
Hari hari yang Luna lalui tanpa kehadiran sang suami terasa sepi.Seakan ada sesuatu yang hilang dari hidupnya.
Ditempat lain Steve tampak serius mengawasi jalannya pembangungan pesantren putri milik sahabatnya.Steve sengaja mengerahkan arsitek terbaiknya agar tidak mengecewakan Kyai Mahmud.
Luna sedang sibuk melaksanakan ujian yang sebentar lagi dirinya akan segera lulus.Dan tanpa terasa sudah satu minggu Steve bertugas dikota C.
Steve sudah mulai lebih konsisten beribadah bahkan dirinya juga mulai sedang belajar mengaji.Bagi Steve lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
Rasa kangen yang ada diantara kedua insan itu semakin membuncah.Bahkan sesekali dalam setiap obrolannya Luna merengek bak anak kecil memohon kepada suaminya , agar segera menjemputnya.
*******
" Hallo Assalamu'alaikum, kak Atta malam ini pulangnya jangan malem malem ya Luna kesepian kak ". ujar Luna dibalik telefonnya.
" Wa'alaikum salam...Insya Allah akan kakak usahakan Lun .Ohya Kalau kamu kesepian biar Nayra kesana menemanimu ".
" Sungguh kak...mau banget kak Nay kesini ". teriak Luna kegirangan.
Malam itu Nayra segera pergi ke apartemen Atta dengan membawa beberapa camilan dan makanan untuk makan malam.
Tingtong...tingtong...
Luna bergegas membuka pintu dilihatnya Nayra sedang rempong membawa belanjaan.
__ADS_1
" Kak Nay...". sapa Luna kepada Nayra.Tanpa pikir panjang Luna segera pergi kedapur menaruh belanjaannya kedapur.
Setelah menaruh belanjaannya Nayra kembali kedalam menghampiri Luna.Sesaat mereka saling berpelukan melepas rindu.
" Idih...nyonya Steve makin cantik aja ". ledek Nayra.
Luna tersepu malu mendengar ledekan calon kakak iparnya." Kak ,kakak gak bareng sama kak Atta ". tanya Luna.
" Enggak lun...abangmu lagi sibuk banget akhir akhir ini, maklum pebisnis muda semangatnya 45 hehehehe ".
Luna mengekori Nayra yang sedang berjalan menuju dapur.Mereka sedang menyiapkan makanan untuk makan malam.Ada ayam goreng , Gurami bakar bahkan salad buah.
Lima menit kemudian Atta pulang telah kembali dari kantornya.
Atta benar benar kewalahan dikerjai oleh kedua wanita yang paling disayangnya itu.Selesai mengerjai Atta mereka kembali keruang makan.
" Sebaiknya aku mandi , kalian makanlah dulu jika sudah lapar ". ucap Atta yang kemudian pergi mandi.
****
Setelah mandi Atta kembali keruang makan mereka makan malam bertiga.Anehnya Luna yang biasanya paling doyan dan paling lahap makannya tampak hanya mengaduk aduk makanannya.
" Kenapa Lun...makanannya gak enak ?". tanya Atta.
__ADS_1
Luna menggelengkan kepalanya.
" Aduh sayang gak peka banget sih...si Luna itu lagi kangen berat sama suaminya hahahaha ". ledek Nayra.
"Kak Nay apaan sih...gak tahu kenapa gak nafsu aja kak makannya ". ujar Luna terlihat malas menyantap makanannya.
" Makanlah jangan diaduk terus makanannya ntar mubadzir, bukannya ujianmu sudah berakhir telefonlah suamimu untuk memintanya menjemputmu ". tutur Atta
" Iya kak ". kemudian Luna pun mencoba memakan makanannya walau hanya sedikit.
*****
Seusai makan malam Nayra menemani Atta menonton TV.
" Sayang menginap saja ya, malam ini tidurlah bersama Luna ". ujar Atta merebahkan kepalanya dipundak Nayra.
" Baikalah " Ucap Nay lembut kemudian mereka melanjutkan menonton TV.Meski sering bertemu dikantor namun Atta dan Nayra tidak memiliki kesempatan untuk berdua.Jadi malam itu adalah malam weekend bagi mereka berdua.
Terdengar riuh canda tawa dari keduanya saat Atta mulai menjahili Nayra.
Jam menunjukkan pukul sebelas malam tiba tiba ponsel Atta berdering.Dilihatnya nomor Aditya suami Aida.
◇◇◇◇◇◇
__ADS_1
Selamat menikmati kelanjutan ceritanya ya kak.Jangan lupa klik Vote dan like❤ sertakan komentar terbaiknya.Terimakasih 😗😗😗❤❤❤