
Melihat Reza berdiri dibelakangnya Steve berusaha menjelaskan kesalahpahaman pada Reza.
" Maaf Za ... semua tidak seperti yang loe bayangin ". ujar Steve
Reza berjalan mendekat menepuk pundak Steve.
" Tenang aja kak...Reza percaya kok sama kakak ". ucap Reza dan tersenyum pada kakaknya. wajah Steve tampak pias seketika.
" Ohya Za kakak sebaiknya balik kantor dulu . Mobil loe ntar biar dianter ". ujar Steve lalu berpamitan pada Luna dan Reza
Beberapa saat pun Steve meninggalkan ruangan tersebut berjalan menuju parkiran.
Melajukan mobilnya menuju kantor.
******
Di kantor Atta...
" Assalamu'alaikum...Haloo Za , gimana keadaan Luna apa dia baik baik saja ?". tanya Atta melalui panggilan telefon pada Reza.
" Wa'alaikumsalam... iya bro luna baik kok... loe tenang aja lanjutin kerjanya biar gua yang jagain ". sahut Reza dari seberang telfon.
" Baiklah gue titip adik gua ya... inget pesan gua kan jangan nyosor terus π " Ucap Atta bercanda memperingatkan Reza.
Panggilan telefon itu pun berakhir. Nayra yang masih sibuk membantu Atta telinganya mendengar percakapan bossnya . Nayra memberanikan diri bertanya pada Atta.
" Ehm... pak maaf kalau boleh saya tahu barusan bapak bertanya tentang adik bapak. Apa non Luna lagi sakit pak ?" tanya Nayra dengan sedikit gugup.
__ADS_1
" Iya kemarin luna tergelincir ditangga sekolahnya dan tulang persendiannya mengalami sedikit retak jadi dia harus dirawat dirumah sakit beberapa hari ". ujar Atta menatap dalam mata indah Nayra.
" Kalau begitu apa saya boleh izin sebentar pak saya mau mengabari papa saya ". ucap Nayra.
" Hemmm... " Atta mengangguk memberi izin pada Nayra.
Nayra keluar dari ruangan Atta sebentar dan mencoba menghubungi papanya.
Dert...dret...dret....
( Suara telefon Agus berbunyi )
" Ya Hallo Sayang...tumben nelfon papa ada apa. Apa terjadi sesuatu dikantor nak Atta ". ujar Agus cemas.
" *Ah...enggak pa Nay cuma mau nanya apa sepulang kantor papa ada acara?".
" Enggak sayang* ". pungkas Agus.
" *Lohh...nak Luna sakit , sakit apa sayang ".
" Kata boss barusan sih tergelincir dan tulang kakinya retak pa* ". jawab Nayra
" *Baiklah sayang satu jam lagi papa akan jemput kamu dikantor sekalian papa ada sesuatu yang mau disampaikan kepada nak Atta ".
" Okey pa bye* ".
Panggilan telfon pun akhirnya berakhir. Nayra kembali keruangan Atta.
__ADS_1
Atta masih tak bergeming dari kursinya sembari matanya masih terfokus pada laptop. Karena terdapat laporan yang sedikit sanksi Atta pun memanggil Nayara.
" Nay... bukankah bagian ini aku sudah menyuruhmu untuk merevisi tapi kenapa masih tetap belum ada perubahan. Apa kamu benar benar sudah merevisinya ?" . tanya Atta.
Nayra berdiri disamping Atta wajahnya dicondongkan kedepan melihat arah laptop sang boss. Beberapa kali terdengar hembusan nafas keduanya yang tampak sama sama grogi berada diposisi sedekat ini.
Nayra mencoba menggeser laptopnya lebih dekat agar dapat terlihat lebih jelas.
" Coba lihat bagian ini ". ucap Atta memperlihatkan bagian yang ia maksud. Namun tiba tiba saat Atta menoleh kearah Nayra bibirnya mencium pipi mulus Nayra " Cup .
Beberapa detik adegan itu terjadi Jantung Nayra seakan mau copot sedangkan Atta merasa kedamaian berada didekat wanita itu meskipun dadanya juga berdebar debar.
Melihat Nayra gugup Atta pun segera memalingkan wajahnya .
" Maaf ". ujar Atta
Pipi Nayra tampak memerah karena menahan malu. Sekaligus bahagia. Ya akhir akhir ini Nayra lebih sering memikirkan Atta. Dan bahkan selalu memimpikan bersama dengan Atta seperti ini. Nayra merasa seperti mimpi kejadian barusan.
Keduanya saling diam dan melanjutkan pekerjaan masing masing tanpa terucap sepatah katapun
Hingga tanpa terasa jam menunjukkan pukul 16.00 waktu setempat. Jam pulang kantor Atta telah tiba. Nayra pun membereskan berkas serta laporan yang belum terselesaikan. Sementara Atta sudah berdiri beranjak dari duduknya merapikan jasnya.
" Pak saya permisi dulu. Ohya kalau boleh tahu nona luna dirawat dirumah sakit mana pak ?" tanya Nayra sebelum pergi
" VVIP DAHLIA " ujar Atta masih tampak canggung akibat kejadian barusan.
Beberapa menit sebelum Nayra pulang Agus papanya akhirnya datang diruangan Atta.
__ADS_1
ββββββ
Jangan lupa Vote dan like sebanyak banyaknya terimaksih πππβ€β€β€