
Hai Readers biar makin mendalami kisah Lunaya sigadis Jutek. Author suguhin gambar visual pemeran. Semoga saja Readers menyukainya.
Lunaya gadis manis yang tengah duduk dibangku SMA. Sedang mengenakan seragam pramuka.So cute bangetkan.
Jangan khawatir di next episode akan ada visual Lunaya yang lebih keren. Tetap pantengin episode terupdate nya πππ.
Nah ini nih Visual yang ditunggu tunggu . Reza adalah putra kedua pasangan Mirna dan Andrew. Untuk Visual kakak Reza nanti Author bakal tampilkan visualnya kalau sudah masuk bab kakak Reza.
Nahhh.... cowok ini adalah visual Atta si kakak ter the best ππππ semoga suguhan visual para pemeran tokoh dapat memenuhi kepuasan Readers semua.
Thank you β€β€β€β€β€β€
*********
Episode kali ini....
__ADS_1
Atta kembali kekota A untuk kembali menyelesaikan tugas kuliahnya yang sempat tertunda karena mengurus bisnis ayahnya beserta Luna adiknya.
Atta mengambil kelas dua atau tiga kali dalam sehari agar kuliahnya cepat selesai.Visi Atta adalah Lulus sebelum target yang telah ia tentukan.
Hari berganti hari telah berlalu . Reza masih dengan setia menunggu gadis jutek tersayangnya di ruangan NICU dengan seikat buket bunga yang tiap hari ia bawa.
Aida dan saudara saudaranya kembali menjalani aktifitas sehari hari seperti semula.Lika juga demikian. Semenjak Luna dirawat dirumah sakit tak pernah sekali pun Lika dan Aida menjenguknya.
Hari ini adalah hari terakhir Reza merawat Luna. Karena esok hari ia harus berangkat ke negara F untuk mulai kuliah.
Dert....dert....dert....
( bunyi ponsel Atta )
" *Ya Hallo Za..... gimana keadaan Luna?".
" Masih sama Ta... " desah nafas Reza terdengar berat.
" ohya besok gue harus berangkat Ta... tapi Luna masih juga belum sadar sampai sekarang*". suarra Reza kembali terdengar sedih.
" Za .... loe tanang aja gue udah pesen tiket untuk pulang nanti kok. Sore gue udah tiba disana Za. Loe bisa berangkat besok. Ohya mungkin gue akan pindahin Luna ke Rumah Sakit terdekat dengan apartemen gue disini nantinya, besok gue akan urus kepindahan Luna. Karena gak mungkin juga gue harus bolak balik sememtara bisnis ayah gue pasrahin sama om Seno ". Atta menjelaskan semua.
__ADS_1
Setelah bicara panjang lebar Atta menutup telfonnya. Karena satu jam ke depan ia harus berangkat ke bandara.
******
Atta tiba dibandara ia menelfon om Seno minta tolong untuk dijemput. Seno tampak berdiri menunggu Atta dipintu utama. Atta yang mengetahui keberadaan Seno segera menghampirinya.
" Gimana perjalanannya mas Atta?" tanya Seno menyapa Atta dengan senyuman tersungging dibibirnya.
Atta menjabat tangan Seno. Lalu Seno merangkul dan menepuk pundak Atta. Setelah itu keduanya pergi menuju mobil. Atta duduk disamping Seno. Tiga puluh menit kemudian mobil Seno tiba di area parkir Rumah Sakit.
Keduanya keluar dari mobil. Seno juga ikut masuk menjenguk Luna. Dikamar NICU masih terlihat sama tidak ada tanda tanda Luna akan sadar.
Atta menepuk pundak Reza yang tengah duduk disebuah kursi penunggu tampak wajah Reza terlihat lesu.
βββββ
**Hai Hai Readers terimakasih banyak ya telah mengunjungi novel ku. Tetap nantikan kejutan kejutan menarik di episode berikutnya.
So jangan lupa dukungannya ya novel ini sedang Contest. Klik Vote n Like β€ supaya Author tambah samangat nulisnya.
Semoga isi dari novel ini bisa menjadi inspirasi Readers dan memuaskan Readers tentunya.
__ADS_1
Thank youβ€β€β€β€β€
ββββββ**