
Suasana rumah Andrew dan Mirna berubah menjadi ramai semenjak kedatangan Stevieya.Bahkan para pembantu juga sering menggoda Stevieya dengan kelucuan dan kepintarannya.
" Glandma....ayo nanti ketinggalan Talawih ". teriak Stevie kepada Mirna yang masih bersiap di dalam kamarnya.
" Sayang...sabar dong glandma kan masih bersiap ". Seru Luna menenangkan putri kecilnya yang terus memanggil Mirna.
Semua keluarga beserta para pembantu tengah bersiap berkumpul di Musholla yang ada disamping ruang tamu. Steve Luna Reza Andrew dan lainnya sudah rapi mengenakan mukenah dan sarung.
" Maaf ya Stevie glandma terlambat ". ujar Mirna tersenyum kemudian berbaris disamping cucunya.Setelah semua siap Steve memimpin menjadi imam.
Itu adalah malam ramadhan pertama Luna dan Stevieya di negara F. Sebuah moment yang sangat indah bagi Luna dan keluarga kecilnya.Bisa berkumpul bersama merayakan penyambutan datangnya malam Ramadhan.
Sholat tarawih berjalan dengan sangat khusyuk, suara Steve terdengar begitu merdu saat melantunkan ayat ayat Al-Qur'an semua yang hadir dimusholla itu pun tampak khusyuk menunaikan sholat tarawih malam pertama . Meski lebih sering duduk ketimbang berdiri namun Stevieya mengikutinya sampai selesai tanpa mengeluh atau pun berulah.
******
Seusai sholat tarawih semua saling bersalaman begitu juga para pelayan dan sopir serta satpam.Suasana yang begitu indah tanpa melihat perbedaan majikan dan bawahan keluarga Andrew adalah keluarga yang memegang teguh rasa saling menghormati walau kepada semua bawahan bahkan pembantunya.Itulah yang membuat semua pelayan dirumahnya merasa betah kerja disana.Selain loyal semua penghuni rumah adalah orang yang baik jarang bisa dijumpai di keluarga kaya lainnya.
" Bunda...Stevie ngantuk mau bobok ". ujar Stevie dengan wajah kucelnya yang mulai terlihat mengantuk.
" Iya sayang ayo pamit dulu sama daddy grandma dan lainnya ". ujar Luna yang tangan nya membelai pucuk kepala Stevie . Setelah mencium tangan daddy nya. Lalu Steve mengangkat tubuh putri kecil nya kedalam pangkuan nya. " Sini tidur sama daddy dan bunda ya daddy kangen ".
" Daddy katanya Stevie gak boleh gangguin daddy sama bunda kalau lagi belduaan ". celetuk Stevie polos.
Semua tertawa terkekeh mendengar penuturan Stevie. " Benarkah sayang daddy nya bilang gitu ". tanya Reza
" Iya uncle tampan ".
" Sayang kata siapa gak kan bunda daddy gak begitu kan ". tanya Steve dengan nada meminta pembelaan sang istri.
__ADS_1
" Kakak tuh ya mau nya berduaan terus sampai anak sendiri di gituin kalau ngomong tuh mikir kak udah tahu Stevienya pinter banget pakai asal ngomongnya ". celetuk Reza membela sang keponakan.
Luna Andrew dan Mirna menahan tawa melihat sang adik menasehati sang kakak.
" Iya tuh , daddy emang suka nakal suka gangguin bunda uncle Stevie lihat daddy gigit bibil bunda sampai bunda melem ". ujar Stevie tak berdosa mengungkap kelakuan daddy dan bundanya.
" Steve... ". teriak Mirna dan Andrew bersamaan. " Kamu tuh ya kebangetan banget deh masak iya ngelakuin nya didepan cucu mamih ". Seru Mirna menjewer telinga anak sulungnya.
" Auw ampun mih sakit ".
Steve malah cengengesan merasa tak berdosa Luna tersipu malu anaknya membongkar ulah kenakalan suaminya.Wajahnya merah merona seketika. Sementara Andrew hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala " Like father like son".
Gumam Mirna saat melihat suaminya tersenyum.
