Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Atta menemui Reza dibandara


__ADS_3

Mobil Reza sudah tiba dibandara. Sopir segera keluar membuka pintu untuk majikannya. Reza pun segera turun dari mobil.


" Terimakasih pak . Sebaiknya bapak segera kembali jika kakak sudah bangun antarkan beliau ke kantor jangan biarkan kakak mengemudikan mobil sendirian."


" Baik tuan ". Sopir itu segera melajukan kembali mobilnya menuju kediaman Irawan.


Tak berapa lama Atta datang dan menghampiri Reza yang tengah duduk di bangku ruang tunggu.


" Pagi Za ". sapa Atta menepuk pundak Reza. Atta duduk disamping Reza.


Sesaat keduanya saling terdiam lalu Reza memulai pembicaraan.Reza menoleh kesamping kearah wajah Atta.


" Maaf gua harus menemui loe diam diam..."


Atta menatap Reza dalam dalam tampak raut wajah Reza sayu tidak seperti biasanya.

__ADS_1


" Za... apa ada sesuatu yang mengganggu loe? Ceritalah Za gua siap jadi pendengar loe. Jangan disimpan semuanya sendiri." ucap Atta memegang bahu Reza.


" Sepertinya gua gak bisa melanjutkan hubungan gua sama Luna ". ucap Reza lirih.


Atta kaget mendengar perkataan Reza.


" Apa Luna melakukan kesalahan fatal Za?".


Reza menggeleng." Lalu ". ucap Atta penasaran.


" Gua yakin loe udah tahu jawabannya.Ta loe pasti tahu tentang hubungan kakak gua sama Luna ". ucap Reza kali ini matanya tampak berkaca kaca.


" Za tolong dengerin penjelasan gua semua tidak seperti bayangan loe. Iya memang Kakak loe Steve beberapa kali tanpa sengaja bertemu sama Luna dan sempat terjadi insiden kecil. Tapi Luna sangat mencintai Loe Za, dia gak pernah sedikitpun mengkhianati loe.Steve mengutarakan isi hatinya namun Luna menolaknya".


Reza makin kacau saat mendengar perkataan Atta.

__ADS_1


" Ta... semalem kakak gua mabuk berat dia gak pernah seperti ini sebelumnya. Bahkan dia tidak pernah membuka hatinya untuk wanita manapun selama ini gua sempat tidak percaya. Tapi hati gua hancur Ta saat kakak kesayanganku satu satunya juga mencintai gadis yang sama. Yang gua lihat semalem adalah kehancuran hati dan mental kakak gua. Apa gua masih bisa melanjutkan hubungan pertunangan dengan Luna sedangkan kakak gua mengalami kehancuran dan keterpurukan.Dulu saat gua masih kecil dan mendapat kecelakaan gua sempat kehilangan banyak darah dan saat itu kak Steve lah yang mendonorkan darahnya untuk adik kesayangannya. Nah gua sebagai adik apakah sanggup membiarkan orang yang pernah menyelamatkan hidup gua hancur tersakiti seperti ini. Gua gak bisa kehilangan Luna namun gua juga gak rela melihat kak Steve seperti ini. Lebih baik gua relakan Luna untuk kak Steve gua ikhlas asal kakak gua bangkit lagi."


Reza menangis sejadinya dihadapan Atta ia tak memperdulikan mata yang melihat kearahnya.Atta memeluk Reza menenangkannya.


" Za... apa loe pikir cinta bisa dipaksakan. Terus apa loe juga bisa jamin setelah loe merelakan Luna sama Steve hidupnya akan bahagia. Apa Luna juga akan bisa menerima semua ini?? Tolong loe fikirkan baik baik Za jangan terburu mengambil keputusan memang akan ada hati yang terluka tapi apa loe sanggup melihat orang yang sangat loe sayang bersanding sama kakak loe ". ujar Atta mencoba memberi nasehat Reza.Dan melepaskan pelukannya.


" Kak Steve orang yang baik Ta dia adalah orang yang sangat lembut , hatinya mudah rapuh.Gua yakin Luna akan bahagia kak Steve akan mencintainya lebih dari gua mencintai Luna ". ujar Reza kembali.


Atta menatap dalam wajah Reza dan memegang pundak Reza.


"*F*ikirkanlah lagi baik baik semua ucapan gua Za. Saat ini loe lagi emosi semoga loe bisa memahami ucapan gua ".


Sesaat pun panggilan untuk keberangkatan pesawat telah tiba. Reza berdiri memeluk Atta.Berjalan pergi memasuki ruang Chek in.


Atta kembali pulang saat pesawat yang ditumpangi Reza telah benar benar terbang mengudara.

__ADS_1


Hai kakak terimakasih atas dukungannya. Jangan lupa tetap dukung Author klil Vote dan like❤ sebanyak banyaknya.


Terimakasih 😙😙😙❤❤❤


__ADS_2