Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Kegelisahan Steve


__ADS_3

Mendengar ucapan Steve keringat dingin mengucur ke sekujur tubuh Luna. Wajah luna mendadak pias seketika.


" *Auww tolong lepaskan tanganku sakit... " ucap luna lirih mencoba menarik tangannya yang terlihat memerah . Steve yang sadar telah mencengkeram tangan luna akhirnya melepaskannya.


" Maaf aku tak bermaksud menyakitimu . Asal kamu tahu aku akan berjuang untuk mendapatkan cintamu sampai kapanpun* . Izinkan aku mengejarmu membuatmu jatuh cinta kepadaku ".


******


Lidah luna berkali kali terasa kelu salivanya seakan terasa pahit. Matanya terasa panas ia tak kuasa membendung perasaan bersalahnya pada Reza . Air mata pun tampak jatuh disudut pelupuk mata indahnya.


Steve memanggil waiters untuk membayar tagihan bill. Tampak pelayan berjalan mendekat ke arah meja luna dan steve.


Steve menyodorkan uang pada pelayan " Sekalian sama tagihan nona ini sisanya ambillah ". Steve beranjak berdiri dari kursinya meninggalkan Luna.

__ADS_1


Perlahan punggung steve menghilang dari pandangan Luna. Luna seakan lemas terkulai ia mulai menangis terisak dadanya terasa sesak. Ia sangat ingin berontak memaki dan memarahi steve atas perlakuan kasarnya.Namun ia tak memiliki kekuatan untuk melakukannya. Lagi lagi perasaan bersalah menghantuinya ia tak ingin menduakan cinta Reza.


Perlahan Luna dapat mengontrol emosinya.


Ia melirik jam tangannya jam sudah menunjukkan pukul satu siang. Ia bergegas pergi meninggalkan Restoran.


*******


Luna tiba dirumah setelah satu jam menempuh perjalanan dari mall. Ia menghempaskan tubuhnya kasar keatas kasur menatap langit langit kamarnya. Semua kelakuan gila steve benar benar telah mengganggu kehidupannya. yang dulu hanya ada cerita tentang dirinya dan reza namun kini kehadiran steve mengusik ketenangan luna. Luna jadi teringat akan usaha dan perjuangan reza berkali kali ia menolaknya namun reza tetap gigih mengejarnya.Sampai ia menyerah dan jatuh hati pada ketulusan reza. " Kenapa sifat kedua orang ini sama persis ". gumam luna dalam hati. Mencoba mencari kesamaan dari kedua pria ini.


*******


Di kediaman Steve suasana rumah tampak sepi seperti hari hari sebelumnya semenjak kepindahan papi maminya. Yang ada hanya Dua Security dua pembantu dan satu sopir.

__ADS_1


Sepulang dari Restoran Steve merasa kacau pikirannya.Sepanjang perjalanan dari kantor ke rumah yang ada dibenaknya hanya bayangan Lunaya. Ia sadar telah jatuh cinta pada orang yang salah. Sesaat dirinya merasa bersalah pada adiknya . Namun egonya berkata lain menyuruh dirinya untuk merebut lunaya.


Dihempaskannya tubuhnya secara kasar dikasur kamarnya. Baru kali ini ia merasakan jatuh cinta dan ia benar benar telah mencintai lunaya. " Kenapa gua bisa dikalahkan sama gadis cilik itu dihadapannya gua jadi melakukan hal hal yang konyol dan terlihat bodoh ". gumam Steve


Sesaat Steve teringat pada Reza. Teringat akan perubahan besar yang dialami adiknya dari pria arogan kini menjadi lebih hangat dan terbuka. Bahkan yang dulunya jauh dari agama kini Reza juga telah berubah lebih tekun beribadah " Apa pantas gua ngrebut kebahagiaan adik gua sendiri " gumam steve kembali.


Malam ini pikiran steve merancau kemana mana. Antara rasa egonya ingin memiliki lunaya atau mengalah karena rasa sayangnya pada adiknya.


Ditatapnya layar ponselnya yang kini wallpapernya adalah foto lunaya yang sempat ia curi pada saat pernikahan Aida. " Kenapa loe yang mungil dan jutek ini bisa membuat kami luluh dihadapanmu. Pesona apa yang kamu miliki hah??? sehingga kami harus jatuh cinta pada orang yang sama sepertimu ". rancau steve kembali. Hingga tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari mata steve baru bisa terpejam setelah fikirannya melanglang buana entah kemana.


◇◇◇◇◇◇


**Hai Readers setiaku penasarankan akan kelanjutan ceritanya. Akankah Lunaya tetap setia pada Reza??? ataukah mungkin Lunaya akan menerima cinta Steve.????

__ADS_1


Jangan lupa Like ❤ Vote dan Komen sebanyak banyaknya.


Terimakasih 😙😙😙❤❤❤**


__ADS_2