Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Suasana sore hari dirumah Steve


__ADS_3

Sore itu langit terlihat begitu cerah Mirna bersama Andrew berniat menungunjungi Lika istri kedua Haris sekarang, menjenguk bayi mereka .


Luna sedang duduk disofa diteras depan rumah.Merasa jenuh setelah hampir setengah hari berada di dalam kamar.Sementara Steve menemani sang istri sambil menghidupkan laptop memeriksa laporan kinerja para pegawai dan asisten nya.Duduk di samping sang istri tercinta.


" Sayang mami sama papi pergi kerumah om Haris dulu ya ke tempat mama Lika ". ujar Mirna berpamit kepada anak dan menantu sembari mengusap jilbab atas Luna.


" Iya mih.... hati hati ". sahut Luna lembut dan sopan.Andrew dan Mirna pun berjalan menuju garasi mobil melaju membelah jalanan kota A disore hari.


******


" Bie aku pingin minum jus mangga ". suara Luna terdengar manja merengek kepada Steve. Steve menutup laptop yang ada didepan nya, matanya menatap ke arah kedua bola mata sang istri yang semakin terlihat cantik walau sedikit pucat .


" Tunggu sayang aku buatin dulu ya ". Steve membelai pipi Luna kemudian berlalu menuju dapur.


Semenjak kehamilan sang Istri Steve berusaha menjadi suami siaga buat sang istri dan calon bayinya.


Sepuluh menit kemudian segelas jus mangga telah berada ditangan Steve.Steve duduk berjongkok dihadapan Luna menyodorkan gelas yang berisi jus kepada sang istri.


" Makasih ya bie ". ujar Luna tersenyum kepada suaminya.


" Apa sih yang enggak buat permaisuriku dan calon anak aku ". ujar Steve mengusap perut sang istri.Luna pun menenggak jus yang dibuat khusus oleh suaminya sampai habis.Membuat Steve merasa senang.

__ADS_1


" Assalamu'alaikum anak daddy apa kabar disana lagi aus ya ". suara Steve menirukan suara anak kecil bermonolog dengan calon bayinya.Membuat Luna terkekeh tertawa geli mendengar suara Steve.


" Wa'alaikumsalam daddy...iya dedegh aus dad makacih ya daddy udah buatin minuman buat dedegh ". kali ini Luna bersuara bak anak kecil juga.Steve mendekatkan kepalanya pada perut rata Luna.Seolah ingin mendengar aktifitas anaknya didalam perut sang istri.


Dan Luna pun tertawa geli.


Luna merebahkan kepalanya kepundak sang suami yang telah duduk disamping nya." Bie...Hubbie maunya anak kita perempuan atau laki laki ". tanya Luna yang tampak asyik memainkan jemari Steve.


Steve mencium kening Luna. " Sayang apa pun yang Allah kasih untuk kita aku akan menerimanya.Yang penting buat aku.Permaisuri dan anak ku sehat selalu ".


Mendengar ucapan sang suami Luna bergelayut manja didada bidang Steve yang sedang mengenakan kaos berkerah warna biru elektrik.Tak mau membuang kesempatan Steve pun mencium lembut bibir istrinya.


*****


" Selamat sore om tante mari silahkan masuk". sapa Sita mencium punggung tangan mereka berdua.


Haris keluar melihat siapa yang datang.Matanya sangat terkejut melihat kehadiran Mirna dan Andrew sepupunya.Yang kini sedang berdiri didepan rumah mereka.


" He kak Andrew kapan kalian datang ". ujar Haris memeluk tubuh Andrew ( pelukan laki laki ).


" Semalam aku langsung tiba disini setelah mendengar berita kehamilan menantuku ".

__ADS_1


" Selamat ya atas kelahiran bayi kalian ".ujar Andrew kembali.


Lalu Andrew dan Mirna duduk disofa ruang tamu sementara Haris memanggil Lika.


" Ma...diluar ada Andrew dan istrinya Mirna " Suara Haris saat menghampiri Lika yang sedang menggantikan popok bayinya karena habis pup.


" Iya pa ini juga baru selesai papa temenin mereka dulu sebentar lagi mama menyusul ". ujar Lika masih fokus dengan bayinya.


" Maaf kak Lika masih mengganti popok anak kami" ujar Haris yang kini duduk diseberang kursi Mirna.


Sembari menunggu Mirna pelayan baru dirumah Lika datang dengan membawa teh panas dan beberapa camilan.Membuat suasana sore itu sangat asyik untuk mengobrol.


Semenjak perut Lika membesar Haris sengaja memanggil pelayan yang dulu pernah ikut dengan nya untuk bekerja kembali.Pelayan itu baru kembali dari kampung karena suaminya baru sakit beberapa bulan yang lalu jadi Haris sengaja memberhentikannya saat itu dan sekerang memanggilnya kembali setelah tahu suami pelayan itu sudah kembali sehat.


*****


Obrolan sore itu terlihat seru sekali canda tawa riuh terdengar dirumah Haris dan Lika.Mirna juga menggendong bayi Lika bergantian dengan Andrew.


◇◇◇◇◇


Jangan lupa follow kami Beri dukungan Vote serta like sebanyaknya.Komentar terbaiknya selalu kami tunggu.Terimakasih😍😍😍❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2