebijakan kerajaan, dan melindungi rakyat dari ketidakadilan. Ayame menjadi figur yang terhormat di istana, meskipun tetap bersembunyi di balik identitas putri Lian Hua.
Namun, takdir memiliki rencana lain bagi Ayame. Di tengah perjuangannya, dia menarik perhatian Raja Iblis, seorang penguasa gelap yang memiliki kekuatan yang mengerikan. Raja Iblis terpesona oleh kecerdasan, keberanian, dan kekuatan semangat Ayame yang terus berkembang.
Terkagum-kagum akan kunoichi yang berubah menjadi seorang putri yang kuat, Raja Iblis menjadikan Ayame sebagai permaisurinya. Awalnya, Ayame ragu dan menghargai integritas dan misi kebenarannya. Namun, dia menyadari bahwa posisi sebagai permaisuri bisa memberinya kekuatan yang lebih besar untuk membawa perubahan di negeri ini.
Dengan tekad yang kuat, Ayame menikahi Raja Iblis, tetapi dia tidak pernah melupakan asal-usulnya sebagai seorang kunoichi. Dia menggunakan posisinya yang baru untuk mengatasi ketidakadilan dan kekejaman yang ada di kerajaan. Melalui kebijaksanaan dan kekuatan yang dia miliki, Ayame membantu mengubah Raja Iblis menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana.
__ADS_1