
Petang hari dinegara F Atta menghubungi pengacaranya Agus yang tak lain ayah Nayra.
Dert...dert...dert.... (Suara ponsel Agus )
" Hallo Assalamu'alaikum om..." sapa Atta dari balik ponselnya yang telah tersambung dengan Agus.
" Wa'alaikumsalam...iya nak Atta , gimana kondisi disana, Nayra bilang Luna akan segera menikah besok apa ada yang om bantu dari sini ?" . tanya Agus
" Ehm... iya om begini bisakah om mengirimkan penghulu kenalan atau kolega om Agus yang bisa terbang sekarang om ?". tanya Atta khawatir karena tak tahu menahu mengenai urusan beginian.
" Owh itu... iya nak Atta ada kebetulan teman kuliah om dulu ada yang menjadi penghulu. Sebentar om hubunginya dulu jika beliau sanggup om akan menyuruh Nayra menyiapkan semua akomodasi dan tiketnya". ujar Agus.
Sesaat kemudian pun panggilan berakhir. Agus mencoba menghubungi Yunus teman sekampusnya dulu namun beda jurusan juga teman sekamar waktu kost dulu.
Tut...tut...tutt... suara ponsel yunus.
Karena panggilan yang masuk adalah nomer tak dikenal maka Yunus pun penasaran dan memgangkatnya.
" Hallo Assalamu'alaikum dengan Yunus disini ada yang bisa saya bantu? ". Sapa Yunus
" Wa'alaikumsalam...Ehhh apa kabar sekarang ?" tanya Agus.
Yunus mengingat ingat sepertinya suara ini tidak asing baginya.Dan sesaat kemudian Yunus berhasil mengingatnya.
" Ehh ini Agus kan Agus Sujianto temen sekamar gua dulu " tanya Yunus
" Iya ini gua Nus... eh gua mau minta bantuan loe ".
" Dengan senang hati Gus... apa yang bisa gua bantu ". tanya Yunus balik.
" Gus loe kan kepala Pengadilan Agama sekaligus menjabat sebagai penghulu bisakah loe terbang malam ini juga ke negara F ". pinta Agus memohon dan menceritakan semuanya. ( Tentunya bukan tentang perebutan adik kakak itu ya gaess π).
" Owh... baiklah mengingat dia adalah anak dari keluarga klient loe gua akan bantu loe itung itung gua juga sekalian mengunjungi anak gadis gua yang kebetulan baru kuliah disana ". ujar Yunus.
__ADS_1
" *Hei benarkah... kebetulan sekali kalau begitu ya. Oke tolong loe kirim segera kartu identitas loe biar anak gua Nayra yang urus keperluan dan tiket loe secepatnya. Sebentar lagi gua kirim tiketnya ke handpone loe ".
" Baiklah... gua akan bersiap segera* ". ujar Yunus.
******
Malam meninjukkan pukul 23..00 Yunus berangkat dengan penerbangan malam. Yunus hanya membawa koper kecil karena ia hanya dua hari disana menjadi penghulu sekaligus mengunjungi putri bungsunya Mariska.
Sementara dikediaman Mirna dinegara F Andrew baru turun dari mobilnya yang dijemput oleh sopirnya karena setelah mendapat kabar berita dari istrinya mengenai pernikahan Steve ia segera kembali dari perjalanan bisnisnya.
" Selamat malam tuan ...". sapa Satpam
" Malam ". jawab Andrew ramah
Andrew berjalan menuju rumahnya yang kebetulan pintunya tidak tertutup. Tampak Mirna menyambut kedatangannya.
" Malem pih...". ucap Mirna mencium punggung tangan Andrew kemudian memeluknya.
" Steve dimana mih ". tanya Andrew sembari berjalan menuju kamarnya.
Beberapa menit pun Andrew sudah rapi. Jam dinegara F saat ini masih petang pukul 18.00
Mirna dan Andrew berjalan menuju ruang keluarga.
