
" Bie....gak lucu tahu , ini tuh masih bulan puasa masak cium cium disore hari belum waktunya bie...mau puasanya batal ???". ucap Luna mengerucutkan kedua bibirnya setelah berhasil lolos dari suaminya .
" Tapi sayang....ayo kita chek yuk , supaya lebih jelasnya masak iya kamu tega buat suamimu ini penasaran ". ucap Steve kembali memeluk tubuh Luna dari belakang yang sudah berdiri.
" Tapi bie...tanggung nih bentar lagi buka bersama terus jam setengah delapan acara kak Atta.Kapan kapan ya bie ". ucap Luna menoleh kesamping memohon kepada Steve.
Otomatis wajah Luna bersentuhan dengan wajah Steve.Cup....sebuah ciuman kembali mendarat di pipi Luna.Steve melepas pelukannya . " Oke aku lanjutin mandinya sayang , setengah jam lagi bersiaplah aku akan mengajakmu keluar sebentar gak pakai penolakan titik ". ucap Steve mengedipkan sebelah matanya dan mencolek dagu istrinya lalu berlalu kekamar mandi.
Luna menyiapkan pakaian Steve.Dan terpaksa ia pun terpaksa juga mengganti pakaiannya memenuhi ajakan suaminya.Tak lama setelah selesai mengguyur dan membersihkan tubuhnya Steve keluar dari kamar mandi.Dilihatnya Luna sudah rapi sedang duduk disofa.
Steve mendekat duduk disebelah Luna masih dengan bertelanjang dada dan tubuhnya dililit handuk separuh.Menyodorkan handuk kecil kepada istrinya .
" Sayang keringin dong ". ucap Steve manja.
Tak banyak menolak Luna segera meraih handuk kecil dari tangan suaminya dan membantu mengeringkannya.
Kenapa juga nih dengan suamiku manja banget hari ini gak kayak biasanya ya Allah.
Setelah agak kering rambutnya Steve segera berganti pakaian dan menyisir rambutnya.Sore itu ia mengenakan koko lengan panjang dan celana.
" Yuk sayang ". Steve menggandeng tangan Luna meninggalkan kamar menuruni anak tangga dirumahnya.
Semua keluarga yang ada diruang tengah kaget melihat penampilan Luna dan Steve yang tampak rapi.
" Steve...mau kemana sayang kok rapi bener kalian ". tanya Mirna mendekat kearah mereka .Disusul Sari juga mendekat.
" Bu...mih...Steve mau keluar sebentar mau ajak Luna chek mungkin kami berbuka diluar".
" Sayang memang kenapa dengan Luna apa dia sakit ". tanya Mirna penasaran dengan wajah cemas.
" Enggak kok mih...Steve cuma mau mastiin ajah tebakan Steve itu benar apa enggak , karena Steve yakin istri Steve yang cantik ini sedang hamil mih ". ucapan Steve terdengar antusias.Lalu segera pergi ke garasi.
^^^^^
" Za kenapa kok cemas gitu seperti menunggu seseorang , apa kamu sedang menunggu Mariska ". tanya Mirna menghampiri anaknya yang sedang mengutak atik ponselnya mengirim pesan kepada Mariska.
" Iya mih...katanya sudah berangkat sejam lalu sama om Yunus, mungkin kejebak macet". Suara Reza terdengar khawatir.
Mirna tersenyum melihat anak bungsunya yang benar benar sudah bisa move on dan melangkah kedepan bersama Mariska.Ditatapnya wajah Reza lekat oleh Mirna.
__ADS_1
*Terimakasih Tuhan...akhirnya Kau mendengar do'aku...semoga Mariska adalah gadis yang telah Engkau hadiahkan untuk putraku Reza.
" Idih...yang udah gak sabar pingin ketemu calon istri* ". ledek Mirna menyenggol lengan Reza .
" Sayang...jadi kapan nih ?? gak mau nyusul Atta juga . Mumpung mami sama papi masih liburan disini sayang.Inget kata Kyai Mahmud kan hal baik jangan ditunda terlalu lama ". Tukas Mirna kembali yang kini duduk dikursi teras rumah Luna disamping Reza.
^^^^^
Setelah dua puluh menit menembus kemacetan mobil Steve tiba disebuah klinik bersalin milik sahabatnya.Meski sebenarnya Steve enggan membawa Luna kesini namun ini adalah salah satu klinik yang masih membuka praktek karena yang lain sudah mulai cuti bersama.
Pintu ruang praktek Adrian sudah terbuka, karena sudah membuat janji terlebih dulu dengan sahabatnya semasa kuliah itu akhirnya Adrian langsung menyambutnya karena kebetulan antrian juga masih belum ada.
" Assalamu'alaikum..." ucap Steve yang telah berdiri didepan pintu dan disambut Adrian.
" Wa'alaikumsalam...eh Steve ayo masuk ". ucap Dokter Adrian bersalaman dengan keduanya.Luna juga mengikuti langkah suaminya masuk kedalam.
Beberapa menit mereka bercerita dan bernostalgia kini Adrian segera memeriksa Luna karena setengah jam lagi waktunya berbuka.
