Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Persiapan akad Nayra


__ADS_3

Hari itu Kediaman Agus terlihat ramai oleh para WO semua sibuk dengan tugas masing masing menghias dan menyulap rumah Agus menjadi sebuah pelaminan yang sangat indah walau tak terlalu lebar ruangannya namun berhasil di hias dengan indah.


Bunga bunga bertebaran disudut ruangan hiasan yang bernuansa white pink itu nampak begitu indah sebuah nuansa romantis kesukaan kaum hawa.


Hari itu adalah hari terakhir berpuasa sebentar lagi setelah adzan maghrib berkumandang maka gema riuh suara takbir akan berkumandang pertanda seluruh umat muslim merayakan kemenangannya setelah satu bulan menjalankan perintah ibadah puasa.


Dan itu juga berarti nanti malam acara akad nikah Atta dan Nayra akan digelar.Wajah bahagia terpancar diwajah Agus karena sebentar lagi ia akan melepas putri semata wayangnya mengikat janji dengan Atta anak dari mantan tunangannya Sari.


Flashback off....


Saat Steve ditemukan dan dirawat dirumah sakit keesokan harinya Agus berkunjung ke rumah sakit.


" Assalamu'alaikum ". Ucap Agus saat membuka pintu ruang rawat Steve dan Luna .


Ceklek....pintu terbuka di ruangan itu seorang wanita paruh baya yang sedang mengenakan busana Syar'i yang menutupi seluruh tubihnya dan terlihat begitu cantik dan pandangan teduh tengah menemani Luna setelah menjalani perawatan pasca operasi cesar dan koma.


Sari menolehkan pandangannya saat pintu kamar terbuka dan betapa kagetnya Sari saat melihat siapa yang datang iya dia adalah laki laki yang pernah dicintai Sari dan pergi tak ada kabar .Setelah sekian lama bertahun tahun bahkan belasan tahun lebih tidak bertemu kini takdir mempertemukan mereka kembali pada sebuah situasi dan keadaan yang tanpa mereka sengaja.


" Agus...sedang apa kamu kemari dan ada hubungan apa kamu dengan mereka ". tanya Sari penasaran.


Kedua mata mereka sejenak bersitatap namun hanya sebentar saja karena dokter Handi masuk melakukan visite kepada Steve.


" Maaf...aku kemari ingin menjenguk Luna , dia adalah adik dari calon menantuku Atta ". Sahut Agus menyunggingkan senyum kepada dokter Handi yang baru masuk.


" Mama ngobrol dengan siapa , ohya gimana kondisi nak Steve hari ini ma ". Tanya dokter Handi menghampiri Sari.


" Maaf....mengganggu, perkenalkan dokter saya Agus ayah dari Nayra calon kakak ipar Luna". jawab Agus sopan.


" Hari ini kondisi mereka sudah lebih baik pa karena pengaruh obat mereka masih belum sadar ". jawab Sari singkat menatap wajah suaminya.


Agus merasa bahagia sekaligus haru.Setelah bertahun tahun terpisah akhirnya bertemu kembali dengan wanita yang pernah ia cintai.Dan kini takdir menyatukan mereka kembali menjadi sebuah keluarga dalam bentuk berbesanan.


" Ohhh...jadi rupanya gadis yang kemarin datang bersama Atta itu anak kamu Gus ". tanya Sari.


" Iya dia adalah putri semata wayangku ". ucap Agus.

__ADS_1


Lalu mereka bertiga berlanjut ke sebuah obrolan walau awalnya terasa canggung namun dokter Handi berusaha mencairkan suasana.Hingga obrolan pun terasa asyik dan tak menjadi penghalang bagi Sari dan Agus untuk terbuka kepada dokter Handi.Bagi dokter Handi semua masa lalu istrinya adalah sesuatu yang tak patut untuk dihindari jika ia telah menerima Sari sebagai istrinya maka ia juga harus bisa menerima masa lalu istrinya .


Sampai hubungan mereka terus berlanjut, Agus juga sering berkunjung kerumah dokter Handi bersama Nayra.Begitu juga sebaliknya. Masa lalu tak membuat silahturahmi diantara kedua keluarga terputus namun sebaliknya malah semakin erat menjadi sebuah besan.


Flashback on....


Sore hari Sari dan dokter Handi yang sedang berkumpul dirumah Luna terlihat sibuk menyiapkan seserahan yang baru diantar karyawan toko.Mirna dan Andrew , Reza juga telah tiba menginap dirumah utama Andrew.Sejak semalam kedatangannya. Dan kini juga tengah berkumpul dirumah Luna dan Steve.


Luna tengah membantu ibunya menyiapkan seserahan menatanya di mobil.Dibantu Reza dan Mirna.


Sore itu Steve sedang mandi dikamar mandi atas yang ada dikamarnya. " Sayang....kemari dong...aku lupa shampoo nya habis tolong ambilin aku udah tanggung nih ". Teriak Steve kencang memanggil Luna.


Luna yang berada diruang tengah pun mendengar teriakan suaminya dan bergegas berlari ke atas. " Bie shampoo nya ada di lemari dikamar mandi sebelah kanan bisa kan ambil sendiri ". teriak Luna juga di tangga dan setelah Steve menjawab menemukan nya Luna kembali ke ruang tengah.


