
" Holleee....bunda beneran kita mau jalan jalan ". ucap Stevie gembira turun dari pangkuan Luna.
" Iya sayang...tuh lihat , ada banyak mainan kan ". Ucap Steve menatap putri kecilnya.Luna dan Steve menggandeng Stevie berjalan masuk ke arena bermain.Melihat aneka macam permainan Stevie menarik tangan keduaborang tuanya dengan antusias.
" Daddy...bunda , Stevie mau main itu ". Tunjuk Stevie ke salah satu permainan. Luna mendampingi putri kecilnya bermain dengan gembira sekali.Jujur Steve dan Luna jarang mengajak Stevie bermain ke arena bermain di mall . Bagi mereka itu bukan suatu pengajaran yang baik , saat senggang mereka lebih sering berkumpul keluarga bersama dan berlibur ketimbang nongkrong di mall menghabiskan waktu bersama keluarga.
Steve beberapa kali mengabadikan moment kebersamaan keluarga kecil nya.Tertawa bermain bersama sama.Beberapa mata tersenyum saat melihat kemesraan keluarga Steve.
Dan para kasir serta karyawan mall itu pun terus menatap keluarga harmonis Steve.Apa lagi saat Steve tak canggung canggung mencium pipi Luna didepan umum dan melingkarkan tangannya dipinggang Luna dengan mesra.
" Bie...jangan berlebihan dong tuh semua pada lihatin kita" ujar Luna mulai cemberut.
" Biar dong sayang itu hak mereka , emangnya salah aku cium istri sendiri ". Ujar Steve makin mengeratkan tangannya dipinggang Luna.
Puas bermain mereka kini tengah berada di foodcourt. Stevie meminta es krim, dan Luna memesan 3 es krim dengan rasa yang berbeda. Sementara Steve menemani Stevie duduk disalah satu kursi.
Saat Luna merogoh tasnya hendak membayar tiba tiba suara seseorang mengagetkannya.
" Hei...Lu Luna...kamu benar Lunaya kan ". Ucap Tantri yang sedang mengantri juga bersama Ferdi kakak kelas Luna waktu SMA.
Ferdi terpaku menatap Luna ,sekian tahun setelah tak ada kabar semenjak Ferdi lulus.Gadis jutek yang pernah ia sukai kini benar ada dihadapannya.
" Assalamu'alaikum...iya saya Lunaya , kalau gak salah ingat ini kak Ferdi kan dan ini kak Tantri ". Ucap Luna menjabat tangan keduanya.Mereka sama sama tertawa bahkan mata Steve melihat ke arah Luna yang tampak akrab dengan Ferdi dan Tantri.Karena yang Steve tahu selama ini Luna adalah pribadi yang tertutup dan tak mempunyai banyak teman.
" Eh Luna kamu makin cantik aja sekarang ". Ucap Tantri menoel lengan Ferdi memberi isyarat untuk mengungkapkan perasaannya yang selama ini Ferdi pendam.
" He he he , iya bener kata Tantri kamu cantik banget sekarang pakai hijab ". Ujar Ferdi malu malu.
__ADS_1
" Siapa juga laki laki itu kenapa dia menatap istriku seperti itu ". Gumam Steve menatap kesal ke arah Ferdi yang tampak akrab dan tertawa. Terasa panas matanya melihat keakraban istrinya dengan Ferdi dan Tantri Steve beranjak menggandeng Stevie.
" Sayang ayo kita nyusul bunda yuk ". Dengan menurut Stevie mengikuti langkah daddy nya.
" Sayang...kok lama sih , lihat tuh Stevie jadinya cemberut karena kelamaan nungguin kamu ". Ucap Steve menatap kearah Ferdi.
" Eh bie...kenalin ini kakak kelas aku dulu waktu SMA ". ucap Luna tersenyum menatap ke arah suaminya.
Terlihat Ferdi melongo menatap Luna dan Steve bergantian setelah mendengar ucapan Luna.
" Kenalkan saya suami Luna Steve dan ini putri kecil kami Stevie ".Ucap Steve dengan suara datar.
Wajah Ferdi yang tadinya ceria dan bahagia seketika berubah jadi pias." Rupanya hanya anganku saja bisa berjumpa Luna dan mengutarakan perasaanku ". Gumam hati Ferdi dan wajahnya kini berubah sendu.
