Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Acara Tasyakuran


__ADS_3

Seusai sholat maghrib Steve dan Luna tengah bersiap untuk berganti pakaian yang telah dibelinya dari butik tadi.Steve mengalungkan tangannya dileher Luna dan memeluknya dari belakang saat Luna sedang duduk didepan cermin.


" Honey hari ini kamu cantik sekali ". bisik Steve lembut ditelinga Luna membuat Luna tersipu malu.


Steve mengecup kening sang istri dengan mesra membuat Mirna yang tengah berdiri didepan pintu tersenyum melihat kemesraan anak dan menantunya.


" Ehem...sayang mesra mesra nya ditahan dulu ya sebaiknya kita segera berangkat sekarang ". ujar Mirna yang suaranya mengagetkan Steve dan Luna.


"Iya mih..." jawab Luna sambil berdiri dan tangan nya digenggam Steve.Keduanya berjalan menyusul Mirna menuju mobil yang sudah dihidupkan oleh Andrew.


" Sudah pi " ujar Steve yang melangkah bersama Mami dan istrinya masuk kedalam mobil.Tak lama kemudian Andrew melajukan mobilnya menuju panti asuhan Sumber Kasih yang letaknya tak jauh dari rumah utama Andrew.


******


Suasana dipanti asuhan itu berubah menjadi riuh dengan canda tawa para anak kecil yang tampak gembira sekali diwajah mereka.Atta Nayra dan Agus serta Aditya juga sudah tiba.Rosita dan Puput juga tampak hadir dengan dibarengi Haris sementara Lika dan Aida tidak bisa hadir mengingat usia bayi mereka yang masih kecil sekali dan rentan jika harus berada diluar apalagi udara malam hari tentu akan sangat tidak baik.


Semua keluarga dan kolega juga telah hadir bahkan halaman panti yang luas itu telah dipadati para undangan yang telah hadir.Halaman itu telah dihias dengan indah sekali sehingga membuat seluruh anak panti menjadi senang dan betah .


*********


Bayangin wajah babang Steve pakai kokonya paka foto ini aja ya gaess 😍😍



Kalau mau bayangin wajah Lunaya pakai hijab pakai foto ini ya gaess cantik kan 😍😍😍



*********

__ADS_1


Semua mata tertuju kepada Lunaya dan Steve yang tampak memukau seluruh tamu undangan malam itu.Dengan anggun nya Luna berjalan berdampingan dengan Steve.Dibelakangnya Andrew bersama Mirna berjalan beriringan.


Atta menghampiri Luna dan Steve bersama Nayra ." Assalamu'alaikum calon keponakan". Sapa Atta mengusap perut rata Luna disaksikan beberapa tamu undangan membuat semua tertawa terkekeh melihat tingkah Atta.


" Selamat ya Lun ". ujar Nayra memeluk Lunaya.


Semua telah berkumpul untuk menunggu acara dimulai namun Steve terlihat gelisah pasalnya Kyai Mahmud masih belum hadir.Yang akan memimpin acara.


Mirna bertanya kepada Steve kenapa acara belum dimulai juga.Namun beberapa menit kemudian sebuah mobil berwarna putih keluaran terbaru tiba dan membuat semua undangan menatap kearahnya.


Dari dalam mobil keluarlah sesosok pria tampan yang sedikit seperti bule dengan balutan busana muslim dan sang istri yang tak lain adalah Kyai Mahmud.Semua berdecah kagum melihatnya.Pasalnya mereka hanya mendengar namanya saja selama ini dan baru kali itu bertatap langsung.Seorang Kyai Muda yang sangat fenomenal dikalangan remaja dan orang tua.


Kyai Mahmud menghampiri Steve bersama sang istri memberi ucapan selamat.


"Assalamu'alaikum Steve...Assalamu'alaikum Om tante " ujar Kyai Mahmud menyapa semua dengan menangkupkan kedua tangan nya.


" Iya sobat...dia adalah istriku yang pernah aku ceritakan namanya Lunaya ". Sahut Steve dengan senyuman khasnya.


Acara demi acara telah berlangsung dengan khidmad ada rasa haru dan sedih menyelimuti perasaan Atta saat itu secara bersamaan.Dan Nayra dapat melihat tunangan nya yang sedang terharu.


