
Seusai sholat subuh Steve beranjak kedapur untuk memasak sarapan pagi meski Luna masih belum mood untuk makan namun ia terkejut saat mendapati mami nya telah berada didapur sedang memasak .
" Assalamu'alaikum mih ". ujar Steve mengalungkan tangannya keleher sang mami.Bermanja kepada Mirna adalah sebuah kebiasaan yang sudah lama tak dilakukan Steve semenjak perselisihan nya beberapa waktu dengan adiknya Reza.
" Wa'alaikumsalam...anak mami kok sudah bangun , pasti mau masakin istri tercinta ya ". ledek Mirna yang masih fokus memotong sayuran dan membiarkan tangan Steve bergelayut pada leher nya.
Steve tersenyum dan senyuman itu dapat ditangkap Mirna dari lirikan matanya.
" Anak mamih sebentar lagi jadi daddy pasti bahagia sekali.Mami harap semoga kalian dapat menjadi orang tua yang baik buat anak kalian nantinya ". Mirna menasehati Steve.
" Ohya sayang nanti sore mami dan papi berencana akan mengadakan tasyakuran atas kehamilan Luna , mami harap kamu bisa pulang secepatnya ". imbuh Mirna
Steve melepas tangan nya dari leher Mirna." Mih sebaiknya kita selenggarakan di panti asuhan yang biasa mami kunjungi ya , Steve ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka mih dan tolong mami siapkan semuanya ". pinta Steve kepada Mirna.
" Baiklah sayang mami akan menyiapkan semuanya nanti dan kamu jangan sampai terlambat ya ".
Steve lalu pergi meninggalkan Mirna kembali kekamarnya.Luna mulai membuka matanya saat pintu kamar terdengar dibuka.
" Assalamu'alaikum bie...darimana ". ucap Luna dengan suara seraknya.Steve mendekat menundukkan badan nya mengecup kening Luna.
"Wa'alaikumsalam honey ". jawab Steve yang kini duduk disamping Luna." Sayang nanti malam mami akan mengadakan tasyakuran untuk baby kita dan aku meminta mami di adakan dipanti asuhan yang biasa mami dan aku kunjungi karena aku ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka sayang ". ujar Steve.
__ADS_1
" Iya bie...aku akan kabari kak Atta agar mengajak kak Nayra dan om Agus hadir.Ohya bie sebelum kekantor bisa kan kabarin mama Lika mungkin juga akan hadir bie ". pinta Luna mendongak kan wajahnya menatap Steve.
" Iya sayang " Steve lalu kekamar mandi membersihkan badan nya dan beberapa menit pun telah keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit dipinggangnya.
Luna yang duduk bersandar diranjang menatap tubuh sang suami yang terlihat begitu ideal bak model pria terbaik yang sedang mengenakan handuk.
Luna beranjak bangun untuk membantu suaminya mengambil pakaian kerjanya dilemari.
Tiba tiba pandangan Luna kabur semua terasa buram samar terlihat tertutup kabut putih melihat Luna hendak terjatuh dilantai Steve segera bergegas menangkap tubuh Luna namun gagal karena letak ia berdiri dari ranjang cukup jauh.
Steve menepuk nepuk pipi Luna dengan cemas." Sayang bangun...sayang buka matamu ". suara Steve tedengar khwatir dan cemas.
Steve segera menggendong Luna ke kasur Steve menggosok kan tangan nya ketelapak tangan Luna namun Luna tetap belum bangun.Merasa sangat khawatir Steve menuju kotak P3K yang terletak diruang keluarga dilantai bawah.
" Steve kenapa tergesa gesa dan kamu juga belum ganti baju sebenernya ada apa sayang ". tanya Mirna khawatir.
" Luna pingsan mih ". sahut Steve sembari memegang minyak angin berlari kembali kekamar nya.
Mirna segera menyusul Steve ke kamar mereka disana Luna terlihat berbaring lemah .
dan Steve menggosok beberapa bagian tubuh Luna dengan minyak angin.
__ADS_1
Beberapa saat pun Luna mulai membuka matanya.Dan menatap wajah Steve yang terlihat khawatir.
" Bie kepalaku pusing sekali ". ujar Luna memegangi kepalanya.
" Sayang kamu tidak apa apa kan ".Tanya Steve dan Mirna yang bersama sama bicara mengucap kalimat yang sama.
Luna menggelengkan kepalanya lalu berusaha duduk.Steve yang masih mengenakan handuk pun memegang tangan Luna.
" Sayang kamu beneran gak papa, aku panggil dokter ya ". tanya Steve dengan wajah yang masih cemas.
" Gak usah bie aku baik baik saja kok". Luna menoleh kearah Mirna.
" Kamu beneran gak papa sayang , mami panggilin dokter ya " Mirna juga ikutan cemas.
" Nggak usah mi aku baik baik kok ". Luna tersenyum dengan wajah pucatnya karena beberapa hari tak mau makan sesuap nasi pun.
Steve memijit pelipis kepala Luna sementara Mirna turun kebawah membuat susu hangat untuknya.
Setelah lebih baikan Steve pun segera berganti pakaian kerjanya .Dan Mirna kembali dengan membawa satu gelas berisikan susu.
Dengan hati hati Steve memberikan susu itu kepada istrinya Dipegangnya gelas itu dan disodorkan kepada Luna.Luna pun menghabiskan susu hangat tersebut.
__ADS_1
.◇◇◇◇◇
Maaf tadi seharian pemadaman gaess jadi baru sempet Up.Terimakasih 😍😍😍