" Beneran Lun...ini suami kamu ". tanya Tantri kaget sekaligus penasaran.Luna tersenyum mengangguk mengiyakan.
" Assalamu'alaikum...aunty , uncle ". ucap Stevie memecah ketegangan dan kecanggungan diantara mereka.
Raut wajah Steve berubah tak bersahabat saat mereka duduk bersama bernostalgia bercerita kejutekan Luna sewaktu sekolah dulu.Mata Ferdi yang beberapa kali mencuri pandang kearah Luna membuat Steve makin kesal dan jengkel.
" Sayang , aku mau es krim nya dong suapin . Aaa... ". Ucap Steve bertingkah manja dihadapan Ferdi.Membuat Luna heran dengan tingkah suaminya yang kekanak kanakan dihadapan temannya.
" Bie...gak malu apa manja banget kita lagi didepan umum ". bisik Luna
" Ya udah kalau gak mau , aku cium nih didepan teman teman kamu ". Sahut Steve lirih menyeringai.
" Oh Tuhan kenapa dengan suami gue hari ini sih , tingkahnya aneh banget ". gumam hati Luna.
__ADS_1
Mendengar ancaman suaminya yang selalu bersikap nekad jika berhubungan dengan keromantisan akhirnya Luna menyerah menyuapi Steve dengan es krim miliknya.Membuat Steve tersenyum puas penuh kemenangan bahkan Steve juga menyuapkan es krim miliknya kepada Luna dan Stevie.
Tantri dan Ferdi terpaksa harus menyaksikan keromantisan Steve dengan Luna dihadapan nya.Menyisakan kelu dihati Ferdi.Hanya bisa tersenyum ketir menerima kenyataan gadis yang dulu disukainya dan bahkan kabarnya selalu dicari cari selama ini ternyata sudah bersuami.
" Bunda es klim nya enak banget Stevie suka ,Daddy lihat itu bibil bunda belepotan banyak bekas es klim nya ". ucap Stevie menertawakan Luna.Steve tersenyum melihat bibir Luna yang ada bekas es krimnya.
Tanpa malu dihadapan teman Luna Steve meraih dagu istrinya.Luna mengira suaminya hanya akan membersihkan bekas es krim dengan tissu atau tangannya.Namun kenyataan nya berbeda tanpa tahu malu Steve mengecup bekas es krim yang ada dibibir Luna.Membuat Luna seketika berubah merah merona wajahnya.
Ferdi merasa hanya menjadi pengganggu saja maka keduanya berpamitan untuk pulang.
" Eh Lun...udah malam nih , kita pulang dulu ya , yuk Fer ". ucap Tantri memeluk tubuh Luna dan Stevie.Lalu Ferdi hanya berjabat tangan saja dengan Luna dan suaminya berlalu meninggalkan keluarga kecil Lunaya.
Akhirnya Steve tersenyum puas melihat wajah Ferdi yang teelihat kesal akan sikapnya.Selepas kepergian temannya Luna hanya bisa menggelengkan kepala tersenyum melihat kejahilan suaminya.Dan seketika sebuah kecupan kembali mendarat dikening Luna. Tak mau hanya menjadi penonton Stevie pun protes minta dicium juga.
" Daddy jahat kenapa cuma bundac teyus sih yang dicium Stevie juga mau dicium daddy kayak daddy cium ke bunda '. Ucap Stevie merajuk.
" Ha ha ha ha ha ". Steve dan Luna akhirnya sama sama tertawa akan sikap putri kecilnya yang sangat lucu dan menggemaskan.Dan tak lama kemudian mereka kembali pulang kerumah.Jalan jalan selepas sholat tarawih dimasjid malam itu benar benar menyenangkan bagi Stevie.
◇◇◇◇◇◇
**Terimakasih reader lovers atas dukungan dan supportnya selama ini.Terimakasih banyak kepada readers yang telah banyak memberikan vote serta rate 🌟5 nya.
Semoga suguhan cerita yang author tuliskan bisa menjadi kepuasan readers lover semua.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dikolom komentar.Klik Vote serta Rate 🌟5 nya
Ayo terus baca dan baca agar sama sama turut berdonasi untuk kegiatan anak yatim**.
__ADS_1
**Jazaqumullah Khairan Katsir
*Vicaldo😗😗😗***