
Setelah tiga hari di negara F kini keluarga kecil Steve telah sampai dibandara negara F semua keluarga turut mengantar keberangkatan mereka.Mariska juga turut mengantar.
" Kak Luna makasih banyak ya selama ini udah menganggap aku seperti saudara ". ucap Mariska sendu memeluk Luna.
" Hei...usia aku lebih muda darimu loh manggilnya kok kak sih Luna saja ya ". ujar Luna menepuk pundak Mariska dan terkekeh.
Steve dan Luna berpelukan berpamitan " Mih...jaga kesehatan ya jagain papih inget jangan biarin papih terlalu capek ". ujar Steve memeluk Mirna berganti dengan Andrew.
" Cepet buatin papih cucu lagi supaya nanti makin rame ". bisik Andrew menyeringai menggoda anak sulungnya yang tengah dipeluknya.
" Siap pih...pasti kami akan rajin membuatnya do'akan saja semoga secepatnya ada kabar baik dari menantu papi ".
Mendengar ucapan suaminya Luna segera mencubit lengan Steve membuat Steve meringis kesakitan." Kalau daddy nakal sama bunda lagi segera telfon Uncle ya ". ucap Reza menatap wajah mungil keponakannya.
" Siap Uncle...eh aunty kapan main ke lumah Stevie.... Stevie mau ajak aunty sama uncle jalan jalan Stevie punya banyak mainan dan boneka ". Seru Stevie antusias bercerita.
Mariska dan Reza saling bertatap saat mendengar celotehan Stevie.Mereka tersenyum kearah Stevie yang ada dalam gendongan Mirna.
" Mih...Pih...Reza , Mariska jangan lupa kehadirannya pada pernikahan kak Atta ya ". ujar Luna.
" Pasti sayang papi sama mami akan hadir Reza dan Mariska pasti juga hadir ". jawab Mirna membelai lembut wajah menantunya.
Tak lama setelah berpamitan kini Steve Luna dan Stevie memasuki ruang chek in karena panggilan pesawat akan segera terbang sudah berbunyi.Keluarga kecil ini melangkah meninggalkan keluarga besar nya dan melambaikan tangan.Stevie tersenyum juga melambaikan tangannya sampai ketiganya sudah tak terlihat lagi.
*******
Sore jam 4 waktu setempat pesawat yang ditumpangi keluarga kecil Steve telah tiba.Mereka dijemput oleh Atta dan Nayra.
Melihat kehadiran Atta dan Nayra Stevie melambaikan tangan dari kejauhan. " Om ganteng....tante cantik... ". seru Stevie kegirangan .
Setelah sampai didepan Atta Stevie segera memeluk Atta dan Nayra." Om ganteng...Stevie kangen ". seru Stevie menghambur memeluk Atta yang sudah merentangkan kedua tangan nya.Dan setelah itu mereka segera kembali kerumah Steve.Dalam perjalanan pulang Stevie terus saja bercerita tentang hari harinya dirumah grandma dan grandpa nya.Sesekali mereka tertawa bahagia.
*****
" Gak duduk dulu kak ". ujar Luna mengambil Stevie dari gendongan Nayra yang sedang tertidur.
__ADS_1
" Gak usah Lun...kalian pasti capek istirahatlah kasihan Stevie besok kami kesini lagi mungkin ibu sama ayah juga akan kesini untuk berbuka bersama ".
" Benarkah kak...makasih ya aku seneng sekali...bie besok kita buka bersama bareng ya ". Mata Luna menatap ke arah suaminya manja.
" Siap permaisuri...titah pasti dilaksanakan ". sahut Steve mengedipkan sebelah matanya.
*****
Sebentar lagi sudah semakin sore Atta dan Nayra berpamit pulang.Sementara Steve sengaja memesan makanan siap saji untuk berbuka puasa.Dan setelah kepergian Atta mereka bergegas menunaikan sholat ashar yang sudah sangat telat.
Seusai sholat ashar tiba tiba bel rumah berbunyi Steve bergegas membukanya.Dan seorang kurir membawa pesanan Steve.Dari mulai minuman makan ringan hingga makanan untuk berbuka kesukaan masing masing .
Sebelum adzan maghrib mereka telah berjejer rapi duduk di meja makan.Stevie juga terlihat tak sabar menunggu adzan berkumandang.
" Daddy...adzan nya masih lama gak Stevie udah lapal ". ucap Stevie setengah cemberut.
" Sayang...puasa itu bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga saja tapi harus bisa menahan hawa nafsu juga ". ujar Steve lembut menasehati putri kecilnya.
Dan tak lama setelah itu adzan berkumandang.Keluarga kecil itu berbuka ala kadarnya yang ringan dulu dan segera melaksanakan sholat maghrib, kemudian berbuka puasa.
