Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Delya dan sahabat berkunjung menjenguk Luna


__ADS_3

Sebelum tiba disekolahnya Atta tak lupa menuju sekolah adiknya. Disana dia mencari sahabat Luna yaitu Delya.


Pluk... tepuk seseorang dari belakang punggung mengagetkan Atta.


" Ngapain kak Atta kesini mana Luna kak?" Tanya Delya sambil menoleh mencari Luna.


" Nih..." Atta menyodorkan sepucuk surat pada sahabat adiknya itu.


"Ehmmm..." Sahut Delya sambil memonyongkan bibir mungilnya.


" Luna kenapa kak sakit? bukannya kemarin Luna baik baik saja ya waktu kita di cafe".


ucap Delya.


" Makasih ya aku jalan dulu takut telat " sahut Atta tanpa menjawab pertanyaan Delya. Iya Atta tahu Delya menyukainya terlihat dia sering menitip salam pada adiknya terkadang juga memberinya hadiah kecil yang dititipkannnya pada adiknya.Namun Atta tak menghiraukannya karena ia fokus pada sekolah sama seperti Luna.


*****


Disekolah Atta tampak lesu tak bersemangat. Teman temannya mengajaknya nongkrong ke kantin namun dia tolak dengan alasan tidak berselera.


" Lets go brooo" ajak teman Atta.


" Makasih aku lagi males makan gak berselera kalian duluan lah". sahut Atta pada teman temannya.


Dua jam kemudian pengumuman pun tiba Atta tak bersemangat melihat papan pengumuman. Ia tak beranjak dari bangku kelas sambil merenungkan nasib adikny Luna.


Semua teman Atta heboh bersorak sorai karena kelulusan dan mereka berlari mencari Atta.

__ADS_1


" Ta... elo yakin gak mau lihat hasil ujian loe?" tanya salah seorang teman Atta sambil menepuk pundak Atta.


" Kenapa?? gue gak lulus? " tanya Atta dengan sinis " Baguslah kalau gue gak lulus " celetuk Atta karena ingin mengecewakan ayahnya.


" Weiiii... ngaco loe brooo mana ada Atta gak lulus,,, loe lulus dengan nilai tertinggi broo " sahut sahabat Atta yang sekaligus teman curhatnya,, Diki.


" Owhhh... kirain" sahut Atta kembali tanpa semangat.


" Loe kenapa sih brooo kucel amat ?" tanya Diki.


"Adik loe lagi?" timpal Diki kembali .


Atta terdiam sambil menundukkan pandangannya. " Iya Luna" jawab Atta.


*****


Sepulang sekolah Delya bersama teman lainnya berkumpul hendak mengunjungi Luna dirumahnya. Galuh yang mendengar kabar Luna sakit pun ikut menjenguknya.


Tok tok tok....


Assalamu'alaikum.... semua teman Luna mengucap salam serempak. Hal itu membuat ibu tiri Luna beranjak dari ruang keluarga membuka pintu.


Ceklek....


Dengan raut muka judesnya ibu tiri Luna bertanya " Kalian temannya Aida apa Luna?"


" Kami mencari Luna tante " jawab Delya.

__ADS_1


" Owh... Luna ada dikamarnya dilantai atas kamar berwana kuning " kata ibu tiri Luna mempersilahkan teman Luna keatas. Dengan muka datar tanpa senyum.


Tok tok tok.... Luna... kata teman Luna barengan.


Luna membuka pintu kamarnya Luna terkejut tidak menyangka sahabat dan temannya akan datang menjenguknya. Terlebih Galuh juga ikut meski ia merasa bersalah selalu mengacuhkan Galuh dengan sikap juteknya.


" Duduklah " kata Luna.


" Lun sakit apa kamu? " Tanya Galuh


" Cuma gak enak badan kok " balas Luna.


Untung Atta semalam menggantikan baju Luna dengan sweater lengan panjang sehingga menutupi bekas luka cambukan ayahnya.


" Lun... Kak Atta udah pulang belum?" tanya Delya yang dari tadi mencari cari keberadaan kakak Luna yang ganteng n cool itu.


" Belom... hari ini dia pengumuman kelulusan " ujar Luna menjawab penasaran Delya sahabatnya itu.


Setelah bercengkerama dan bercanda Delya bersama teman lainnya pamit undur diri.


" Lun... udah sore nihhh kita pulang dulu ya?"


" Baiklah,, terimakasih ya atas kunjungan kalian " kata Luna sambil berjabat tangan dengan sahabat dan temannya itu.


Semua pulang meninggalka rumah Luna.


*****

__ADS_1


__ADS_2