Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Persiapan Akad Nikah Luna dan Steve


__ADS_3

Malam berjalan dengan cepatnya semua pegawai hotel Andrew tampak sedang sibuk menghias ruangan privat yang terlihat cantik saat ini.Andrew sengaja memilih ruangan ini karena tempatnya tak terlalu luas dan cukup muat untuk menampung sekitar 200 orang.


Luna dan Steve sudah kembali kerumah. Luna mencium tangan Andrew dan Mirna kemudian pamit pergi kekamarnya. Reza hanya melirik melihat kepergian luna dari hadapannya. Bagaimanapun juga ia telah merelakan luna namun hati kecilnya masih mencintainya.Steve mengamati pandangan Reza kepada Luna namun tak menegurnya karena bagaimanapun juga ini semua tak mudah untuk diterima Reza saat ini.


Kini keluarga Andrew tengah mengobrol serius. Tampak Andrew menasehati putra sulungnya itu agar senantiasa memperlakukan Istrinya kelak dengan kelembutan selalu bukan dengan kekerasan.


Steve menyusul Reza kedalam kamarnya ia ingin menghabiskan malam terakhir kelajangannya dengan adik tercintanya.


Yang tersisa hanya Andrew dan Mirna yang masih sibuk berbincang bincang serta melepas kerinduan setelah hampir dua minggu tidak bertemu.


Tengah malam Yunus tiba dibandara. Sopir Andrew yang menjemput kedatangannya dan mengantarkan Yunus kehotel keluarga mikik Andrew.


******


Tok tok tok.... Steve mengetuk pintu kamar Reza.


" Masuk ". teriak Reza dari dalam.


Steve masuk kedalam kamar Reza Steve duduk diranjang sebelah Reza melihat Reza tengah sibuk dengan ponselnya Steve pun merebahkan tubuhnya dikasur Reza. Melihat kakaknya tengah berbaring disampingnya Reza pun bergeming.

__ADS_1


" Eh...ngapain kakak kesini udah sana tidur kak, besok kan hari bersejarah bagi kakak jadi kakak harus istirahat lebih awal ". ujar Reza mengusir Steve.


" Enggak kakak malam ini ingin tidur bersama adik tersayang kakak ". ucap Steve menyipitkan matanya menggoda Reza.


" Ih... mana boleh kak , udah sana gih kakak tidur dikamar kakak sendiri ". usir Reza


Steve bukannya pergi malah melingkarkan tangannya dipinggang Reza. Dan pura pura tertidur.


Reza mencoba membangunkan kakaknya serta meletakkan tangan kakaknya kekasur namun tidak bisa jadi terpaksa ia tidur sekamar malam ini dengan kakak tersayangnya.Steve pun tersenyum nakal melihat Reza yang kesal karena terganggu ulahnya.Sampai akhirnya merekapun tertidur dalam keadaan berpelukan seperti masa kecil mereka dulu.


******


Pagi hari dinegara F seusai melaksanakan sholat subuh tampak dua orang wanita mengetuk pintu kamar Luna. Luna membukanya.


Luna pun hanyu mengangguk dan mempersilahkan mereka masuk.Namun sebelum kedua orang ini memulai aksinya tampak pelayan mengantar sarapan paginya untuk Luna atas perintah Steve.


" Nona silahkan sarapan dulu tuan Steve sengaja menyuruh bibi mengantar sarapan untuk nona ". ucap bibi.


Pagi ini luna diperlakukan bak putri raja. Bagaimana tidak hanya hanya tinggal duduk disuapi sementara pegawai satunya sedang melakukan manicure. Setelah manicure mereka melulur dan melakukan pijatan spa pada tubuh luna. Luna hanya mengikuti perintah mereka pasrah.

__ADS_1


Setelah semua ritual selesai dan terakhir mandi. Luna pun kini tengah dirias wajahnya dengan make up yang sangat natural karena mengingat usia luna masih belia jadi tidak perlu make up tebal.


Dihotel Yunus juga tengah bersiap dari kamarnya dengan baju setelan jas yang telah sengaja dikirim keluarga Andrew untuknya.


Meski berat untuk Reza ia pun juga tampak telah rapi dengan setelan jas yang disiapkan Mirna.


Meski mendadak acara pernikahan ini namun Andrew dan Mirna berusaha menyiapkan semuanya dengan sangat baik mulai dari dekorasi hotel makanan bahkan baju dan makeup.


Secara hotel adalah milik Andrew sendiri sedangkan butik adalah usaha sampingan Mirna yang dikelola tangan kanannya.Dan tukang make up itu pun adalah anak buah Mirna yang bekerja disalon kecantikan miliknya. Perlu diketahui Readers semua Mirna adalah mantan seorang model jadi tak heran jika dirinya memiliki bisnis dibidang fashion dan kecantikan meski tak turun tangan secara langsung.


Atta tengah bersiap menunggu Luna. Pagi ini Luna mengenakan kebaya untuk acara prosesi akadnya.


Petugas make up pun telah selesai merias Luna dengan tatanan sanggul modern. Membuat Luna makin terlihat manis dan cantik.


Semua keluarga tampak telah siap dan hanya menunggu Luna selesai dan keluar dari kamarnya.


◇◇◇◇◇◇


**Jangan banyak banyak dulu ya isi episodenya biar Readers makin penasaran 😊.

__ADS_1


Ayo dukung Author klik Vote dan Like ❤ sebanyak banyaknya agar novel ini masuk rangking .


Terimakasih 😙😙😙❤❤❤**


__ADS_2