Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Pesta pernikahan Steve dan Luna


__ADS_3

Hampir satu jam Luna berada dikamar mandi setelah selesai para petugas MUA itu pun menuntun Luna keluar dari kamar mandi dan duduk didepan cermin.Steve hanya bisa memandangi istrinya yang tengah di make over oleh para MUA tersebut.


Setelah beberapa jam akhirnya pun selesai kini para petugas MUA itu menyuruh Luna membuka pakaiannya untuk berganti dengan baju pengantin.Luna sangat gugup dan malu bagaimana mungkin ia akan membuka bajunya didepan Steve dan kedua orang itu meski keduanya sama sama perempuan.


" Nona Silahkan anda membuka pakaian anda dan gantilah dengan ini ". ucap salah seorang petugas MUA sembari menyodorkan baju pengantin kepada Luna.


" Ehm...ehm....". Suara Luna terdengar gugup.Mendengar istrinya gugup seperti itu Steve segera bangun dari duduknya. Berjalan menuju arah Luna. Steve menatap Luna yang kini sudah sangat cantik.


" Sayang cepat gantilah bajumu , kasihan mereka kelamaan menunggu. Aku akan menutup mataku ". ujar Steve kemudian berjalan sedikit menjauh kearah Luna dan memejamkan matanya.Para petugas MUA itu pun hanya bisa tersenyum melihat tingkah kedua pasangan ini yang sedang malu malu.


Luna akhirnya selesai mengenakan baju pengantinnya.Steve yang selesai mandi pun telah berganti pakaian dengan setelan tuxedo dan tengah di makeup tipis karena wajahnya memang sudah ganteng.


*****


Hotel tempat pesta pernikahan berlangsung itu kini tampak ramai dengan tamu undangan.Para Kolega dan beberapa teman dekat serta saudara terdekat telah hadir.


Atta Reza dan Mariska juga sudah rapi. Ya Mirna memang sengaja menyuruh Yunus dan putrinya Mariska untuk tidak pulang karena Mirna ingin mengucapkan terimakasih kepada Yunus karena telah sudi menjadi penghulu atas pernikahan putra sulungnya.


Jadi Yunus dan Mariska pun terpaksa tinggal dihotel itu untuk mengikuti resepsi pernikahan putra sulung keluarga Andrew.


*******

__ADS_1


Steve menggandeng tangan Luna lembut mereka berjalan menuju pelaminan. Di atas pelaminan itu mereka bak raja dan ratu.Semua mata para tamu undangan pun kagum melihat secara langsung pernikahan putra sulung pemilik perusahaan ternama dikota itu ditambah bisnis Mirna yang bertebaran di berbagai kota dinegara F.


Steve menggenggam tangan Luna dan tersenyum kepada para tamu undangan begitupun Luna.


Steve terlihat begitu bahagia malam itu. Berbeda dengan Luna meski tersenyum senyumnya pun seakan terpaksa datar tanpa ekspresi.


Hati Reza sangat hancur melihat kakaknya terlihat sangat bahagia.Batinnya bergejolak ingin menghentikan pesta ini namun Atta menasehatinya.


" Untuk apa kamu menyesalinya sekarang. Bukankah kamu sendiri yang telah sengaja membuat adikku membuat keputusan konyol seperti ini.Dia masih sangat mencintaimu namun kamu tega mengabaikan perasaannya dan keegoisanmu lah yang menghancurkan hidupmu sendiri.Percuma kamu bersedih, saat ini adikku tengah berusaha mengejar kebahagiaannya.Semoga keputusanmu adalah pilihan terbaik untuk adikku ".


Ucap Atta menepuk pundak Reza yang sedang terpuruk saat ini. Atta berjalan meninggalkan Reza.


Bagaimanapun juga Atta merasa sakit hati adiknya diabaikan perasaannya dan tak dihargai oleh Reza. Atta menganggap Reza adalah laki laki pengecut yang tidak mempunyai keberanian menghadapi kenyataan dan berjuang untuk cintanya.


******


" Tidak kak , Luna tidak apa apa ". jawab Luna tersenyum pada suaminya.


Luna mengamati Reza yang dari kejauhan tampak bersedih namun Luna sudah terlanjur sakit hati akan keputusan egois yang dibuat Reza jadi ia berpura pura bertingkah romantis dan manja pada Steve.


Mariska dan Yunus tampak sedang menikmati pesta itu.Sementara Mirna dan Andrew tengah sibuk bersapa dan berbincang dengan teman temannya.

__ADS_1


Malam telah larut tanpa terasa acara pesta pernikahan Steve dan Luna berjalan dengan sangat lancar. Tampak kebahagiaan terpancar diwajah Mirna beserta Andrew.


Luna pun terasa lelah dan mengantuk kakinya terasa pegal karena harus memakai heels yang tinggi.


Melihat istrinya yang terlihat kelelahan Steve pun mengajaknya kembali kekamar. Steve menuntun Luna lembut berjalan menuju kamarnya. Saat didepan Reza Luna berpura pura sakit kakinya.


" Sayang kakiku pegal dan sakit sekali bisa kah kamu menggendongku ". ucap Luna manja pada Steve.


Steve tahu istrinya sengaja berpura pura dihadapan adiknya. Namun ia takut menyakiti hati wanita yang sangat dicintainya itu. Maka ia pun meladeni kemesraan istrinya.


" Tentu sayang... aku akan mengantar dan menggendongmu kekamar ". Luna pun melingkarkan kedua tangannya dileher Steve dengan manjanya. Tanpa Steve sadari Luna mencium pipi Steve tepat dihadapan Reza.Steve membelalak dan tersenyum kemudian ia berjalan menggendong Luna menuju kamarnya.


Sementara Andrew dan Mirna makin tampak bahagia melihat keromantisan pasangan pengantin baru itu.


Melihat pemandangan yang mengesalkan itu membuat mata Reza terasa panas. Sesakit ini kah mengorbankan perasaannya demi kebahagiaan kakaknya.Batin Reza terus bergejolak.


Andai waktu bisa diputar kembali Reza akan memperjuangkan cintanya dengan Luna. Namun nasi telah menjadi bubur. Luna kini telah sah menjadi istri kakaknya.


◇◇◇◇◇◇


**Jangan Lupa dengan kerendahan hati Author mohon keikhlasannya untuk klik Vote dan Like ❤ agar novel ini makin Up dan tidak tenggelam.

__ADS_1


Terimakasih 😙😙😙❤❤❤**


__ADS_2