Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Kesucian Aida ternoda


__ADS_3

Ditempat lain Aida yang juga merayakan ulang tahunnya bersama kekasihnya semalam. Pagi ini...ia tampak menangis sesenggukan dibawah selimut putih disebuah kamar hotel.Semalam ia terlalu mabuk dan terlalu mempercayai kekasihnya sehingga tanpa sadar keperawanannya telah ia serahkan kepada kekasihnya. Ia terbangun setelah sadar dari mabuknya meski kepalanya sedikit terasa berat. Dan didapati tubuhnya tanpa sehelai pakaianpun.Ia melihat disampingnya sang kekasih sedang terlelap entah karena efek mabuknya atau kelelahan karena semalam mereka bercinta. Yang ada semua pakaian berserakan di lantai.Aida mengutuk dirinya betapa bodohnya ia terlalu percaya pada kekasihnya. Bagaimana jika nanti dia hamil ??? Aida terus berkecamuk dalam hatinya dengan pertanyaan pertanyaan yang tak mampu dijawab otaknya.


******


Sinar matahari tampak sedang mengintip Luna yang sedang terlelap tidur. Pancaran lembut dan hangat sinar matahari membuatnya terbangun. Luna berkeliat sembari menatap ke arah cahaya matahari. Ia tersenyum dan tersipu malu akan lamaran Reza semalam.Dilihatnya cincin yang melingkar dijari manisnya. Ia melihat ke arah jarum jam rupanya ia telah kesiangan sehingga meninggalkan subuhnya.


Berbeda dengan Atta ia tak pernah meninggalkan waktu emas itu setiap harinya meski lelah dan kesibukan memburunya. Atta sudah mengutak atik ponselnya melihat laporan laporan yang dikirim Agus semalam.


*****


Setelah selesai melihat semua laporan kantor dari ponselnya. Ia menuju kamar Reza. Diketuknya kamar Reza beberapakali lalu Reza membuka pintunya dengan berjalan sambil merem.


" Gimana loe mau jadi imam yang baik buat adik gue kalau jam segini ajah loe belum bangun " . ucap Atta sambil melempar bantal kearah Reza yang kembali tertidur.


" Gue ngantuk broooo jangan gangguin ah ".


Reza melempar kembali bantal kearah Atta.

__ADS_1


Disana didapati sebuah sajadah kecil yang empuk sedang terhampar disudut pojok kamar hotel.


Atta tampak tersenyum melihat hal itu dalam hatinya bertanya " Sejak kapan anak posesif ini belajar menjadi Ustadz ". Gumam Atta sedikit penasaran . Karena yang ia tahu Reza selama ini tampaknya terlihat jauh dari agama ia sama sekali tak menyangka kehadiran adiknya benar benar telah merubah dunia Reza .Ya memang benar Reza akhir akhir ini selama berada dinegara F ia telah mempelajari beberapa hal tentang Agama islam termasuk salah satunya sholat.


******


Jam menunjukkan pukul 08.00 pagi. Luna yang sudah rapi menelfon kakaknya dan juga Reza untuk segera sarapan di restoran bawah dihotel itu . Beberapa saat keduanya berjalan mendekati Luna. Kedua lelaki kesayangannya itu pun duduk bersebelahan. Kini mereka tampak menikmati sarapan paginya. Tanpa sepatah katapun yang terdengar.


Seusai sarapan Atta berkata pada Reza .


" Gue ada urusan dikantor setelah sarapan gue akan balik kekantor. Loe Za temenin adik gue jalan jalan buat ia bahagia. Awas jangan main nyosor saat gue gak ada. Buat ia tetap suci sampai saat kalian benar benar resmi menikah nanti. Gue percaya loe pasti bisa ".


Hal itu membuat Luna menahan tawanya. Seakan Reza sedang disidak oleh Dosen.


Atta berpamit pada Luna. Ia mencium kening adiknya. " Ohya ambil dan pilihlah beberapa pakaian digerai butik dibawah hotel . Atta menyodorkan kartu kredit pada Luna. Sekarang saatnya Luna harus memiliki kartu kredit agar tak selalu merepotkannya .Ditambah Atta kedepannya akan semakin sibuk. Jadi ia percaya karena Luna bukanlah tipe gadis yang syuka berfoya foya dan menghamburkan uang. Berbanding terbalik dengan adiknya Aida.


Atta bergegas pergi meninggalkan hotel. Sementara kedua insan yang tengah kasmaran itupun berjalan menunu gerai butik yang dikatakan kakaknya.Tampak Reza sedang menggandeng tangan Luna.Menuju butik. Reza memilihkan beberapa baju yang ia rasa akan terlihat cantik saat dikenakan Luna.

__ADS_1


Luna kembali kekamar dengan beberapa bag papper berisikan baju. Ia segera mengganti baju dengan setelan cassual dan itu membuatnya terlihat kembali menjadi gadis tomboi yang jutek.


Luna menghampiri Reza yang tengah menunggunya di Lobi hotel.


" Udah siap kak , yukkk ". wajah Luna tampak terlihat sumringah dengan senyum yang jarang sekali terpancar diwajah manisnya.


*******


Keduanya berjalan meninggalkan hotel menuju pantai yang letaknya tak jauh dari hotel. Mereke berjalan menyusuri bibir pantai tampak Reza melingkarkan tangannya dipundak Luna.


Sesaat mereka juga bermain deburan ombak kejar kejaran. Membuat baju keduanya basah kuyup. Sesekali dengan kejailannya Reza menggendong Luna . Hari itu mereka terlihat amat sangat bahagia berbanding terbalik dengan Aida yang masih merenungi nasibnya. Hingga siang hari kekasihnya berkali kali menjamahnya dan menyalurkan hasratnya pada Aida.Ia hanya bisa pasrah sambil berderai air matanya. Pasalnya kekasihnya berjanji akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu padanya.Hal itu membuatnya pasrah tanpa perlawanan dan penolakan.


◇◇◇◇◇◇◇


**Terimakasih Readers yang telah sudi mampir ke novel kami. Semoga suguhan yang kami berikan mampu memuaskan khayalan Readers semua.


Follow Coment Vote n like ❤ novel kami kakak

__ADS_1


Terimakasih 😙😙😙😙😙**


__ADS_2