
Malam menjelang sesampainya mereka dikamar hotel.Luna turun dari gendongan Steve.Bergegas menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi Luna segera sholat maghrib.Karena jam menunjukkan pukul enam waktu setempat.
Berganti Steve yang kini tengah mandi membersihkan tubuhnya.Seusai mandi Steve keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit dipinggangnya dan dadanya terlihat.
******
Luna tengah duduk didepan cermin hendak menyisir rambutnya namun dari belakang Steve meraih sisir dan menyisir rambut Luna dengan lembut.
Steve menyemprotkan parfum ke tubuh Luna.
Meski tak mengenakan pernak pernik apapun penampilan Luna malam itu terlihat sangat cantik dengan dress selutut bermotif bunga dan warna yang soft.Dan rambut basah yang tergerai dipundaknya.
Jantung Luna kembali berdetak keras dan sangat kencang saat Steve memeluknya dari belakang.Steve masih mengenakan handuk dipinggangnya.
" Kamu cantik sekali sayang ". ucap Steve lembut tepat ditelinga Luna.Membuat Luna menelan Salivanya saat daerah sensitifnya terasa berdesir.Kemudian Steve mencium pioi Luna.
Steve segera berganti pakaian lalu menyisir rambutnya.Luna masih duduk mematung didepan cermin.
*****
Steve menuntun tangan Luna kemudian menyuruhnya memejamkan matanya.
" Sayang tutuplah matamu aku ada sedikit kejutan untukmu ". bisik Steve kembali.
Luna menutup matanya dan Steve menuntunnya berjalan menuju arah jendela.
" Bukalah matamu sayang ". ujar Steve berdiri disamping Luna.
Luna terkejut sekali saat melihat bahwa jendela kamar yang selalu tertutup dikamar hotel itu ternyata adalah pintu.
__ADS_1
Dan dibalik pintu itu terlihat hamparan laut yang disertai deburan ombak sungguh pemandangan yang indah.Luna berjalan melangkahkan kakinya namun matanya kembali dikejutkan oleh kejutan yang telah suaminya siapkan.
Ada sebuah meja makan dan sepasang kursi yang telah dihias serta lilin kecil yang bertebaran diruangan itu menambah keromantisan .Barisan lilin kecil itu membentuk sebuah bentuk hati.
" Wahhhh indah sekali kak terimakasih atas kejutannya kak ". ucap Luna membalikkan badannya memeluk Steve.
Steve membalas pelukan Luna.Sesaat kemudian Steve mendaratkan ciuman dikening Luna.
Kemudian terdengar lantunan music Steve mengajak Luna berdansa.Mereka menikmati malam terakhir honeymoon itu dengan sangat romantis.
Luna sama sekali tak menolak perlakuan lembut Steve.Siapapun wanitanya jika diperlakukan dengan lembut dan romantis tak akan pernah bisa berpaling.Begitupun dengan Luna malam itu.Suasana romantis dan keindahan laut malam itu benar benar menjadi moment bersejarah bagi sepasang suami istri itu.
******
Seusai berdansa mereka duduk dikursi yang telah tersedia.Steve menyeret kursi dan mempersilahkan Luna duduk.Kemudian Steve pun menyeret kursinya dekat dengan kursi Luna.
Steve menyuapi Luna dengan hidangan pembuka.Dan Luna pun menikmatinya.Setelah hidangan pembuka kini mereka menyantap makanan yang telah tersaji.Kali ini Steve masih tetap menyuapi Luna dan mereka menghabiskan makanan sepiring berdua.
*******
Steve pun tak memaksakan lagi dan ia sendiri yang menyantap hidangan penutup itu.Karena seharian mereka terlupa akan makan siangnya jadi dia menghabiskan hidangan penutup itu.
Seusai makan Luna berdiri ditepian balkon matanya menatap deburan ombak yang sedang berkejar kejaran.Hembusan angin membelai rambutnya yang kini telah mengering.
Steve telah selesai makan ia berjalan menatap Luna.Kemudian ia melingkarkan tangannya dipinggang Luna.Steve memeluknya dari belakang.Kepalanya direbahkan dipundak Luna.
Keduanya menikmati makan malam romantis serta menikmati keindahan malam itu berdua dengan saling *berpelukan.Luna menghabiskan malam indah itu dalam dekapan Steve.Karena ini adalah malam terakhir bagi mereka menurut Steve.
" Sayang* ". ucap Steve ditelinga Luna.
" Hem... " jawab Luna mendongakkan wajahnya kearah Steve membuat pipinya tersentuh oleh bibir Steve.
__ADS_1
" Besok aku akan menepati janji yang telah ku ucapkan waktu itu ".
" Janji apa kak ". tanya Luna karena lupa akan janji yang diucapkan Steve.Mungkin waktu itu karena demam dirinya lupa dan tak mengingat tentang apa yang dimaksud suaminya.
Maksud kakak apa kak ". tanya Luna masih kebingungan berusaha mengingat.
" Besok aku akan mengantarkanmu menemui seseorang.Kakak harap kalian dapat bersama kembali ". ujar Steve terdengar sedih.
Luna mendadak mengingat janji yang Steve maksud.Matanya terlihat berbinar dan raut wajahnya terlihat ceria.
" Benarkah kak ". Teriak Luna kegirangan.
" Iya sayang " pungkas Steve.
Melihat ekspresi Steve yang terlihat sedih Luna pun terdiam sejenak.
" Tapi kak Steve bagaimana ". ucap Luna lirih.
" Aku telah menyimpan semua kenangan indah yang telah kita lalui bersama selama beberapa hari ini ". ucap Steve.
Kemudian keduanya kembali menuju tempat tidur dalam kebisuan. Suasana yang tadinya romantis berubah sedih.
◇◇◇◇◇◇
**MINAL AIDHIN WALFA IDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.
Semoga suguhan yangbkami berikan mampu menghibur readers semua.
Jangan lupa dukung terus Author agar semangat berkarya.Dengan cara klik Vote dan like ❤ sebanyak banyaknya.
Terimakasih 😙😙😙❤❤❤**
__ADS_1