Risalah Hati Gadis Jutek

Risalah Hati Gadis Jutek
Makan siang romantis pertama Steve dan Luna


__ADS_3

Steve menggandeng Luna turun dari kamarnya.Sementara diruang makan sudah tampak semua keluarga menunggu sepasang pengantin baru ini.


Reza tengah duduk disebelah kursi Mariska.Hal itu membuat Luna kesal dan cemberut.Steve menyadari perubahan wajah istrinya itu saat melihat adiknya yang tampak akrab dengan Mariska.


" Sayang duduklah ". ucap Steve menarik kursi untuk Luna. Dan Luna pun duduk.Steve duduk disamping Luna.


" Eh sayang ayo kita makan nanti keburu dingin loh , setelah ini kalian istirahatlah sebentar, jam tiga tukang makeup akan merias kalian". ujar Mirna sambil tersenyum.


" Iya mih... ". jawab Steve dan Luna bersamaan.


" Kalian kompak ya , romantisnya kakakku ". ledek Reza yang tiba tiba nyeletuk.


Luna hanya mengaduk aduk makanannya mendengar ucapan Reza. Hatinya kembali terasa sakit apalagi Reza kini seolah telah lupa akan cinta yang pernah dimilikinya untuk dirinya.


" Sayang... kenapa makanannya cuma diaduk aduk gitu gak enak ya ". ucap Steve lirih.


Luna menggelengkan kepalanya.


Kemudian Steve menghadap kearah Luna. Mendaratkan sendoknya kemulut istri barunya itu.Luna terasa kaget dan malu atas perlakuan suaminya.Terpaksa ia pun membuka mulutnya.


Tak terasa makan siang itu terlihat romantis sekali karena tingkah steve. Atta pun tersenyum bahagia melihat adiknya diperlakukan begitu istimewanya oleh Steve.


Sementara Mirna dan Andrew tersenyum bahagia juga melihat putra sulungnya kini tampak terlihat bahagia sekali.


Reza berusaha menyembunyikan sakit dihatinya dengan berpura pura akrab dengan Mariska. Bagaimanapun juga ini adalah keinginannnya sendiri yaitu melihat kakak tercintanya bahagia bersama wanita yqng dicintainya.


Makan siang dihotel itu berjalan lancar Steve menghabiskan makanannya sepiring berdua dengan Luna.


Seusai makan siang semua kembali kekamar untuk beristirahat karena malam nanti mereka akan kelelahan menemui para tamu undangan.

__ADS_1


******


Steve dan Luna kini sudah berada didalam kamar hotel kembali.


" Kak Luna mau sholat ada mukenah gak disini ?". tanya Luna yang sedang duduk disofa samping Steve.


" Bentar ya kakak coba telfon bagian butik untuk persiapkan mukenah untuk kamu sayang ". ujar Steve kemudian menghubungibpegawai butik milik maminya.


Tak butuh waktu lama sekitar lima belas menitpun pegawai butik itu pun datang kehotel memberikan pesanan Steve.


Tok tok tok


( Steve membuka pintu )


" Ini tuan pesanan anda , saya permisi dulu ". ujar pegawai butik menyerahkan papperbag kepada Steve.


Steve menyerahkan papperbag itu kepada istrinya.


" Makasih kak. Luna mau sholat dulu ya ". ujar Luna kemudian memggelar sajadah dan menuju kamar mandi mengambil wudlu.


Sekitar sepuluh menitpun Luna selesai sholat.


" Kakak gak Sholat ". tanya Luna.


Steve menggaruk lehernya dan tersenyum.


" I - Iya sayang kakak juga mau sholat ".


Steve pun berjalan menuju kamar mandi dan sholat Dzuhur.

__ADS_1


Kini keduanya sudah sama sama selesai sholat. Luna merebahkan tubuhnya dikasur Steve hendak menyusulnya dikasur untuk beristirahat namun Luna menaruh kedua guling ditengah untuk pembatas mereka. Steve jadi terkekeh melihat tingkah lucu istrinya. " Ada ada saja gadis jutek ini ". gumam hati Steve.


Tanpa banyak bicara karena sama sama lelah dan mengantuk keduanya pun terlelap dengan posisi Luna membelakangi Steve.Sementara Steve hanya bisa melihat punggung istrinya dan mencium aroma parfum milik istrinya.


******


Sore hari petugas makeup MUA datang kehotel . Atas perintah bigboss nya madam Mirna sesuai jam yang telah ditentukan oleh Mirna.


Tok tok tok


( Suara pintu kamar Steve )


Beberapa kali diketuk barulah Luna terbangun kaget lalu mengerjapkan matanya. Ia mereganggak kedua tangannya namun tak terasa mengenai wajah steve yang masih tertidur dibelakangnya.


Luna bangun dari tidurnya membuka pintu Steve pun terbangun.


" Ada apa sayang ". tanya Steve sambil mengucek matanya.


" Mungkin tukang makeup sudah datang kak ".


Luna membuka pintunya tampak dua orang bagian makeup tengah berdiri didepan pintu kamarnya dengan membawa perlengkapan tempurnya.


*****


Luna dibawa kedua orang itu menuju kamar mandi untuk kembali menjalani program kecantikan yang telah disiapkan Mirna ibu mertuanya.Sementara Steve sedang duduk diranjang mengutak atik ponselnya.


◇◇◇◇◇◇


**Terimakasih Readers setiaku . Mohon dukungannya agar novel ini tidak tenggelam. Jangan lupa klik Vote dan likenya ❤ agar mendapat Ranking.

__ADS_1


Terimakasih 😙😙😙❤❤❤**


__ADS_2