Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Luna mendaftar ke sekolah Swasta biasa


__ADS_3

Atta telah sampai dan mengabari Ayahnya beserta Luna. Hari ini Atta sangat sibuk sampai beberapa hari kedepan, jadi ia hanya bisa menelfon Luna dikala ada waktu senggang.


******


Tiga hari sudah Atta masih belum pulang.Luna nampak sibuk pula persiapan mendaftar ke sekolah swasta yang dipilih ibu tirinya.Meski sedikit kecewa namun ia ikhlas menerima semua ketetapan orang tuanya.


Seusai sarapan pagi Luna berpamitan untuk mendaftar sekolah.


" Ayah...bisa gak nganterin Luna ke sekolah untuk ambil formulir pendaftaran?" tanya Luna pelan.


" Iy...ya sebentar lagi papa antar"


" Halah...kamu ini ya. Papa kamu itu harus kekantor masak iya masih harus nemenin kamu hanya untuk mengambil formulir.Kamu itu sudah besar belajar mandiri donk.Jangan manja kaya anak kecil. kata Lika dengan ketus.


" Maaa... apa apa an sih. Masih pagi juga, bertengkar mulu gak malu apa sama anak anak dan tetangga" Sumarto sedikit kesal.


Luna segera mencium tangan ayah dan ibu tirinya lalu berangkat.Sebelum sampai diruang depan ayahnya memanggil.


" Luna ini uangnya nak" Sumarto mengeluarkan tiga lembar uang ratusan ribu dan memberikannya pada Luna.

__ADS_1


Belum juga Luna menghampiri ayahnya ibu tirinya bergegas mengambil kembali uang itu dan hanya memberikan selembar.


" Kebanyakan" lalu dia pergi kedapur.


Sumarto hanya bisa menggeleng geleng kesal pada istrinya.


Ya jujur saja Sumarto tak tega melihat Luna yang terus terusan ditindas Lika dan Aida.Bagaimanapun juga Luna juga anak kandungnya sama halnya dengan Atta Aida Sita dan Puput.


Tapi apa boleh buat jika ia tidak menuruti kata kata Lika istrinya itu,, Lika mengancam minta cerai.


Luna berangkat mengendarai motor Ninja merah milik kakaknya.Letak sekolah yang ia tuju memang tak jauh dari rumahnya makanya sepuluh menit kemudian sudah sampai.


*******


Beberapa murid laki laki bersiul menggoda Luna.Namun Luna sedikitpun tak menoleh tetap lurus berjalan menuju area pengambilan formulir.


" Lunaya Mahyra Ningrum" panggil salah satu guru yang bertugas disitu.


"Iya saya sendiri bu " jawab Luna maju ke meja depan gurunya itu.

__ADS_1


Sang guru melihat nilai Luna. Dicermati beberapa saat.


"Apa gak salah ini anak nilainya bagus sekali .Bukannya dia yang memperoleh nilai tertinggi se kabupaten waktu ujian tingkat SLTP kemarin?"


Kata salah satu guru yang masih terus penasaran dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Karena Luna pantasnya diterima disekolah Vafourite dikota itu.Bukannya malah disekolah swasta biasa .Pikir guru itu yang masih tidak percaya.


Sesaat semua guru yang ada tampak berdiskusi dan tersenyum semua. Karena mereka berharap dengan kehadiran Luna disekolah ini akan bisa membuat sekolah lebih maju dan terkenal.


" Luna sendirian saja ?" tanya salah satu guru perempuan.


"Mana orang tua pendampingnya ?"


" Maaf Ayah saya sibuk dengan urusan pekerjaannya Bu begitu juga ibu saya ". Jawab Luna tertunduk.


" Ohhh... begitu baiklah gak papa sayang. Sini silahkan kamu isi formulir dan lengkapi persyaratannya sayang". Kata salah satu guru perempuan yang menyodorkan lembaran kertas pada Luna.


Semua guru yang ada sangat gembira.Bahkan beberapa dari mereka mengusulkan untuk memberikan bea siswa penuh pada Luna selama menjadi siswa disana.

__ADS_1


Setelah mengisi semua formulir dan melengkapi semua persyaratan akhirnya Luna beranjak pergi meninggalkan sekolah itu.Namun sebelum ia beranjak pergi salah satu guru menyodorkan amplop putih yang berstempel nama sekolah itu.Luna pun menerimanya dan berlalu pergi.


*******


__ADS_2