Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Pernikahan Aida part II


__ADS_3

Mobil Atta memasuki pelatarran rumah Lika. Atta keluar dari mobil kemudian membukakan pintu untuk Luna . Keduanya memasuki rumah Lika sambil bergandengan tangan. Banyak mata kerabat dan undangan yang hadir memperhatikan mereka.


Atta menebarkan senyum manisnya saat ada beberapa undangan dan kerabat yang menyapanya. Begitupun juga Luna.


" Hai sayang... " Sapa Lika kemudian memeluk Atta dan Luna. Luna hanya tersenyum datar karena ia sangat tahu bahwa wanita ini hanya sedang berpura pura baik dihadapan kakaknya.


Atta memasuki ruang acara dimana keluarga Adit sudah berkumpul disana lima menit lagi acara akad nikah akan segera dilaksanakan. Luna duduk disudut ruangan.


" Hallo kak Luna ....gimana kabarnya kak , ih kak Luna cantik banget hari ini ". teriak Puput dan juga Sita yang langsung memeluk Luna.


" Hei...kalian cantik juga loh..."


Kedua adiknya lalu duduk menghimpit Luna. Jadi posisi Luna sekarang ada ditengah Puput dan Sita.


Penghulu memasuki ruangan yang berhiaskan tirai putih dan beberapa bunga.


Aida mengenakan gaun pengantin warna pink dan ditutup hijab karena ini adalah akad jadi Aida ingin tampil beda dari biasanya. Sementara Adit mengenakan baju berwarna coklat susu.


Kedua mempelai kini telah duduk didepan penghulu. Atta dan Lika duduk tepat mendampingi mempelai .


Acara prosesi akad nikah Aida dan Aditya dimulai.


" Saya terima nikah dan kawinnya Aida Nur Sholicha binti Sumartono bin Kusumo dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang sebesar dua juta rupiah dibayar tunai ".


" Sah ...Sah...Sah ". ucap penghulu dan Atta.


Aida mencium tangan Adit. Lalu mempelai itu mencium tangan kedua orang tua Adit. Kini Aida mencium tangan Lika. Lika memeluknya erat dan keduanya menangis terisak. Kemudian Aida dan Adit mencium tangan Atta.

__ADS_1


" Selamat atas pernikahan kalian semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Dit... gue titip adik gue ya tolong jaga dan bimbing dia agar menjadi istri dan ibu yang baik ". bisik Atta saat memeluk keduanya.



Suara isak tangis haru meramaikan ruangan akad itu. Aida menuju pada Haris yang kini menjadi papa tirinya.


" Selamat ya nak Aida ... nak Adit . Semoga kalian bahagia selalu ". ucap Haris memeluk Aida dan Adit.


Luna Puput dan Sita pun menghampiri Aida. Mereka berempat kini saling berpelukan dan derai tangis mereka pun pecah. Memecahkan keheningan ruangan akad itu.


Meski dulu Aida sering menyakitinya dan membuatnya menangis namun Luna telah memaafkan Aida. Karena Atta selalu menasehatinya untuk tidak menyimpan dendam. Karena bagaimanapun juga mereka saudara sedarah seayah.


*******


Seusai drama tangis menangis. Kini keluarga Lika tengah berkumpul untuk mengabadikan moment indah itu.


" Assalamu'alaikum...". ucap pria berpostur tinggi putih dan memakai setelan jas warna coklat susu kaca mata hitam sembari membawa rangkaian bunga dan kado.


Semua menoleh kearah luar disana tampak Steve sedang berdiri dan tersenyum ramah kepada para tamu dan undangan.


Atta menghampiri Steve... " Steve...". ucap Atta terkejut atas kedatangan Steve.


Steve bersalaman pada Atta. Atta pun memeluk Steve.


" Ngomong ngomong bagaimana loe bisa ada disini ? " tanya Atta setengah penasaran atas kedatangan Steve.


" Iya mami tadi pagi menelfon katanya gua disuruh mewakili mami untuk menghadiri undangan pernikahan anak teman mami. Nih gua juga bawa kado titipan mami. Nah loe sendiri ngapa bisa ada disini juga bro ?" tanya Steve balik.

__ADS_1


" Yang nikah itu kan adik gua. Putri pertama almarhum ayahku dengan istri keduanya. Tuh ibu tiri gua". ujar Atta menjelaskan dan menunjuk ke arah Lika.


" Mari saya antar menemui mama ". imbuh Atta sembari mengajak Steve ke arah Lika.


" Ma ...ini teman Atta namanya Steve kebetulan katanya dia adalah anak dari teman baik mama ". ucap Atta memperkenalkan Steve pada Lika.


" Siang tante...saya Steve putra sulung mami Mirna ". Steve memjabat tangan Lika.


" Owh...jeng Mirna ... gimana kabar mami sama papi ?"


" Baik tan ".


Tiba tiba Haris menghampiri Lika. Dan terkejut setelah melihat Steve.


" Loh...Steve kenapa bisa ada disini . Kalian saling kenal?" tanya Haris sambil melingkarkan tangannya dipinggang Lika.


" Heeh...Steve cuma mewakili mami om. Om sendiri kenapa bisa ada disini ". tanya Steve pura pura tak tahu.Padahal Mirna sudah memberitahunya.


" Kenalin ini tante Lika istri kedua om...kamu tahu kan tante Anya sampai sekarang masih belum bisa memiliki keturunan . Jadi beberapa waktu yang lalu om menikahi Lika atas persetujuan tante Anya ".


Steve lalu memberikan kado dan bunga pada Lika.


" Permisi om..tante ". pamit Steve meninggalkan Lika dan Haris.


◇◇◇◇◇◇


**Terimakasih banyak banyak atas kunjungannya dinovel ku. Jangan lupa Vote nya ya kakak tinggalkan komen terbaiknya juga klik like ❤

__ADS_1


Terimakasih 😙😙😙😙❤❤❤**


__ADS_2