Beberapa do'a dan ayat suci Al-Qur'an juga telah dibacakan membuat suasana malam itu benar benar terasa khidmat sekali.Semua kini tampak menikmati hidangan setelah selama tiga puluh menit mendengarkan ceramah dari Kyai Mahmud.


Andrew sedang sibuk menemani kolega nya yang terus memberi ucapan selamat kepadanya.Sementara Steve tak mau jauh dari sang istri karena takut istrinya akan pusing kembali.


Steve menuntun istrinya duduk di sebuah Kursi yang telah dihias.Lalu Steve juga mengambilkan minuman jus segar untuk istrinya.


" Sayang kamu kenapa pusing lagi ". Suara Mirna terdengar saat mendekat kearah Luna dan Steve.


" Enggak mih , hanya saja Steve takut jika kejadian seperti tadi pagi terulang lagi.Enggak papa kan mih kami duduk disini ". tanya Steve yang tengah menyodorkan segelas jus segar kepada sang istri.

__ADS_1


" Nggak papa kok sayang kamu jangan khawatir , biar mami sama papi yang akan menemui mereka ". ucap Mirna yang tersenyum dan menepuk pundak anak sulungnya.


Mirna melangkah meninggalkan mereka berdua menemui tamu undangan yang lain.Setelah puas menikmati hidangan yang tersaji Kyai Mahmud beserta istri menemui Steve dan Luna yang masih duduk.Mereka berempat ngobrol banyak hal malam itu.


Tak mau ketinggalan Atta dan Nayra pun menyusul mereka duduk dan kini semua saling berhadapan.


" Wah ini Kyai calon pasangan pengantin juga yang akan segera menyusul kami ". goda Steve pada kakak iparnya.Membuat Atta dan Nayra tersenyum malu mendengarnya.


" Wahhh... benarkah , semoga berita baik ini segera terlaksana dan alangkah baiknya jangan menunda nunda hal baik " nasehat Kyai Mahmud.


" Insya Allah Kyai ". balas Atta.


Lalu semua tampak asyik mengobrol dan tak lupa pula berdiskusi beberapa hal kepada Kyai Mahmud dan istrinya.Karena hari sudah malam semua anak yatim yang telah menerima santunan dan bingkisan itu pun telah kembali ke asrama masing masing.


Saat semua larut dalam pembicaraan masing masing sebuah taksi tiba tiba berhenti didepan halaman panti asuhan.Andrew menoleh dan tersenyum karena yakin itu adalah Reza anak bungsunya.Yang baru saja tiba.


Benar saja saat itu Reza tengah berdiri didepan gerbang panti asuhan yang juga mengenakan busana koko ,sebelum sampai disana Reza kembali kerumah utama dan bajunya memang sengaja disiapkan Andrew saat tadi membelinya.


Reza melangkahkan kakinya masuk kedalam membuat semua mata para undangan melihat kearahnya .Tak luput juga Luna sedang menatap Reza yang juga mengenakan koko berjalan mendekat kearahnya.Karena posisi Steve yang membelakangi Reza maka tidak tahu bahwa adiknya baru saja tiba.


" Assalamu'alaikum...." suara Reza mengagetkan Steve yang saat itu asyik mengobrol.Steve segera menoleh kesumber suara yang didengarnya.Seketika Steve terkejut melihat kehadiran sang adik yang selama ini rela mengorbankan kebahagiaan nya demi dirinya.


Steve berdiri seketika memeluk erat adiknya.Rasa haru dan bahagia meliputi hati Steve malam itu.Tak terasa ada tangis haru dari mata Steve dan Reza.Sementara Luna yang melihat adegan itu juga turut menitikan air mata.Reza sempat melirik ke arah Luna dalam hatinya berdecah kagum. " Cantik sekali ".


β—‡β—‡β—‡β—‡β—‡β—‡


Ayo terus dukung Author .Sebagai permintaan maaf karena beberapa waktu hanya Up sedikit jadi kali ini author hadirkan 1000 kata dalam episode kali ini.


Jangan lupa klik Vote n like sertakan komentar terbaiknya.Terimakasih😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2