Steve mencari lemari yang dimaksud istrinya disana ia melihat tumpukan pembalut yang berjejer tertata rapi seakan seperti sebuah toko terpajang dietalase.


Kenapa banyak sekali pembalut disini apa istriku berniat membuka toko pembalut online tapi...sejak kapan kok aku tidak tahu .


Steve kembali kekamar mandi mengguyur tubuhnya.Ditengah tengah mandinya Steve berfikir " Ohya bukannya sebulan ini sepertinya Luna full puasanya sholatnya juga gak bolong dia juga gak sedang memakai kontrasepsi...apa jangan jangan...." Gumaman Steve.Tanpa melanjutkan mandinya Steve yang rambutnya masih terdapat banyak busa segera meraih handuk mencoba mencari tahu kebenaran rasa penasarannya.Akibat apa yang dilihatnya.


" Hubbie...apa apaan sih gak sopan banget buruan keatas gih lanjutin mandinya ". Celetuk Luna setengah malu dengan sikap suaminya dihadapan keluarga besarnya.


Steve tak menghiraukan suara Luna ia terus mendekat kearah istrinya dan memeluknya.


" Sayang...apa kamu hamil lagi ". Seru Steve dengan antusias memeluk tubuh Luna yang sedang mematung.


" Pa an sih bie siapa juga yang hamil , aku baik baik saja kok ". jawab Luna kebingungan dengan sikap suaminya.


" Lalu kenapa dilaci dikamar mandi banyak sekali pembalutmu sayang , apa kamu lagi jualan pembalut online ". tanya Steve mengguncang tubuh Luna.Semua mata terkekeh melihat sikap Steve.Luna makin bingung.


" Hubbie udah deh jangan mulai lagi apa sih maksudnya ". Luna makin sewot dan cemberut kesal.


" Sayang...bukankah sebulan ini puasamu full sholatmu juga gak bolong hayo apa itu artinya coba kamu pasti lagi hamil kan ". timpal Steve lagi dan kembali memeluk tubuh istrinya erat.


Luna terdiam sesaat, saat tubuhnya dipeluk erat oleh suaminya.Berusaha mencerna perkataan dan dugaan suaminya yang super protektif itu.

__ADS_1


" Tapi bie...itu bukan berarti aku hamil juga kan ". jawab Luna menepis pelukan suaminya.


" Lalu kapan coba kamu terakhir kedatangan tamu bulanan ". tanya Steve kembali yang masih penasaran. Luna menggeleng " Aduh bie udah deh sana buruan mandi gih mana aku inget bie...kapan terakhir dapet ". celwtuk Luna sedikit menjauh dari suaminya.


Membuat Steve makin penasaran dan tanpa menghiraukan mata semua keluarga besarnya, Steve spontan menggendong tubuh istrinya ala bridal style menaiki tangga.


" Bie...lepas...hubbie lepas gak aku loncat nih".


Teriak Luna memukul dada Steve.Namun gagal Steve terus saja menggendong istrinya menuju kamar.


Semua keluarga besarnya terkekeh geli dengan sikap Steve . Begitu juga Stevie hanya bisa menoleh kesana kemari melihat raut wajah semua keluarga besarnya silih berganti.


" Sayang...kayaknya sebentar lagi bundanya Stevie mau punya dedek kecil loh buat Stevie ". ucap Mirna membelai pipi cucunya.


" Benarkah glandma Stevie mau punya adek kecil...hollleee Stevie mau punya adek..uncle Stevie jadi kakak holle...". teriak Stevie kegirangan berlari berputar putar mengelilingi semua penghuni rumah.


Senyum bahagia terpancar dari bibir Reza melihat keponakannya yang lucu dan menggemaskan sedang bersorak sorai kegirangan.


" Mih....dulu pas hamil kak Steve mamih ngidam apa sih norak banget gitu gak tahu malu ". Cetus Reza datar dan sedikit sengong nada suaranya.


Semua tertawa terbahak mendengar penuturan Reza. " Makanya Za kamu buruan nikah biar tahu gimana rasanya jadi bucin kalau udah nikah nanti ". Tukas Andrew yang berdiri dibelakang Reza tersenyum menyindir.


Dikamar atas Steve membaringkan tubuh istrinya kekasur dengan lembut.Steve memeriksa pergelangan tangan Luna memastikan denyut nadinya.Terpancar rona wajah bahagia sekaligus haru.


Dihujaninya wajah Luna dengan ciuman.Karena saking gembiranya Steve tak sadar jika saat itu masih belum saatnya berbuka puasa.


******


**Sampai disini dulu reader lovers Vicaldo.Ayo perbanyak membaca dan dukung terus semua karya author ya agar sama sama ikut turut serta berdonasi untuk anak yatim.


Jangan lupa klik Vote berikan rate ๐ŸŒŸ5 dan like sebanyaknya.Komentar yang banyak agar bisa menjadi support dan masukan untuk author.


Jazaqumullah Khairan Katsir


Vicaldo

__ADS_1


๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—**


__ADS_2