
Luna dan Steve tiba di pusat perbelanjaan mereka berjalan dengan sangat romantis membuat beberapa mata menyorot ke arah mereka kagum dengan keromantisan Steve pada Luna.
" Bie kita ke toko itu ya ". ujar Luna bergelayut dilengan suaminya sementara tangan Steve merengkuh pinggang istrinya bahkan tak malu sedikitpun Steve mencium pipi Luna didepan mereka.
*****
" Mbak tolong layani istri saya tunjukkan model baju terbaik ditoko ini ". ujar Steve yang sedang duduk menunggu sang istri.
Luna tengah sibuk memilih beberapa baju bahkan terlihat bingung karena semua terlihat bagus bagus.Melihat istrinya terlihat kebingungan maka Steve pun menghampirinya.
Steve memeluk Luna dari belakang yang sedang sibuk memilih baju.
" Bie... jangan bercanda kita lagi didepan umum ". ujar Luna berusaha menghindari pelukan suaminya.
" Biarin...salah siapa hari ini kamu terlihat seksi sekali ". bisik nakal Steve ditelinga Luna.
Tampak beberapa karyawan toko tersenyum melihat kemesraan mereka.Bahkan mereka saling berbisik iri melihat kemesraan yang Steve tunjukkan.
" Mbak... apa yang kalian lihat kenapa pada bengong , tolong bungkus semua baju yang sudah dipilih istriku.Juga lingeria yang terpajang itu dibungkus semua". ucap Steve dengan nada sedikit kesal karena para karyawan malah sibuk bengong melihatnya dan Luna.
__ADS_1
Steve menarik pinggang Luna kemudian duduk disofa yang telah disediakan toko itu.
" Bie...hari ini kamu udah keterlaluan masak iya marah sama pelayan , mereka kan cuma sedang memperhatikan tingkahmu yang sok genit hari ini bie ". ujar Luna kali ini terlihat kesal dan mengerucutkan bibirnya.
Setelah beberapa menit semua pesanan mereka dibungkus rapi pelayan pun menghampiri mereka.
" Tuan...maaf mengganggu semua sudah kami bungkus silahkan anda membayar dimeja kasir sebelah ".
Steve pun berdiri menuju kasir dan menyodorkan kartu debitnya kepada kasir.
" Semua tiga puluh juta tuan totalnya ". ucap salah seorang kasir disana dan langsung menggesek kartu Steve.Disebelah Luna sangat terkejut mendengar jumlah yang kasir ucapkan.
" Hah tiga puluh juta ". gumam Luna sambil mulutnya berbisik sendiri.
" Bie.... " teriak Luna kesal dan wajahnya memerah karena malu sementara para pelayan hanya tertunduk tak berani menatap aksi Steve.
" Tolong antar semua ke alamat biasanya ".
Ucap Steve menggandeng tangan Luna meninggalkan toko.Berjalan menuju toko sepatu dan tas.
__ADS_1
******
Toko baju yang disinggahi Steve tadi adalah toko langganan maminya dimana dirinya sering sekali mengantar maminya serta sering kali memgambil pesanan maminya.Jadi tak heran jika para pelayan itu tak menanyakan alamat tujuan pengirimannya.
Sesampainya ditoko tas dan sepatu Luna kembali memilih sesuai perintah sang suami.Tampak Luna memilih beberapa model yang sedang hits dan beberapa tas saja.
Setelah puas memilih Steve pun membayar belanjaan sang istri .Kemudian mereka berjalan meninggalkan toko sepatu dan tas.
" Bie... aku mau es krim kita kesana yuk bie ". ajak luna kali ini terlihat antusias saat melihat toko es krim favouritenya.Dan menarik lengan Steve.
Mereka duduk disalah satu kursi sambil menikmati es krimnya.Tak segan Luna menyuapi Steve bahkan saat dibibir Luna terlihat belepotan bekas es krim Steve pun mengusapnya lembut dengan ibu jarinya.Mereka pun mengabadikan moment makan es krim dimana bibir mereka sama sama belepotan es krim.Kedua insan ini tampak bahagia.Menikmati setiap moment yang mereka lewati tanpa terkecuali.
Meskipun dirinya seorang Presdir dari perusahaan yang telah diwariskan papinya namun Steve adalah sosok pria yang ramah serta lemah kembut , jadi tak heran jika ia memperlakukan Luna bak permaisuri.
Luna pun sudah tak mengingat akan Reza , kini hari harinya terisi oleh Steve seorang.Bahkan ia berusaha mengajari Steve tata cara sholat.Sepasang pengantin baru itu benar benar belajar memulai semua kehidupannya dari awal.
Mungkin beberapa kali pertemuan yang tak pernah mereka sadari selama ini adalah rencana Tuhan mempertemukan dan mempersatukan mereka.Meski cinta mereka datangnya terlambat namun tak membuat keduanya untuk berhenti saling belajar menerima kekurangan dan kelebihan pasangannya.
Cinta tak harus hadir diawal bahkan saat awalnya menyakitkan boleh jadi akan berakhir bahagia.Semoga tidak akan ada hal yang mengganggu pernikahan Lunaya sigadis Jutek.
__ADS_1
◇◇◇◇◇◇
Jangan Lupa tinggalkan komentar terbaiknya ya gaess klik Vote sertakan like❤ terbanyak agar novel ini masuk peringkat.Terimakasih 😗😗😗❤❤❤