******
Pagi itu pembantu Luna telah kembali dari kampungnya.Membawa beberapa oleh oleh khas kampungnya.
" Assalamu'alaikum...nyonya...non Stevie ".
" Wa'alaikumsalam bi...gimana kabar dikampung bi".
" Alhamdulillah baik nyonya...ini bibi ada sedikit oleh oleh khas dari kampung bibi ". ucap pembantu Luna menyodorkan bungkusan yang berisi beberapa makanan.
Luna menerimanya dengan senang hati dan berterimakasih kepada pembantunya.Dan tak lama datanglah Sari yang kebetulan datang bersama suaminya dokter Handi.
" Assalamu'alaikum....". seru Sari dan Handi bersamaan.Karena hari itu hari minggu maka dokter Handi libur jadi ingin berkunjung dan bermain dengan cucunya.
" Opa Oma... Assalamu'alaikum ". teriak Stevie berlari dari dalam kamarnya saat mendengar suara Sari. " Wa'alaikumsalam cucu oma sama opa apa kabar nya ". mereka memeluk Stevie dan menciuminya penuh kasih sayang.
__ADS_1
" Bie...kayaknya itu suara ibu sama ayah ". ujar Luna saat baru saja selesai sholat Dhuha bersama suaminya.Karena jarang sekali suaminya ada dirumah saat pagi kecuali hari libur.
" Eh ibu sama ayah...Assalamu'alaikum ". Luna dan Steve mencium tangan Sari dan Handi bergantian.
Pagi itu mereka bercengkerama bahkan dokter Handi terlihat senang sekali bermain dengan Stevie." Assalamu'alaikum... ". tiba tiba Atta dan Nayra datang berkunjung.Mereka bersalaman dan berpelukan.
Keseruan pagi itu semakin indah dokter Handi memperlakukan Stevie seperti cucunya sendiri." Cucu opa...hafalannya sudah sampai mana sayang ". tanya Handi yang sedang memangku Stevie mendengarkan Smart Hafidz.
" Opa... Stevie sudah sampai surat Al-Falaq ". lalu Stevie menghafal Surat Al-falaq dengan lancar membuat seluruh penghuni rumah bertepuk tangan kepada Stevie.
Lama bermain dan ber cengkerama mereka akhirnya tertidur dikamar tamu. Sementara Luna dan Steve juga tidur siang bersama.Siang Itu Stevie tidur dengan Nayra dikamarnya sedangkan Atta disofa ruang tamu.
*******
Setelah kurang lebih satu jam setengah mereka tertidur.Mereka bangun untuk sholat dzuhur bersama.
Seusai sholat Dzuhur Luna membantu pelayannya didapur begitu juga Sari.Nayra masih bermain bersama Stevie.Dan para kaum adam mengisi waktu mereka dengan saling mengobrol membahas pekerjaan masing masing bertukar pendapat diteras belakang.Dan sampai akhirnya mereka melaksanakan buka bersama.
Para pelayan dan satpam juga turut bergabung karena Steve tidak pernah membedakan mereka.Terlihat kegembiraan yang tak dapat terlukiskan dari wajah mereka.
Dirumah Lika...kini semua sudah hidup dengan bahagia sudah tidak ada lagi amarah dan kebencian.Lika juga sempat beberapa kali berkunjung kerumah Luna bersama anak kecilnya dan juga Puput serta Sita.Aida juga sudah sangat nyaman hidupnya Aida telah kembali melanjutkan sekolahnya yang sempat tertunda.Dan saat Aida sekolah ibu mertuanya yang akan menjaga anaknya.
Beberapa bulan kemarin Atta juga sudah berhasil menyelesaikan kuliahnya.Bahkan sudah wisuda.Kalau soal Luna sebenarnya Steve selalu mendukung nya untuk melanjutkan kuliahnya namun Luna menolak karena ia ingin seutuhnya menjaga dan merawat anak nya.Dan Atta pun mendukung sepenuhnya keputusan adek jutek kesayangannya itu.
Hidup Luna dan Steve akhirnya benar benar bahagia mereka berhasil membina sebuah keluarga kecil yang harmonis dan Sakinah Mawwaddah Warrohmah.Walau awal pernikahannya karena terpaksa oleh suatu keadaan.
◇◇◇◇◇
Terimakasih reader lovers telah setia menunggu novel ini Up.Saksikan episode terakhir " RISALAH HATI GADIS JUTEK "
**Jangan lupa klik Vote like n komentar kalian serta bantu author untuk klik rate 🌟5 ya.
Terimakasih reader lovers....
Jazaqumullah Khairan Katsir 😗😗😗
__ADS_1
Vicaldo😍😍😍**