Dokter mengoles cairan gel ke permukaan perut bawah Luna.Setelah meminta izin kepada sahabatnya untuk menyentuh istrinya.Tapi jangan salah ya gaess karena melihat penampilan Luna yang mengenakan pakaian Syar'i maka dokter Adrian membungkus tangannya dengan sarung tangan agar tidak bersentuhan langsung dengan Luna.Mengingat juga Adrian menghormati Steve.
Dilayar monitor tampak sebuah makhluk kecil sebesar biji kacang sedang bergerak, mata Steve dan Luna terus menatap monitor tersebut.Sebuah senyum tersungging diwajah dokter Adrian dan Steve.Refleks Steve langsung memeluk tubuh Luna yang masih terbaring dikasur karena pemeriksaan USG.
" Steve selamat ya...benar dugaanmu ,istrimu saat ini sedang hamil dan memasuki usia minggu ke tujuh.Aku akan menuliskan resep untuknya untuk satu bulan kedepan.Dan ingat jangan terlalu kelelahan , vitamin harus dihabiskan ". Ujar dokter Adrian mengulurkan tangannya memberi selamat kepada Steve.
" Ohya...berbukalah disini , sebentar lagi adzan maghrib tanggung juga jika kalian mau balik ". ujar dokter Adrian.
Steve dan Luna sejenak saling bertatap seolah bertanya satu sama lain.Dan akhirnya keduanya menyetujui ajakan dokter Adrian.
Malam itu mereka merayakan ramadhan terakhir bersama keluarga dokter Adrian. Tak lama seusai sholat maghrib Steve berpamit undur diri untuk segera menghadiri akad nikah Atta.
^^^^^
Atta yang sedari sore menjelang adzan maghrib telah tiba dirumah Luna.Juga tampak rapi mengenakan setelan pakaian pengantin warna putih yang telah dipesankan oleh Sari dari butik beberapa hari sebelumnya.
Tak lama setelah adzan maghrib berkumandang , dikediaman Steve telah tiba Mariska bersama Yunus yang kebetulan juga akan kembali menjadi penghulu untuk pernikahan anak sahabatnya Agus.
Mariska malam itu terlihat cantik sekali dengan balutan pakaian muslim modern dan terlihat serasi sekali dengan Reza.
Semua berkumpul hanya tinggal menunggu kedatangan Steve dan Luna.
__ADS_1
" Uncle....kok daddy sama bunda belum datang juga ya ". tanya Stevie pada Reza yang sedang duduk berdua bersama Mariska.
" Stevie sayang sebentar lagi daddy pasti pulang kok kan daddy sama bunda mau kasih kejutan buat Stevie ". ucap Reza yang kini memangku tubuh kecil keponakannya yang imut dan lucu.
" Assalamu'alaikum..." ucap Steve dan Luna bersamaan yang baru saja datang.
" Wa'alaikumsalam...Luna gimana hasil pemeriksaannya ". tanya Sari sementara yang lain terlihat penasaran menatap wajah Steve dan Luna bergantian.
Steve menghela nafas panjang " Sepertinya Luna....". suara Steve tertahan.
" Luna kenapa Steve ". tanya Mirna dengan wajah serius menatap Steve langsung.
Steve sengaja menggantung pertanyaan maminya dan ibu mertuanya.Yang sudah sangat khawatir.
" Alhamdulillah Luna hamil lagi mih surpriseeee...... ". celetuk Steve keras memberi kejutan kepada seluruh keluarga besarnya.Sedangkan Luna hanya tersenyum tersipu malu.
" Dasar anak mami satu ini ya....suka bikin jantungan saja sudah mau punya anak dua pula masih suka bercanda ". Ujar Mirna menjewer telinga Steve karena kesal telah dag dig dug penasaran.
" Hollleee daddy benelan Stevie mau jadi kakak ". tanya Stevie menyeruak kedalam kerumunan keluarga besarnya menghampiri Steve dan Luna.
Luna dan Steve berjongkok mensejajarkan tubuh mereka dengan putri kecilnya. Luna dan Steve sama sama memeluk Stevie dengan gembira.Semua mata keluarga yang hadir menjadi terharu melihat kebahagiaan keluarga mereka.
Dan setelah acara surprise tersebut keduanya segera bergegas bersiap berganti pakaian.Sementara diluar sana suara gema takbir riuh berkumandang terdengar membahana dimana mana.
Malam hari raya sekaligus malam penyatuan cinta Atta dan Nayra.
◇◇◇◇◇
**Sampai disini dulu reader lovers Vicaldo Up hari ini.Dan mohon maaf jika Up nya tidak bisa setiap hari.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di setiap kolom komentar dan klik like.
Berikan vote dukungan kalian dan rate 🌟5 ya kakak readers.
Ayo dukung untuk membaca chapter novel ini sebanyak banyaknya karena dengan banyak membaca reader lovers semua telah ikut berdonasi untuk senyum anak yatim.
Jazaqumullah Khairan Katsir
Vicaldo😘😘😘**
__ADS_1