" Sayang ayo kita bobok berdua lagi yuk sama uncle ". ujar Reza beralih mengangkat tubuh Stevie dari pangkuan kakaknya .
" Boboknya sambil video an sama aunty cantik ya uncle ". celetuk Stevie kembali asal.
" Jangan salah faham cuma masalah kerjaan doank kok gak lebih ". jawab Reza datar dan cuek berusaha menutupi rasa malunya karena kali ini ulahnya yang dibongkar Stevie.
" Hemmm....sok nasehatin abang padahal si adik parah banget ". balas Steve kembali bercelutuk.
Tak menghiraukan semua mata yang menatapnya Reza segera menggendong Stevie kekamarnya jadi malam ini mereka tidur bersama kembali.
" Sayang daddy sama bunda nitip salam buat aunty cantiknya ya ". teriak Steve kembali menggoda Reza yang tak menghiraukannya.Hanya dibalas senyuman dan anggukan oleh Stevie dan melambaikan tangan nya.
" Sayang...kita bobogh juga yuk besok kita harus kembali pulang ". ujar Steve setelah melihat putri kecilnya masuk kedalam kamar uncle tampannya.
" Wah...kamu ini ya Steve kayak lem ama perangko ajah maunya nempel terus sama si Luna ". Ledek Andrew yang sedang bersender didinding.
__ADS_1
" Emang papi enggak gitu ke mami ". balas Steve tak mau kalah
" Sudah sudah kalian tuh ya sama sama otak mesum ". ujar Mirna ceplos
" Mesum sama istri sendiri itu dapet pahala loh mih lagian kata pak Kyai boleh kok sah sah aja ". bantah Steve mencolek pipi istrinya.
Tak mau terlibat lebih dalam lagi dengan perdebatan mertua dan suaminya.Luna berpamit pergi kekamar terlebih dulu namun dengan sigap dan gesitnya Steve berhasil menangkap tubuh istrinya dan kembali menggendongnya kedalam kamar tak menghiraukan papi dan mami nya.
" Hubbiee ". teriak Luna memukul dada bidang Steve namun malah membuat Steve makin menggoda istrinya hingga akhirnya mereka tertidur dalam pelukan.
*****
Jam dua dini hari para pelayan sudah lebih dulu bangun berjibaku dengan semua alat dapur.Menyiapkan makan sahur pertama.
Suara detakan jarum jam yang terdengar dua kali berbunyi membuat Luna mengerjapkan matanya perlahan.Dilihatnya jam menunjukkan pukul dua.
Luna menggoyang tubuh suaminya dan berbisik. " Bie sudah jam dua sebentar lagi
kita sahur ayo bangun bie kita sholat dulu ".
" Sayang...bentar lagi ya setengah jam lagi aku masih ngantuk sini peluk lagi ". ujar Steve masih terpejam dan tangannya meraih pinggang istrinya. Luna menurut dipeluk suaminya namun matanyabtak terpejam lagi.Setelah setengah jam sesuai permintaan suaminya Luna mencoba membangunkan Steve dan kali ini Steve bangun tanpanada penawaran lagi.
Malam itu sebelum sahur mereka melaksanakan sholat malam bersama didalam kamarnya.Setelah jam menunjukkan pukul tiga lewat keduanya turun berjalan ke arah kamar Reza namun Reza sudah ada dimeja makan dengan memangku Stevie.Sungguh Reza benar benar memperlakukan Stevie bak anaknya sendiri penuh kasih sayang.Dan akhirnya mereka melakukan makan sahur bersama.
◇◇◇◇◇
**Terimakasih reader lovers sudah setia menantikan kelanjutan cerita ini.
Ayo dukung author untuk terus berbagi ayo kita sama sama berdonasi untuk anak yatim caranya cukup membaca sebanyak banyaknya bab dari novel kami dengan banyak membaca kalian sudah turut bersumbang sih.Semoga amal kalian menjadi jalan untuk kebabagi.
__ADS_1
Jangan lupa klik Vote rate n like sebanyaknya.Serta tinggalkan jejak kalian dikolom komentar.
Jazakumullah Lhairan Katsiir 😗😗😗**