
Diperjalanan Steve menggenggam tangan Luna dan mencium tangannya.Steve menghentikan mobilnya sesaat dan meraih buket bunga yang ada dijok belakang.Memberikannya kepada Luna.
" Bie....terimakasih sayang ". teriak luna haru saat melihat suaminya memberinya sebuket bunga mawar merah kepadanya.
Luna memeluk leher Steve dan mencium singkat bibir Steve.Steve pun membalasnya.
Tak lupa Steve juga memberikan papper bag kepada Luna.Steve menyuruh Luna untuk pindah kejok belakang dan berganti pakaian yang telah dibelinya tadi.
*****
Luna pun menurut dan kini telah mengenakan dress selutut berwarna soft tosca dipadukan dengan sepatu yang juga senada dengan bajunya yang telah suaminya siapkan.
" Sayang kamu cantik sekali hari ini". ucap Steve mengecup kening sang istri.Kini Luna telah duduk kembali disamping Steve.
Steve melajukan mobilnya menuju sebuah restoran mewah yang terbilang kawasan elit hanya para pejabat pebisnis dan orang kaya saja yang mengunjunginya.
" Bie...kenapa direstoran ini, kita pindah yuk ". bisik Luna ditelinga Steve yang kini tengah melingkarkan tangannya dipinggang luna.
" Udah...jangan merusak suasana hari ini semua spesial buat kamu honey ". ucap Steve menatap lembut wajah Luna yang tengah menghadap kewajahnya.
Luna menyetujui apa kata suaminya hari ini dia pasrah mengikuti kemauan sang suami.
******
Steve masih merengkuh pinggang istrinya berjalan menuju sebuah meja yang sudah ia pesan melalui bantuan sekertarisnya tadi.
__ADS_1
Siang itu keduanya menikmati makan siang dengan lahap.Steve memanggil pelayan dan memberi kode agar mengeluarkan kejutan yang telah Steve siapkan spesial buat Luna tersayang.
Pelayan membawa sebuah dessert yang tertutup sebenarnya bukan dessert namun sepasang cincin.
Steve membuka tutup dessert itu dan ternyata berisi kotak kecil berwarna merah.Steve membukanya lalu berlutut dihadapan Luna.Menarik lembut tangan Luna.
" Will you be marry me honey". ucap Steve membuat wajah luna memerah tersipu malu.
" Bie... kita kan sudah menikah kenapa kamu melamarku kembali ". tanya luna dengan wajah tersipu malu.
" Waktu itu semuanya berjalan dengan singkat sayang aku belum sempat melamarmu.Hari ini maukah kamu menjadi istriku dalam suka atau pun duka dalam keadaan kaya ataupun miskin ". ucap steve lembut menatap syahdu wajah sang istri.
Tampak mata luna berkaca kaca.Ia langsung mengangguk." Aku bersedia bie.... aku bersedia menjadi istrimu bersedia menjadi belahan jiwamu juga bersedia menjadi ibu bagi anak anakmu bersedia mendampingimu hingga maut memisahkan ".
Steve mengenakan cincin dijari Luna begitupun juga luna memakaikan cincin untuk Steve.Keduanya saling berpelukan.
" Sayang mulai besok aku harus pergi kekota C ada sebuah proyek yang mengharuskanku menanganinya langsung selama dua minggu.Kamu jangan khawatir aku akan selalu menghubungimu setelah proyek selesai aku akan segera pulang ". ucap Steve sambil mengelus tangan Luna.
Mata Luna kembali berkaca kaca kali ini adalah perpisahan pertama kalinya dengan steve semenjak mereka menikah.
" Baiklah bie, kamu janji ya akan terus menghubungiku ".
" Iya sayang aku janji ".
Keduanya pun pergi meninggalkan restoran menuju sebuah bioskop.Luna kembali kaget saat mobil sang suami berhenti dipelataran area parkir bioskop.
__ADS_1
" Bie...kejutan apa lagi ini ". tanya luna kebingungan.
Steve tersenyum dan menuntunnya berjalan menuju gedung bioskop.Kali ini steve sengaja menonton film romantis kesukaan sang istri.Keduanya sangat menikmati suasana sore itu.
*****
Dua jam berlangsung film yang mereka tonton pun telah berakhir.Steve dan Luna kembali melajukan mobilnya menuju apartemen Atta kakak iparnya.
Disepanjang perjalanan Luna merasa senang sekali atas semua kejutan yang telah suaminya siapkan meski ada sedikit kekecewaan mendengar kabar kepergian suaminya keluar kota.
Tanpa terasa pun Luna tertidur.Steve melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang karena jalanan mulai macet karena jam pulang kantor.
Perjalanan yang seharusnya memakan waktu hanya tiga puluh menit sore itu membutuhkan waktu satu jam kurang lebih untuk sampai di apartemen Atta.Sementara Luna masih tertidur pulas.
******
Melihat Luna tertidur dengan pulas Steve tak tega membangunkan istrinya ia menggendong tubuh mungilnsang istri ala bridal style menuju apartemen.
Setelah menekan kode sandi pintu rumah sang kakak ipar Steve segera masuk dan menidurkan Luna dengan pelan dan hati hati agar tidak terbangun.Steve juga merebahkan tubuhnya disamping sang istri menatap lekat wajah istrinya.Sambil menunggu Atta pulang.
*****
Melihat mobil yang sudah tidak asing lagi baginya terparkir didepan apartemennya.Atta pun bergegas masuk rumah karena sudah beberapa bulan ia tidak bertemu adik kesayangannya.Ia sangat merindukan luna.Namun ia juga sadar bahwa gadis juteknya kini telah menjadi istri seseorang jadi ia selalu mengurungkan niatnya untuk menemui luna karena Atta tidak mau mengganggu mereka.
Melihat adiknya saat ini telah menemukan kebahagiaannya bersama Steve Atta pun sudah merasa senang.Kebahagiaan Luna adalah prioritas terbesarnya.Ia ingin menebus masa kecil Luna yang pahit dan memilukan.Jadi Atta akan selalu ada disamping luna saat Luna sedang dalam masalah.Boleh dibilang Atta adalah kakak ter the best....di dunia novel ππ
__ADS_1
ββββββ
Terimakasih atas dukungannya readers ssmua.Ayo tetap dukung kami jangan lupa komentar terbaiknya serta Vote dan likeβ€ yang banyak ya kak agar novel ini masuk peringkat. Terimakasih πππβ€β€β€