Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Hari hari Lunaya tanpa Steve.


__ADS_3

Seminggu Kemudian.....


Hari ini genap satu minggu Luna dirawat dirumah sakit bahkan Luna sempat mengalami depresi berat yang membuatnya harus dirawat disana selama satu minggu.Seperti biasa Atta menjalankan perannya sebagai kakak ter the best dengan selalu memdampingi Luna bahkan siang malam Atta sendiri yang menjaga Luna dirumah sakit.


Rona pucat masih terpancar diwajah Luna , meski hari ini ia sudah lebih tenang dari sebelum sebelumnya.Dokter sudah memperbolehkan Luna untuk pulang.Sementara Keluarga Andrew masih fokus dalam pencarian Steve yang tak kunjung ada kabar.


Andrew kembali memimpin perusahan Steve yang sempat terbengkalai.Setiap hari Mirna datang mengunjungi Luna dirumah sakit.Tubuh Luna terlihat makin kurus.Luna yang beberapa waktu telah menjadi pribadi yang ceria kini semua itu sirna Luna telah menjadi sosok yang pendiam dan penutup.Setiap hari Luna lebih memilih diam dengan segala lamunan dan kenangan indah bersama Steve.


*****


" Hallo boss maaf kami tidak berhasil menemukan tuan muda Steve " seru Yoga saat melakukan panggilan telefon kepada Andrew.


" Terus cari dan temukan anak ku Steve aku tidak mau tahu , sebelum jasadnya ditemukan kamu harus terus mencari dia " seruan Andrew tak terbantahkan.Kemudian mengakhiri panggilan Yoga.


******


Lima bulan kemudian.....

__ADS_1


Perut Luna sudah terlihat membesar bahkan usia kehamilannya sudah memasuki usia tujuh bulan.Semenjak kejadian itu Luna memutuskan untuk tetap tinggal dirumahnya saat menikah dengan Steve.Luna berfikir jika suaminya kembali pasti akan mencarinya.Jadi ia tidak mau kembali kerumah Atta maupun Mirna.


Kejadian itu benar benar telah merubah kehidupan Luna ia menjadi sosok wanita yang mandiri dan tegar.Dirumah Luna ditemani oleh seorang pembantu.Wanita paruh baya yang berusia kisaran 45 tahun.Namanya bu Hermin.


Seminggu sekali Mirna datang menjenguknya.Dan saat akhir pekan Atta bersama Nayra menginap dirumah Luna.


*****


Kejadian yang menimpa Steve membuat Mirna berubah menjadi lebih baik.Mirna yang penampilannya bak super model itu pun kini sudah mengenakan busana muslim.Mirna merasa semua kejadian yang menimpa anaknya adalah teguran untuknya dan suaminya.Bahkan Mirna dan Andrew sudah menunaikan sholat.Yang lama telah mereka tinggalkan.


'" Wa'alaikumsalam mih ". jawab Luna mencoba tersenyum namun gagal seakan senyuman itu tertahan dibibir indahnya.Namun Mirna menyadari keadaan Luna.


" Sayang hari ini kita jalan jalan yuk...mami mau mengajakmu membeli perlengkapan calon cucu mamih." seru Mirna dengan antusias.Tanpa bicara dam bantahan Luna segera mengganti bajunya . Lalu keduanya menuju kesebuah pusat perbelanjaan.Mirna membeli semua perlengkapan baby Luna dari popok baju ranjang bayi dan beberapa mainan serta boneka yang lucu lucu.


Kaki Luna terhenti didepan sebuah butik gerai muslimah yang pernah ia kunjungi dan Steve.Tiba tiba bayi dalam perut Luna menendang nendang membuat Luna meringis kesakitan namun juga merasa bahagia seakan bayinya juga ikut teringat kenangan bersama ayahnya tercinta.


" Adegh pasti inget daddy ya " seru Luna dengan seulas senyum dibibirnya sambil tangannya mengusap perut buncitnya.Beberapa kali bayi itu melakukan tendangan dan Luna pun semakin merasa senang bayinya juga merindukan ayahnya.

__ADS_1


" Bie aku kangen kamu " ujar Luna dengan lirih.Dan matanya tampak kembali menggantung sebulir kristal bening yang hendak jatuh.


" Eh sayang kenapa bengong " suara Mirna tiba tiba memyadarkan lamunan Luna.Dengan segera Luna menyembunyikan wajahnya dari Mirna dan memgusap kilat air mata dari sudut kelopak matanya.


" Gak papa mih...si adegh lagi nendang nendang " celetuk Luna asal.


Mirna tersenyum mengembang dan mendekatkan kepalanya kearah perut buncit Luna." Hai Assalamu'alaikum...cucu grandma apa kabar " Mirna bermonolog dengan calon cucunya.Dan akhirnya senyuman tipis terbentuk dari bibir cantik Lunaya melihat tingkah lucu ibu mertuanya.


Mereka lalu melangkah menyusuri beberapa toko.Dan sampai akhirnya Luna menyerah lelah dan mengajak Mirna kembali pulang.


Dinegara F......


Reza masih disibukkan dengan tugas kuliah dan kini mau tidak mau Reza juga terjun menangani bisnis papinya yang disini.Kerja sambil kuliah membuat Reza menjadi sangat sibuk.Bahkan ia kembali menjaga jarak dengan para gadis dikampusnya.Entah apa artinya hanya Reza yang tahu.Reza juga sering menghubungi Luna walau sekedar say hello memberi semangat.Walau tak bisa dipungkiri perasaan Reza masih utuh untuk Luna.


◇◇◇◇◇◇


Jangan lupa untuk terus like vote dan klik komentar.Terimakasih 😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2