
Atta kembali ke rumah sakit. Sepanjang perjalanan hati Atta tidak tenang ia takut membayangkan Luna akan bagaimana saat mengetahui Reza akan meninggalkannya demi Steve.
Mobil Atta tiba di parkiran rumah sakit.Ia bergegas menemui Luna.
Ceklek... pintu kamar Luna pun terbuka Luna sudah selesai bersiap.Lika dan Aida tidak jadi datang karena harus menyiapkan sarapan untuk suami masing masing.
" Kak kok lama banget sih Luna udah kangen kamar Luna ". ucap Luna dengan manjanya .
Tiba tiba Nayra pun masuk karena pintu tidak ditutup.
" Eh...udah siap rupanya , cieee yang udah gak sabaran pengen pulang ". Ledek Nayra.
Nayra memeluk Luna kemudian berjalan ke arah Atta.Dan mencium tangan Atta.
" Pagi sayang ". Atta mengecup kening Nayra.
Atta melingkarkan tangannya dipundak Nayra.Mengajaknya menuntun Luna.Luna berjalan pelan dan kini sudah bisa berjalan lancar tanpa bantuan .
Mereka bertiga berjalan menuju area parkir.Sesaat mobil Atta melaju melesat menuju apartemen.
******
Setiba di apartemen Luna terlihat senang sekali. Namun tidak dengan Atta wajahnya tampak murung dan gelisah.
Nayra terus memperhatikan Atta. Namun ia tak memiliki keberanian untuk bertanya. Ia urungkan niatnya yang ingin bertanya.
" Sayang aku buatin minuman dulu ya ". ucap Nayra. Atta pun tersenyum dan mengangguk pelan.
__ADS_1
" *Emang kak Nay tahu dapurnya ". Ledek luna.
" Tahu lah* ". jawab Nayra singkat sambil tersenyum berlalu menuju dapur.
" Kak Luna kekamar dulu ya ". pamit luna pada Atta.
Luna berjalan menuju kamarnya.Atta menyusul Nayra di dapur.
Atta melingkarkan tangannya dipinggang Nayra menyandarkan kepalanya dipunggung belakang Nayra.
" Heh... tumben manja gini ada apa sayang aku lihat ada sesuatu yang berusaha kamu sembunyikan". tanya Nayra tangannya sambil mengaduk kopi .
" Biarkan aku bersandar sebentar dipunggungmu sayang , aku butuh kekuatan untuk menerima semua kenyataan ini. Karena aku gak tahu harus dari mana aku mulai mengatakannya pada Luna ". ucap Atta lirih namun tetap terdengar ditelinga Nayra.
Nayra membalikkan badannya kemudian menatap wajah Atta dalam.
" Sayang sebenarnya apa yang terjadi pada Luna ?".
Nayra menitikan air matanya mendengar ucapan Atta.
" Apa Luna bisa menerima keputusan Reza sayang ?".
Tiba tiba suara Luna mengagetkan mereka .
" Keputusan ? Keputusan apa yang kak Nay bicarakan? Kak.. tolong jawab pertanyaan Luna jangan membuat Luna penasaran seperti ini." bentak Luna pada Atta.
" Sayang jangan emosi dengerin dulu penjelasan kakakmu ". ucap nayra membelai rambut Luna.
__ADS_1
Luna berjalan kearah Atta. Luna menggenggam tangan Atta. Mata Atta tampak berkaca kaca lidahnya tersa kelu untuk menjawab pertanyaan adiknya.
" Sayang duduklah kita bicarakan baik baik".
Nayra menuntun Luna duduk dikursi meja makan.Nayra menyibakkan rambut luna ke telinganya.Atta duduk mendekat disamping Luna sementara sebelahnya Nayra.
Atta memulai pembicaraannya dengan suara berat.
" Lun... sebaiknya mulai saat ini lupakanlah Reza. Tadi pagi Reza meminta kakak menemuinya dibandara ia ingin putus denganmu ".
" *Apa...kakak pasti bohong , tadi pagi kak Reza menelfon Luna dan masih baik baik saja.Bagaimana mungkin kakak mengatakan kak Reza ingin memutuskan Luna."
" Luna... Reza sudah tahu kalau Steve menyukaimu".
" Lantas...kenapa kak? Luna kan tidak mencintai kak Steve.Cinta Luna cuma sama kak Reza mengapa kakak tidak menjelaskan pada kak Reza*". suara tangis Luna mulai pecah.
" Kalian pasti bohong , kak Reza gak mungkin memutuskan Luna kak Reza sudah janji sama Luna akan datang lagi bersama kedua orang tuanya untuk pesta pertunangan kami. Sepuluh hari lagi dia akan kembali kak".
Luna terus memangis.Hati Atta terasa teriris melihat adiknya menangis pilu seperti ini.
" Sayang kakak minta kamu fokuslah ujian besok sampai selesai , setelah itu kakak janji akan mengajakmu menyusul Reza kesana". ujar Atta mendekap tubuh Luna.Tangis luna terdengar kencang diruangan itu. Nayra pun terisak dalam tangisnya melihat kesedihan Luna.
Sesaat kemudian Atta dan Nayra menuntun Luna masuk kedalam kamarnya. Mereka membaringkan tubuh Luna dikasurnya.
Atta pergi keluar tinggallah Nayra duduk disamping ranjang Nayra.
◇◇◇◇◇◇
__ADS_1
**Jangan lupa bantu Author untuk klik Vote dan like❤nya ya kakak.
Terimakasih 😙😙😙❤❤❤**