Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Perbincangan Papi dan Steve


__ADS_3

Mirna dan Andrew segera mandi dan bersiap untuk sarapan bersama.Sementara Steve kembali kekamar dengan segelas susu hangat rasa vanilla ditangan nya untuk sang istri.


Luna tampak kembali terlelap ,akhir akhir ini Luna lebih suka menghabiskan waktunya untuk tiduran dikasur.Sepertinya hamil muda membuat ia merasa lemas dan enggan kemana mana.


Steve menepuk pipi Luna lembut dan membangun kan nya.Terlihat Luna mengerjapkan matanya.Dan menatap kearah Steve.


" Assalamu'alaikum honey ". bisik Steve saat Luna membuka matanya.


" Wa'alaikum salam bie ".


Steve membantu Luna duduk dan bersandar diranjang." Sayang ini aku buatkan susu hangat untuk mu dan calon anak kita ". ucap Steve lembut menyodorkan segelas susu hangat kepada Luna.Steve membantu Luna meminum susu dengan enggan Luna menghabiskan susu yang telah dibuat oleh suami tercinta.


" Istri pintar " ujar Steve tersenyum mengacak rambut Luna .


" Sayang kita sarapan yuk ".


" Tapi bie...aku malas untuk makan perutku rasanya enegh " Luna menutup mulutnya dengan tangannya.


" Sayang...kalau kamu tidak makan bagaimana dengan calon bayi kita pasti juga lapar kan ". Kali ini tatapan Steve terlihat cemas.Luna menggelengkan kepalanya dan matanya tampak berkaca membuat Steve tak tega untuk memaksanya .


Tok tok tok... Mirna mengetuk pintu kamar anaknya.


" Masuk saja mih tidak dikunci ". sahut Steve yang tengah duduk disamping Luna .


Mirna membuka pintunya melangkah kan kakinya menghampiri anak dan menantunya.

__ADS_1


" Selamat pagi sayang bagaimana kabar calon cucu grandma ". Mirna tersenyum mendekat kearah Luna.


" Assalamu'alaikum mih..." sahut Luna mencium punggung tangan Mirna.


" Wa'alaikumsalam". sahut Mirna membelai puncak kepala sang menantu.


" Luna nggak mau makan mih...Steve takut akan terjadi apa apa pada calon bayi kita ". suara Steve terdengar sedih.


Mirna menepuk pundak anak nya." Sayang kalau Luna nggak mau makan biar saja itu wajar kok pada fase kehamilan pertama dan itu akan berlangsung beberapa bulam pada trimester pertama bahkan nanti Luna juga akan mual serta muntah dan itu juga wajar jadi kamu tidak usah khawatir pada istrimu sayang.Asal kan Luna tetap meminum obat serta vitamin dari dokter mereka akan baik baik.saja.Mami dulu juga begitu saat pertama kali hamil kamu".


Mirna tertawa kecil melihat kecemasan diwajah anak sulung nya.Benar benar tak disangka setelah menikah dan mengetahui istrinya hamil Steve sangat terlihat lebih perhatian.Sama seperti Andrew dulu.


" Baiklah sayang kamu istirahat saja , biar suamimu ikut sarapan bersama kami ". Mirna mengecup kening sang menantu lalu pergi menuju ruang makan disusul Steve yang kembali menidurkan Luna.


******


" Bener kata mami...papi kalah oleh anak sulung kita.Ternyata demi istri tercinta ia bisa memasak selezat ini ya mih ". Andrew terkekeh sembari mulutnya mengunyah makanan.


Steve hanya tersipu malu mendapat pujian dari mami dan papi nya.Membuat suasana meja makan pagi itu terlihat bahagia walau kurang lengkap tanpa kehadiran Luna di samping Steve.


Seusai sarapan Mirna membereskan meja makan dan mencuci piring didapur.Tinggal lah Andrew dan Steve yang masih terduduk di kursi masing masing.


Andrew mulai membuka percakapan kembali " Steve bagimana proyek yang sedang kamu tangani sekarang ". Andrew menatap Steve


" *Alhamdulillah baik pih...lancar , seharusnya Steve kembali kemarin mengajak istri Steve berhubung istri Steve kesehatan nya masih rentan Steve tunda dulu pi , Manager proyek juga sudah kembali bekerja dari honeymoon."

__ADS_1


" Ohya pih papi kenal kan sama Edward teman kampus Steve dulu* " imbuh Steve


" Iya sebulan yang lalu Edward memghubungi papi lewat mantan asisten papanya.Dan menanyakan kabar kamu , lalu papi ceritakan kalau kamu sudah menikah dan sedang mengembangkan perusahan baru.Kebetulan dia juga sedang mencari pengembang proyek yang bersedia menerima tawarannya yaitu membangun pesantren putri ". Ujar Andrew bercerita panjang lebar.


" Gak nyangka ya pi dia sekarang jadi seorang Kyai ternama diusia nya yang masih muda bahkan bisa berubah 100% ".


" Namanya juga takdir, kita gak akan pernah tahu Steve bagaimana jalan kehidupan kita selanjutnya.Seperti halnya dengan pernikahan kalian kita semua juga tidak menyangka.Iya kan ??? Satu yang papi minta jadilah suami yang bertanggung jawab cukup ada satu wanita dalam hidup mu niscaya kamu akan bahagia seperti papi dan mami ". Ucap Andrew terdengar jelas memperingatkan anak sulungnya.


" Ohya Steve papi ingin merayakan kahamilan istrimu bagaimana kalau kita adakan pesta sekalian perkenalan kepada rekan dan kolega mu juga papi tentang menantu dan calon cucu papi ". ujar Andrew kembali.


" Wah.... bagus itu mami setuju sekali pi , sudah saatnya kita memperkenalkan Luna pada semua teman saudara dan kolega papi ". suara Mirna terdengar menyeletuk setelah kembali dari dapur dan duduk disamping sang suami.


" Tapi pih..mih..Luna masih belum lulus apa tidak sebaiknya kita tunda ". ucap steve protes


" Sayang... Luna pasti lulus lah bukan nya kamu pernah bilang dia penerima beasiswa pelajar terbaik dikota A dari perusahaan kita , iya kan pih". Mirna kembali antusias


Terlihat senyum mengembang dari wajah Andrew melihat keantusiasan sang istri .Steve pun hanya menyaksikan keantusiasan mami .


" Pih...kalau Steve boleh usul Steve ingin merayakan nya bersama anak yatim , Steve ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka pi ".


Ada rasa haru dari hati Mirna dan Andrew mendengar ucapan anak sulung nya.Yang kini terlihat semakin berubah menjadi sosok yang jauh lebih dalam agamanya bahkan membuat Mirna dan Andrew malu pasalnya kedua putra nya telah sama sama memperdalam agama islam namun dirinya dan sang suami masih begitu jauh.Membuat hati Mirna sedikit tergerak dan tergugah untuk berubah sama seperti anak anak nya.


◇◇◇◇◇


" **Berubah menjadi baik tak harus dari kita kecil.Terkadang perubahan datangnya terlambat namun akan lebih baik daripada tidak sama sekali".

__ADS_1


Jangan lupa follow Vote sertakan komentar dan like ❤.Terimakasih😍😍😍❤❤❤**


__ADS_2