Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Reza melamar Lunaya


__ADS_3

Semua sudah selesai dan ruangan yang terbuka itu menjadi romantis. Semerbak harum bunga pun menghiasi seisi ruangan.


Atta telah tiba dan mobilnya berhenti tepat didepan pintu utama hotel. Atta keluar dari mobil membuka pintu untuk adiknya. Setelah keduanya keluar dari mobil , Atta memberikan kunci mobilnya pada petugas hotel yang berjaga didepan pintu utama .Keduanya lalu memasuki hotel .


Atta tiba tiba menghentikan langkahnya dan berkata pada Luna.


" Maaf kamu duluan ya ...kakak lupa masih harus menelfon om Agus sebentar. Tunggu kakak dikamar no ** lantai ****."


Luna pun menuruti perintah sang kakak ia berjalan menuju lift. Setelah lift terhenti dinomor tujuan yang Luna pencet ia pun berjalan menuju kamar yang dimaksud.


*****


Dari jauh tampak sepi sekali ruangan itu dan gelap hanya ada suara langkah kaki Luna yang terdengar tok...tok..tok suara langkah kaki Lunaya.Luna makin kebingungan " apa kakak salah ngasih info nomer kamar ya ".


Gumam Luna dalam hati seraya sedikit merinding ketakuta.


Tiba tiba tepat diluar teras ruangan itu ada cahaya lilin kecil berjejer membentuk Love. Kemudian terdengar langkah kaki yang membuat Luna makin takut.


Beberapa langkah terdengar tiba tiba semua lampu diruangan itupun menyala . Tepat dibelakang Luna yang masih mematung tiba tiba terdengar suara.

__ADS_1


" Surprise.... Cinta... Happy Birth Day... Happy Sweet Seventeen ". teriak Reza.


Luna segera membalikkan badannya dilihatnya Reza sang kekasih sedang berdiri tepat dihadapannya. Luna berlari memeluk Reza erat . Karena ia masih takut beberapa saat barusan.


" Kak Reza jahat...Luna takut , tadi Luna pikir Luna salah memasuki kamar ". Isak Luna sambil makin menyelundupkan kepalanya didada Reza.


Reza merangkup wajah cantik Luna yang saat ini terlihat begitu dewasa penampilannya dengan kedua tangannya. Diseka air mata yang sempat berlinang dipelupuk mata cantik Luna dengan lembut.Reza mengecup kening Luna lembut seraya berbisik " Happy Birth Day Cinta...I Love You ". Reza pun tak melewatkan kesempatan dikecupnya lembut bibir mungil Luna dan Luna pun pasrah memejamkan matanya. Itulah pertama kali ciuman pertama bagi Luna dan Reza.


Sesaat dari belakang terdengar suara langkah kaki sambil bertepuk tangan ....


" Happy Birth Day adik jutek ku tersayang ".


Atta berjalan menghampiri Luna dan Reza dengan senyum mengembang tersungging dibibir sensualnya.


Setelah puas berpelukan mereka kini tengah makan malam. Dalam suasana haru Luna mengucap banyak terimakasih pada Atta dan Reza karena telah menyiapkan surprise yang sempurna dihari ulang tahunnya ke 17.


" *Makasih kak Atta... makasih Kak Reza... aku menyayangi kalian ".


" Semua ide gila pacarmu ...awalnya kakak kurang setuju karena dia main colong ajah nyium kamu* ". Ucap Atta menyindir Reza.

__ADS_1


Reza tersipu malu dengan ucapan Atta.


Reza duduk berlutut didepan kursi Luna tepat dihadapan Atta.Mengeluarkan sebuah kotak kecil berisikan sepasang cincin.


" Bersedikah kamu menjadi pendamping hidupku Cinta ". Reza mengeluarkan satu cincin yang hendak ia pakaikan dijari Luna. Luna terdiam kaget tak percaya Reza akan melakukan hal gila ini. Luna memandang wajah Kakaknya seakan bertanya apa dia menyetujuinya. Luna menatap dalam kearah Atta berharap mendapatkan jawaban dan persetujuan . Atta tersenyum dan mengangguk dan itu membuat Luna akhirnya mengiyakan lamaran Reza.


" Gue percayakan adik kesayangan gue ke loe...gue harap loe jangan pernah menyakiti ataupun mengecewakannya. ". Atta menatap tajam Reza seakan memberi tanda ia merelakan adiknya sekaligus mengingatkannya.


Reza tersenyum ia sematkan cincin dijari Lunaya. Kini Luna pun menyematkan cincin dijari Reza. Reza mengecup lembut tangan Luna dan Keduanya kembali berpelukan .


Lalu Luna menghampiri kakaknya ia memeluk kakaknya dengan erat ia menangis dalam dekapan kakaknya. Pelukan hangat yang selama ini selalu ada untuknya saat ia bersedih.


*****


Acara melamar Luna pun berjalan lancar Reza tampak bahagia kini ia bisa menyelesaikan kuliahnya dengan tenang meski harus menjalin hubungan jarak jauh. Mungkin Reza tampak posesif namun ia tak perduli yang ia fikirkan hanyalah ia tak ingin hati Luna ada pria lain ia ingin memiliki Luna seutuhnya melindungi dan menjaganya.


Malam telah larut Reza Luna Dan Atta memasuki kamar masing masing . Mereka kembali beristirahat. Rencananya mereka akan berlibur selama tiga hari disana.


◇◇◇◇◇◇◇

__ADS_1


Biar ngehalunya makin siip nih bisa dibayangin ya gaess .Selamat ngehalu 😙😙😙😙😙😙



__ADS_2