Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Luna diizinkan pulang kembali kerumah


__ADS_3

Selepas pulang dari bandara. Atta turun dari Taxi mengendong adiknya dan mendudukkannya kembali ke kursi roda.Atta mendorong Luna berjalan kembali keruangan VVIP. Atta menggendong Luna ke tempat tidur dan menyuruhnya beristirahat.


Atta berpamitan pada Luna akan menemui Lika sebentar lalu menemui Seno dikantor.


Atta menuju rumah dengan Taxi....


Tak butuh waktu lamapun Taxi berhenti didepan rumah Lika.


*Tok...tok...tok... tidak ada sahutan dari dalam.


Ceklek....Atta membuka pintu* .


Atta kaget kenapa rumahnya tidak dikunci dan ia bertanya dalam hati mobil siapa didepan itu. Karena seingat Atta mobil ayahnya belum keluar dari bengkel dan ia pun belum membelikan Lika mobil. Atta makin penasaran ia membuka pintu disetiap sudut ruangan namun tak menemukan ibu tirinya. Setelah mencari kemana mana akhirnya Atta membuka kamar Lika.


Betapa terkejutnya Atta melihat ibu tirinya tengah bercinta dengan Seno asisten pribadi ayahnya.


Atta berteriak keras dengan sangat marah melihat pemandangan yang tak pernah akan ia bayangkan.


Seno yang masih mengenakan celana saja berlari mengejar Atta.Sementara Lika tanpa bersalah dan berdosa segera mengenakan pakaian yang berserakan dilantai.Menuju ruang tamu. Karena Seno menghentikan Atta dan mencoba memberi penjelasan pada Atta.


" Maafin Om... Om tahu om bersalah karena sudah menghianati almarhum ayah kamu. Beberapa waktu lalu om kemari untuk menemui mamamu... Om membutuhkan tanda tangannya karena keperluan berkas. Mama kamu menggoda om dan memaksa om. Jika om tidak menurutinya mamamu mengancam akan memecat om dan menjebak om dengan ancaman tuduhan penggelapan dana perusahaan.Padahal om sama sekali tidak melakukan penggelapan sama sekali. Semestinya om saat itu tidak terpancing dengan ancaman mamamu.

__ADS_1


Akhirnya om setuju dan menuruti rencana mamamu. Dan itulah awal mula om melayani mamamu".


Sementara Lika memasuki ruang tamu dan mengoceh dengan perasaan tak berdosa.


" Untuk apa kamu meminta maaf pada anak ini. Gara gara adiknya lah suamiku meninggal. Semua urusanku kamu tidak berhak mengaturnya".


teriak Lika menuding wajah Atta dengan jari telunjuknya.


Atta ingin menampar wanita itu namun tangannya ditahan dengan penuh amarah meruak didadanya.


" Baiklah mulai saat ini om tidak perlu lagi datang dan mengurus perusahaan lagi. Bisnis Ayah aku yang akan menjalankan dan mengontrolnya sendiri ".


Sepeninggal seno Atta menatap tajam Lika dengan tatapan seolah ingin menghabisi wanita dihadapannya itu.


" Tunggu urusan kita belum berakhir .... aku akan pastikan kamu membayar penghianatanmu pada ayahku ". ucap Atta memberikan penekanan pada setiap ucapannya pada Lika. Lalu Atta keluar rumah dan membanting pintu dengan keras.


Atta lalu kembali kerumah sakit masih dengan Taxi yang sama yang mengantarnya sejak tadi.


Didalam Taxi perasaan Atta berkecamuk dengan hebat. Kepalan tangannya yang sejak tadi ditahannya ia hantamkan pada jok hal itu membuat sopir Taxi sedikit takut.


Setibanya di rumah sakit jam sudah menunjukkan pukul satu siang. Atta memasuki kamar Luna dengan wajah penuh kekecewaan dan kemarahan terpancar diwajah tampannya.

__ADS_1


" Kakak darimana saja kak. Dokter dari tadi mencari kakak. Katanya Luna udah boleh pulang sore ini kak."


Atta tersadar dari lamunannya.


" Ehmm... baiklah kakak akan menemui dokter ". ucap Atta mencoba menghindari pertanyaan adiknya. Lalu ia berlalu pergi ke kantor Rumah Sakit.


Beberapa saat setelah berbicara dengan dokter. Atta keluar dari ruangan dokter. Ia duduk di bangku taman di Rumah sakit . Ia membuka salah satu aplikasi dan mencari cari Appartement untuknya dan Luna.


Hampir satu jam Atta mencari Appartement melalui aplikasi itu dan kini ia menghubungi agensi. Beberapa menit setelah menelfon akhirnya Atta mendapatkannya. Sebuah Appartemen dengan hunian dua kamar. Meski harus mengontrak . Atta bernafas dengan lega karena setidaknya ia dan Luna ada tempat untuk tinggal.


Karena Atta tidak ingin kembali kerumah ayahnya. Besok Atta berencana mengambil beberapa barangnya dan barang Luna yang masih ada disana.


Sore jam 15.30 Luna sudah diperbolehkan keluar dari Rumah Sakit.


◇◇◇◇◇◇◇


**Hallo Reader lovers terimakasih telah berkunjung ke novel kami. Semoga suguhan kami memenuhi kepuasan Readers semua.


Jangan lupa klik VOTE dan Like ❤


Terimakasih....😍😍😍😍😍❤**

__ADS_1


__ADS_2