Tak ada seorangpun disana karena Steve mengajak Luna kebutik yang ditunjuk maminya untuk melakukan Feeting.Sedangkan Atta berada dikamar tamu sedang memberi kabar kepada Lika ibu tirinya bagaimanapun juga Lika adalah satu satunya keluarga yang dimiliki Atta dan Luna.
Dibutik...Steve sedang duduk menunggu Luna mencoba gaun yang dipilih oleh Steve barusan.Setelah beberapa menit selesai berganti pakaian Luna pun keluar dengan menundukkan kepalanya. Steve yang dari tadi menunggunya keluarpun berdecak kagum melihat Luna. " Wow...beautyfull ". gumam Steve yang tak sadar menelan salivanya.
Namun luna berdiri tanpa ekspresi atau senyuman seolah patung hidup yang sedang berdiri mencoba gaun pengantin.
" Sayang... kamu benar benar cantik ,kita ambil yang ini saja ya". ujar Steve mendekati luna yang masih berdiri mematung.
Setelah itu Steve pun mencoba Tuxedo yang sudah dipilihkan Mirna.
__ADS_1
Seusai feeting Steve mengajak luna makan malam.
" Sayang kita makan malam diluar ya anggap saja ini firts dinner kita ". ucap Steve lembut yang sedang membukakan pintu mobilnya untuk Luna.
Luna masih tetap diam cuek bahkan tampang juteknya terlihat sekali diraut wajahnya. Saat Steve bertanya padanya. Namun hal itu tidak membuat Steve berkecil hati ia bahkan telah berjanji pada dirinya sendiri akan memulai semuanya dari awal yaitu mengejar Luna dengan cinta dan keyakinan yang dimilikinya.
Setelah menyusuri jalanan negara F Steve menuju restoran terfavourite disana. Steve menggandeng tangan Luna mesra.Luna berjalan mengikuti langkah Steve tanpa suara.
Steve memesan Spaghetti dan beberapa makanan lainnya. Luna masih dingin tak bergeming sedikitpun.
Makanan pun datang setelah lima belas menit mereka menunggu dengan kebisuan diantara keduanya.
Saat menyantap spaghetti tanpa luna sadari bibirnya belepotan bekas saos. Steve yang mengamatinya pun tersenyum melihat luna yang masih cuek tak menyadari bibirnya yang belepotan.
Steve menghentikan makannya dan mengambil sapu tangan yang ada dihadapannya. Tangannya mengusap sudut bibir Luna Luna pun diam seketika.
" Maaf sayang ada bekas saos dibibirmu ". ucap Steve seketika pipi luna memerah karena malu. Ia hanya memandang ke arah calon suaminya itu.
Kemudian mereka melanjutkan makan malamnya kembali.
Dikediaman Andrew yang makan malam hanyalah Atta Andrew Mirna serta Reza.
" Nak Atta... maaf om tidak bisa memberikan pesta yang mewah untuk pernikahan adik kamu. Tapi om sudah mendesain hotel milik keluarga om untuk perayaan pesta kecil kecilan besok malam.Ya walau kami tidak mengundang banyak orang. Besok hanya akan ada kolega teman dekat serta keluarga om sama keluarga tante Mirna saja ". ujar Andrew.
" Tidak apa apa om...terimakasih, bagi kami tidak perlu perayaan yang mewah cukup pernikahan yang sakral saja sudah cukup ". ucap atta tersenyum
Reza hanya diam mendengar percakapan orang tuanya dan Atta. Sembari terus mengaduk aduk makanan dipiringnya.
Sementara Steve dan Luna sedang dalam perjalanan pulang.
ββββββ
**Hai gaess jangan lupa keikhlasannya untuk klik Vote nya ya serta like β€ sebanyak banyaknya. Agar novel ini naik peringkat. Mungkin cerita awalnya terasa flat tanpa rasa namun diakhir akan ada banyak kisah kisah menarik yang lebih seru.Mohon terus dukungannya.
__ADS_1
Terimakasih πππβ€β€β€**